<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dulu Rugi, Kini Emiten RS Siloam Raup Laba Rp152 Miliar</title><description>PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) berhasil membukukan laba bersih pada kuartal II-2021 melonjak 202%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/07/30/278/2448435/dulu-rugi-kini-emiten-rs-siloam-raup-laba-rp152-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/07/30/278/2448435/dulu-rugi-kini-emiten-rs-siloam-raup-laba-rp152-miliar"/><item><title>Dulu Rugi, Kini Emiten RS Siloam Raup Laba Rp152 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/07/30/278/2448435/dulu-rugi-kini-emiten-rs-siloam-raup-laba-rp152-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/07/30/278/2448435/dulu-rugi-kini-emiten-rs-siloam-raup-laba-rp152-miliar</guid><pubDate>Jum'at 30 Juli 2021 13:57 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Harian Neraca</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/30/278/2448435/dulu-rugi-kini-emiten-rs-siloam-raup-laba-rp152-miliar-aFPFOpdKag.jpg" expression="full" type="image/jpeg">RS Siloam Raup Laba (Foto: Okezone/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/30/278/2448435/dulu-rugi-kini-emiten-rs-siloam-raup-laba-rp152-miliar-aFPFOpdKag.jpg</image><title>RS Siloam Raup Laba (Foto: Okezone/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Emiten pengelola rumah sakit Siloam, PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) berhasil membukukan laba bersih pada kuartal II-2021 melonjak 202% year on year (YoY) menjadi Rp152 miliar, dibandingkan periode sama tahun lalu dengan rugi bersih Rp 149 miliar.
Presiden Direktur Siloam International Hospitals, Darjoto Setyawan mengatakan, kenaikan laba kuartal II-2021 didorong oleh lonjakan pendapatan mencapai 78% menjadi Rp 1,90 triliun, dibandingkan periode sebelumnya Rp 1,07 triliun. Sementara marjin laba bersih perseroan juga meningkat menjadi 8%, dibandingkan posisi negatif 13,9%.
&amp;ldquo;Peningkatan tersebut menjadikan total laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sepanjang semester I-2021 melesat menjadi Rp 291,53 miliar, dibandingkan rugi bersih periode sama tahun lalu Rp 130,04 miliar,&amp;rdquo;ujarnya, seperti dikutip Harian Neraca, Jumat (30/7/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Vale Indonesia Raih Pendapatan USD414,94 Juta di Semester I-2021
Selain itu, lanjutnya, perseroan catatkan laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi atau earning before interest, taxes, depreciation, and amortization (EBITDA) juga tumbuh 487% menjadi Rp478 miliar, dibandingkan kuartal II-2020 sebanyak Rp 82 miliar. Peningkata tersebut membuat margin EBITDA Siloan meningkat menjadi 25,2%, dibandingkan sebelumnya 7,6%.
Disampaikan Darjoto, Siloam memiliki peran yang signifikan dalam penanganan Covid-19. Sepanjang tahun 2021, anak usaha PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) tersebut, telah menggelar tes PCR sebanyak 500.000 dan 2,6 juta tes serologi, dan vaksinasi Covid-19 terhadap 160.000 orang. Perseroan juga telah mengalokasikan sebanyaak 661 tempat tidur untuk penanganan Covid-19 dan penanganan terhadap lebih dari 24.000 pasien Covid-19.
Baca Juga:&amp;nbsp;Ada PPKM, Pendapatan Puradelta Malah Naik Tajam 129,53%
&amp;ldquo;Siloam memiliki infrastruktur yang kuat di seluruh wilayah secara luas sebagai bagian dari penanganan pandemi Covid-19. Kami akan siap bersama-sama pemerintah, komunitas bisnis, segenap karyawan dan seluruh rakyat Indonesia untuk melawan pandemi ini,&amp;rdquo; ungkapnya.Asal tahu saja, Siloam memiliki salah satu kapasitas pengujian Covid swasta terbesar di Indonesia dengan jaringan Lab Pengujian PCR di 15 rumah sakit. Sejak dimulainya Covid-19 di Indonesia hingga kuartal I/2021, Siloam telah melakukan 2,2 juta tes antibodi, serologi dan antigen serta lebih dari 340.000 tes PCR dan Isothermal. Siloam telah mendedikasikan 4 rumah sakit untuk merawat pasien yang terinfeksi Covid-19.
