<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gawat! Limbah Medis Covid-19 Capai 18.460 Ton, Berbahaya dan Beracun</title><description>Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengumumkan ada 18.460 ton limbah medis berbahaya.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/07/28/320/2447282/gawat-limbah-medis-covid-19-capai-18-460-ton-berbahaya-dan-beracun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/07/28/320/2447282/gawat-limbah-medis-covid-19-capai-18-460-ton-berbahaya-dan-beracun"/><item><title>Gawat! Limbah Medis Covid-19 Capai 18.460 Ton, Berbahaya dan Beracun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/07/28/320/2447282/gawat-limbah-medis-covid-19-capai-18-460-ton-berbahaya-dan-beracun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/07/28/320/2447282/gawat-limbah-medis-covid-19-capai-18-460-ton-berbahaya-dan-beracun</guid><pubDate>Rabu 28 Juli 2021 14:15 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/28/320/2447282/gawat-limbah-medis-covid-19-capai-18-460-ton-berbahaya-dan-beracun-c5Lh7m0JCt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Limbah Medis Covid-19 (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/28/320/2447282/gawat-limbah-medis-covid-19-capai-18-460-ton-berbahaya-dan-beracun-c5Lh7m0JCt.jpg</image><title>Limbah Medis Covid-19 (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengumumkan ada 18.460 ton limbah medis berbahaya yang berasal dari penangangan Covid-19 di Indonesia hingga 27 Juli 2021.

Menteri KLHK Siti Nurbaya mengatakan, limbah medis berasal dari fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes), Rumah Sakit Darurat (RSD), wisma untuk isolasi/Karantina Mandiri uji deteksi maupun vaksiknasi.

Baca Juga: Begini Potret Petugas Jemput Limbah Medis Pasien Covid-19 di Ragunan
&amp;nbsp;
Berdasarkan data daerah yang masuk ke KLHK, limbah medis yang dimaksud adalah: infus bekas, masker bekas, pile vaksin (botol kecil vaksin), jarum suntik, face-shield, perban, APD, sarung tangan, alat PCR, antigen, dan alkohol pembersih swab.

&quot;Itulah yang disebut dengan limbah medis beracun dan berbahaya,&quot; ujar Siti Nurbaya usai Rapat Terbatas secara virtual, Rabu (28/7/2021).

Presiden Jokowi mengarahkan kementerian terkait untuk menangani limbah virus corona secara intensif dan sistematis. Jokowi mengimbau ada pengamatan terhadap limbah mulai dari rumah sampai pusat-pusat pelayanan, kata Siti mengucapkan arahan presiden.

Sementara menurut data asosiasi rumah sakit, total limbah diperkirakan jauh lebih besar, mencapai 383 ton per hari.

&quot;Jadi arahan dari bapak Presiden tadi agar semua instrumen pengelolaan limbah medis untuk menghancurkan limbah tersebut. Yang infectious harus segera diselesaikan,&quot; kata Siti Nurbaya.

</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengumumkan ada 18.460 ton limbah medis berbahaya yang berasal dari penangangan Covid-19 di Indonesia hingga 27 Juli 2021.

Menteri KLHK Siti Nurbaya mengatakan, limbah medis berasal dari fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes), Rumah Sakit Darurat (RSD), wisma untuk isolasi/Karantina Mandiri uji deteksi maupun vaksiknasi.

Baca Juga: Begini Potret Petugas Jemput Limbah Medis Pasien Covid-19 di Ragunan
&amp;nbsp;
Berdasarkan data daerah yang masuk ke KLHK, limbah medis yang dimaksud adalah: infus bekas, masker bekas, pile vaksin (botol kecil vaksin), jarum suntik, face-shield, perban, APD, sarung tangan, alat PCR, antigen, dan alkohol pembersih swab.

&quot;Itulah yang disebut dengan limbah medis beracun dan berbahaya,&quot; ujar Siti Nurbaya usai Rapat Terbatas secara virtual, Rabu (28/7/2021).

Presiden Jokowi mengarahkan kementerian terkait untuk menangani limbah virus corona secara intensif dan sistematis. Jokowi mengimbau ada pengamatan terhadap limbah mulai dari rumah sampai pusat-pusat pelayanan, kata Siti mengucapkan arahan presiden.

Sementara menurut data asosiasi rumah sakit, total limbah diperkirakan jauh lebih besar, mencapai 383 ton per hari.

&quot;Jadi arahan dari bapak Presiden tadi agar semua instrumen pengelolaan limbah medis untuk menghancurkan limbah tersebut. Yang infectious harus segera diselesaikan,&quot; kata Siti Nurbaya.

</content:encoded></item></channel></rss>
