<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>4 Jurus Menteri ESDM Capai Target Produksi Minyak 1 Juta Barel</title><description>Industri minyak dan gas bumi (migas) mengahadapi tantangan yang cukup berat tahun ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/07/28/320/2447077/4-jurus-menteri-esdm-capai-target-produksi-minyak-1-juta-barel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/07/28/320/2447077/4-jurus-menteri-esdm-capai-target-produksi-minyak-1-juta-barel"/><item><title>4 Jurus Menteri ESDM Capai Target Produksi Minyak 1 Juta Barel</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/07/28/320/2447077/4-jurus-menteri-esdm-capai-target-produksi-minyak-1-juta-barel</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/07/28/320/2447077/4-jurus-menteri-esdm-capai-target-produksi-minyak-1-juta-barel</guid><pubDate>Rabu 28 Juli 2021 08:34 WIB</pubDate><dc:creator>Oktiani Endarwati</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/28/320/2447077/4-jurus-menteri-esdm-capai-target-produksi-minyak-1-juta-barel-v1EZAiO2C3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Strategi Indonesia mencapai target produksi minyak 1 juta barel (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/28/320/2447077/4-jurus-menteri-esdm-capai-target-produksi-minyak-1-juta-barel-v1EZAiO2C3.jpg</image><title>Strategi Indonesia mencapai target produksi minyak 1 juta barel (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Industri minyak dan gas bumi (migas) mengahadapi tantangan yang cukup berat tahun ini. Meski demikian, tahun ini diharapkan dapat menjadi tahun pembuktian ketangguhan industri hulu migas dalam mempertahankan produksi migas.
&quot;Saya meminta agar SKK Migas dapat mengawal rencana strategis hulu migas, sehingga target produksi migas Indonesia ditahun 2030 untuk mencapai 1 juta barel minyak bumi perhari dan 12.000 mmscf gas bumi perhari tercapai,&quot; ujar Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif, Rabu (28/7/2021).
Baca Juga: 7 Anjungan Migas Akan 'Dipensiunkan'
 
Arifin menyampaikan, ada empat strategi utama yang perlu dilakukan dan diupayakan oleh seluruh pelaku industri hulu migas dalam mencapai target tahun 2030 tersebut. Pertama, mempertahankan level produksi saat ini melalui optimasi produksi pada lapangan eksisting.
&quot;Melalui manajemen yang baik, pelaksanaan program kerja yang agresif, masif serta efektif dan efisien, transisi Wilayah Kerja alih kelola secara cepat dan efektif, serta reaktivasi lapangan tidak berproduksi, menjadi kunci untuk menahan laju penurunan produksi alamiah di berbagai lapangan migas dengan kondisi mature/brownfield,&quot; jelas Arifin.
Baca Juga: Lelang 6 Blok Migas, RI Tawarkan 'Bonus' ke Investor
 
