<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BI Tahan Suku Bunga, Rupiah Menguat ke Rp14.482/USD</title><description>Nilai tukar Rupiah sore ini ditutup menguat 60 point ke level Rp14.482.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/07/22/320/2444447/bi-tahan-suku-bunga-rupiah-menguat-ke-rp14-482-usd</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/07/22/320/2444447/bi-tahan-suku-bunga-rupiah-menguat-ke-rp14-482-usd"/><item><title>BI Tahan Suku Bunga, Rupiah Menguat ke Rp14.482/USD</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/07/22/320/2444447/bi-tahan-suku-bunga-rupiah-menguat-ke-rp14-482-usd</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/07/22/320/2444447/bi-tahan-suku-bunga-rupiah-menguat-ke-rp14-482-usd</guid><pubDate>Kamis 22 Juli 2021 16:50 WIB</pubDate><dc:creator>Advenia Elisabeth</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/22/320/2444447/bi-tahan-suku-bunga-rupiah-menguat-ke-rp14-482-usd-5GrzPRn6Wo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rupiah menguat pada perdagangan hari ini (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/22/320/2444447/bi-tahan-suku-bunga-rupiah-menguat-ke-rp14-482-usd-5GrzPRn6Wo.jpg</image><title>Rupiah menguat pada perdagangan hari ini (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Nilai tukar Rupiah sore ini ditutup menguat 60 point ke level Rp14.482. Menguatnya alat pembayaran Indonesia ini didorong oleh menurunnya kasus Covid-19 yang sudah cukup jauh di bawah rekor penambahan.
Kabar baik dari dalam negeri, Direktur PT.TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi menerangkan bahwa kemarin (21/7) penambahan kasus Covid-19 dilaporkan sebanyak 33.772 orang, turun dari hari sebelumnya 38.257 orang.
Baca Juga:&amp;nbsp; Rupiah Lesu, Pagi Ini di Level Rp14.542/USD 
 
&amp;ldquo;Penambahan kasus kemarin juga merupakan yang terendah sejak 6 Juli, dan sudah cukup jauh di bawah rekor penambahan 56.757 yang dicatat pada Kamis pekan lalu,&amp;rdquo; ujar Ibrahim dalam rilis hariannya, Kamis (22/7/2021).
Baca Juga: Melemah, Rupiah Dekati Level Rp14.500/USD 
 
Dia mengatakan menurunnya kasus Covid-19 tersebut memperbesar peluang dilonggarkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat atau yang saat ini disebut PPKM Level 3 dan 4, pada 26 Juli mendatang.
Selain itu, Ibrahim juga menyampaikan bahwa Bank Indonesia (BI) telah merevisi ke bawah proyeksi pertumbuhan ekonomi domestik. Dimana pandemi virus Covid-19 menjadi pertimbangan utama.&quot;Bank Indonesia memprakirakan pertumbuhan ekonomi pada tahun 2021  menjadi 3,5-4,3% dari proyeksi sebelumnya 4,1-5,1%,&quot; ungkap Gubernur BI  Perry Warjiyo dalam konferensi pers usai Rapat Dewan Gubernur (RDG)  edisi Juli 2021.
Dalam keterangannya, Gubernur BI menjelaskan titik tengah dari  proyeksi baru itu adalah 3,9%. Angka tersebut dinilai masih ada  kemungkinan pertumbuhan ekonomi 2021 lebih tinggi dari titik tengah  tersebut.
Sedangkan untuk perdagangan besok, mata uang rupiah kemungkinan  dibuka  berfluktuatif namun  ditutup menguat  di rentang   Rp14.460 -  Rp14.510.</description><content:encoded>JAKARTA - Nilai tukar Rupiah sore ini ditutup menguat 60 point ke level Rp14.482. Menguatnya alat pembayaran Indonesia ini didorong oleh menurunnya kasus Covid-19 yang sudah cukup jauh di bawah rekor penambahan.
Kabar baik dari dalam negeri, Direktur PT.TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi menerangkan bahwa kemarin (21/7) penambahan kasus Covid-19 dilaporkan sebanyak 33.772 orang, turun dari hari sebelumnya 38.257 orang.
Baca Juga:&amp;nbsp; Rupiah Lesu, Pagi Ini di Level Rp14.542/USD 
 
&amp;ldquo;Penambahan kasus kemarin juga merupakan yang terendah sejak 6 Juli, dan sudah cukup jauh di bawah rekor penambahan 56.757 yang dicatat pada Kamis pekan lalu,&amp;rdquo; ujar Ibrahim dalam rilis hariannya, Kamis (22/7/2021).
Baca Juga: Melemah, Rupiah Dekati Level Rp14.500/USD 
 
Dia mengatakan menurunnya kasus Covid-19 tersebut memperbesar peluang dilonggarkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat atau yang saat ini disebut PPKM Level 3 dan 4, pada 26 Juli mendatang.
Selain itu, Ibrahim juga menyampaikan bahwa Bank Indonesia (BI) telah merevisi ke bawah proyeksi pertumbuhan ekonomi domestik. Dimana pandemi virus Covid-19 menjadi pertimbangan utama.&quot;Bank Indonesia memprakirakan pertumbuhan ekonomi pada tahun 2021  menjadi 3,5-4,3% dari proyeksi sebelumnya 4,1-5,1%,&quot; ungkap Gubernur BI  Perry Warjiyo dalam konferensi pers usai Rapat Dewan Gubernur (RDG)  edisi Juli 2021.
Dalam keterangannya, Gubernur BI menjelaskan titik tengah dari  proyeksi baru itu adalah 3,9%. Angka tersebut dinilai masih ada  kemungkinan pertumbuhan ekonomi 2021 lebih tinggi dari titik tengah  tersebut.
Sedangkan untuk perdagangan besok, mata uang rupiah kemungkinan  dibuka  berfluktuatif namun  ditutup menguat  di rentang   Rp14.460 -  Rp14.510.</content:encoded></item></channel></rss>