Per kuartal I/2021, Siloam memiliki 1.035 tempat tidur khusus untuk Covid-19 di seluruh jaringan rumah sakit dan merawat lebih dari 18.129 pasien Covid-19. Selain itu, Siloam menegaskan pihaknya telah memberikan komitmen untuk membantu program pemerintah terkait Covid-19 sejak awal pandemi. Saat ini terdapat lima rumah sakit yang dialokasikan khusus pasien positif. Dari lima rumah sakit tersebut, Siloam mampu menampung 1.600 pasien. Hal ini sejalan dengan alokasi 40% tempat tidur pasien dikhususkan untuk pasien Covid-19.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Emiten pengelola rumah sakit Siloam, PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) berhasil membukukan laba bersih pada kuartal II-2021 melonjak 202% year on year (YoY) menjadi Rp152 miliar, dibandingkan periode sama tahun lalu dengan rugi bersih Rp 149 miliar.
Presiden Direktur Siloam International Hospitals, Darjoto Setyawan mengatakan, kenaikan laba kuartal II-2021 didorong oleh lonjakan pendapatan mencapai 78% menjadi Rp 1,90 triliun, dibandingkan periode sebelumnya Rp 1,07 triliun. Sementara marjin laba bersih perseroan juga meningkat menjadi 8%, dibandingkan posisi negatif 13,9%.
&amp;ldquo;Peningkatan tersebut menjadikan total laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sepanjang semester I-2021 melesat menjadi Rp 291,53 miliar, dibandingkan rugi bersih periode sama tahun lalu Rp 130,04 miliar,&amp;rdquo;ujarnya, seperti dikutip Harian Neraca, Jumat (30/7/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Vale Indonesia Raih Pendapatan USD414,94 Juta di Semester I-2021
Selain itu, lanjutnya, perseroan catatkan laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi atau earning before interest, taxes, depreciation, and amortization (EBITDA) juga tumbuh 487% menjadi Rp478 miliar, dibandingkan kuartal II-2020 sebanyak Rp 82 miliar. Peningkata tersebut membuat margin EBITDA Siloan meningkat menjadi 25,2%, dibandingkan sebelumnya 7,6%.
Disampaikan Darjoto, Siloam memiliki peran yang signifikan dalam penanganan Covid-19. Sepanjang tahun 2021, anak usaha PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) tersebut, telah menggelar tes PCR sebanyak 500.000 dan 2,6 juta tes serologi, dan vaksinasi Covid-19 terhadap 160.000 orang. Perseroan juga telah mengalokasikan sebanyaak 661 tempat tidur untuk penanganan Covid-19 dan penanganan terhadap lebih dari 24.000 pasien Covid-19.
Baca Juga:&amp;nbsp;Ada PPKM, Pendapatan Puradelta Malah Naik Tajam 129,53%
&amp;ldquo;Siloam memiliki infrastruktur yang kuat di seluruh wilayah secara luas sebagai bagian dari penanganan pandemi Covid-19. Kami akan siap bersama-sama pemerintah, komunitas bisnis, segenap karyawan dan seluruh rakyat Indonesia untuk melawan pandemi ini,&amp;rdquo; ungkapnya.Asal tahu saja, Siloam memiliki salah satu kapasitas pengujian Covid swasta terbesar di Indonesia dengan jaringan Lab Pengujian PCR di 15 rumah sakit. Sejak dimulainya Covid-19 di Indonesia hingga kuartal I/2021, Siloam telah melakukan 2,2 juta tes antibodi, serologi dan antigen serta lebih dari 340.000 tes PCR dan Isothermal. Siloam telah mendedikasikan 4 rumah sakit untuk merawat pasien yang terinfeksi Covid-19.
Per kuartal I/2021, Siloam memiliki 1.035 tempat tidur khusus untuk Covid-19 di seluruh jaringan rumah sakit dan merawat lebih dari 18.129 pasien Covid-19. Selain itu, Siloam menegaskan pihaknya telah memberikan komitmen untuk membantu program pemerintah terkait Covid-19 sejak awal pandemi. Saat ini terdapat lima rumah sakit yang dialokasikan khusus pasien positif. Dari lima rumah sakit tersebut, Siloam mampu menampung 1.600 pasien. Hal ini sejalan dengan alokasi 40% tempat tidur pasien dikhususkan untuk pasien Covid-19.</content:encoded></item></channel></rss>