Upaya yang kedua, lanjutnya, melalui transformasi contingent resources menjadi produksi melalui pengawasan dan pengendalian yang baik terhadap pelaksanaan rencana pengembangan lapangan yang telah disetujui hingga percepatan monetisasi lapangan-lapangan yang belum dikembangkan.
&quot;Selain itu, diperlukan pula perhatian khusus untuk pengembangan migas non-konvensional di Indonesia,&quot; tambahnya.
Ketiga, percepatan penerapan pemroduksian tahap lanjut baik secondary  maupun tertiary recovery yang diharapkan untuk dapat memberikan  kontribusi tambahan produksi minyak bumi nasional.
&quot;Untuk mewujudkan cita-cita di tahun 2030, maka beberapa proyek EOR  harus segera direncananakan dan dieksekusi. Pemerintah juga mendorong  KKKS untuk menjalin kerja sama strategis dengan pihak lain yang memiliki  kompetensi dan pengalaman dalam pengembangan dan penerapan EOR,&quot; tutur  Arifin.
Upaya keempat adalah peningkatan dan percepatan eksplorasi. Hal  tersebut menjadi strategi yang tidak kalah penting dalam upaya  peningkatan produksi migas nasional.
&quot;Pemerintah akan senantiasa mendorong peningkatan kegiatan akuisisi  dan kualitas data migas secara terintegrasi sehingga dapat menunjang  kegiatan eksplorasi dan investasi hulu migas di Indonesia,&quot; tandas  Arifin.
Selain itu, Pelaksanaan Komitmen Kerja Pasti (KKP) di wilayah terbuka  serta keterbukaan akses data hulu migas juga menjadi salah satu upaya  kunci untuk meningkatkan kegiatan eksplorasi hulu migas di Indonesia.
Arifin meminta SKK Migas untuk terus melanjutkan perbaikan tata  kelola hulu migas agar lebih efisien dan efektif, sehingga dapat  mencapai target yang maksimal.</description><content:encoded>JAKARTA - Industri minyak dan gas bumi (migas) mengahadapi tantangan yang cukup berat tahun ini. Meski demikian, tahun ini diharapkan dapat menjadi tahun pembuktian ketangguhan industri hulu migas dalam mempertahankan produksi migas.
&quot;Saya meminta agar SKK Migas dapat mengawal rencana strategis hulu migas, sehingga target produksi migas Indonesia ditahun 2030 untuk mencapai 1 juta barel minyak bumi perhari dan 12.000 mmscf gas bumi perhari tercapai,&quot; ujar Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif, Rabu (28/7/2021).
Baca Juga: 7 Anjungan Migas Akan 'Dipensiunkan'
 
Arifin menyampaikan, ada empat strategi utama yang perlu dilakukan dan diupayakan oleh seluruh pelaku industri hulu migas dalam mencapai target tahun 2030 tersebut. Pertama, mempertahankan level produksi saat ini melalui optimasi produksi pada lapangan eksisting.
&quot;Melalui manajemen yang baik, pelaksanaan program kerja yang agresif, masif serta efektif dan efisien, transisi Wilayah Kerja alih kelola secara cepat dan efektif, serta reaktivasi lapangan tidak berproduksi, menjadi kunci untuk menahan laju penurunan produksi alamiah di berbagai lapangan migas dengan kondisi mature/brownfield,&quot; jelas Arifin.
Baca Juga: Lelang 6 Blok Migas, RI Tawarkan 'Bonus' ke Investor
 
Upaya yang kedua, lanjutnya, melalui transformasi contingent resources menjadi produksi melalui pengawasan dan pengendalian yang baik terhadap pelaksanaan rencana pengembangan lapangan yang telah disetujui hingga percepatan monetisasi lapangan-lapangan yang belum dikembangkan.
&quot;Selain itu, diperlukan pula perhatian khusus untuk pengembangan migas non-konvensional di Indonesia,&quot; tambahnya.
Ketiga, percepatan penerapan pemroduksian tahap lanjut baik secondary  maupun tertiary recovery yang diharapkan untuk dapat memberikan  kontribusi tambahan produksi minyak bumi nasional.
&quot;Untuk mewujudkan cita-cita di tahun 2030, maka beberapa proyek EOR  harus segera direncananakan dan dieksekusi. Pemerintah juga mendorong  KKKS untuk menjalin kerja sama strategis dengan pihak lain yang memiliki  kompetensi dan pengalaman dalam pengembangan dan penerapan EOR,&quot; tutur  Arifin.
Upaya keempat adalah peningkatan dan percepatan eksplorasi. Hal  tersebut menjadi strategi yang tidak kalah penting dalam upaya  peningkatan produksi migas nasional.
&quot;Pemerintah akan senantiasa mendorong peningkatan kegiatan akuisisi  dan kualitas data migas secara terintegrasi sehingga dapat menunjang  kegiatan eksplorasi dan investasi hulu migas di Indonesia,&quot; tandas  Arifin.
Selain itu, Pelaksanaan Komitmen Kerja Pasti (KKP) di wilayah terbuka  serta keterbukaan akses data hulu migas juga menjadi salah satu upaya  kunci untuk meningkatkan kegiatan eksplorasi hulu migas di Indonesia.
Arifin meminta SKK Migas untuk terus melanjutkan perbaikan tata  kelola hulu migas agar lebih efisien dan efektif, sehingga dapat  mencapai target yang maksimal.</content:encoded></item></channel></rss>
