<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Fakta Menarik Ancaman Lebih Ngeri dari Covid-19, Apa Itu Bu Sri Mulyani?</title><description>Menteri Keuangan Sri Mulyani membeberkan ancaman baru bagi Indonesia di tengah pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/07/31/320/2448422/5-fakta-menarik-ancaman-lebih-ngeri-dari-covid-19-apa-itu-bu-sri-mulyani</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/07/31/320/2448422/5-fakta-menarik-ancaman-lebih-ngeri-dari-covid-19-apa-itu-bu-sri-mulyani"/><item><title>5 Fakta Menarik Ancaman Lebih Ngeri dari Covid-19, Apa Itu Bu Sri Mulyani?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/07/31/320/2448422/5-fakta-menarik-ancaman-lebih-ngeri-dari-covid-19-apa-itu-bu-sri-mulyani</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/07/31/320/2448422/5-fakta-menarik-ancaman-lebih-ngeri-dari-covid-19-apa-itu-bu-sri-mulyani</guid><pubDate>Sabtu 31 Juli 2021 05:38 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/30/320/2448422/5-fakta-menarik-ancaman-lebih-ngeri-dari-covid-19-apa-itu-bu-sri-mulyani-6QB61PbSgG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani mengingatkan ancaman perubahan Iklim (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/30/320/2448422/5-fakta-menarik-ancaman-lebih-ngeri-dari-covid-19-apa-itu-bu-sri-mulyani-6QB61PbSgG.jpg</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani mengingatkan ancaman perubahan Iklim (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani membeberkan ancaman baru bagi Indonesia di tengah pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19. Bahkan ancaman yang lebih mengerikan dari Covid-19.
Ancaman ini yakni perubahan iklim. Perubahan iklim kini ancaman global yang dampaknya akan dirasakan seluruh dunia tanpa terkecuali, seperti pandemi Covid-19. Berikut adalah fakta ancaman perubahan iklim yang dirangkum Okezone, Sabtu (31/7/2021).
Baca Juga: Jokowi: WHO Belum Bisa Prediksi Kapan Pandemi Covid-19 Berakhir
 
1. Perubahan Iklim
 
Sri Mulyani menjelaskan climate change adalah global disaster yang magnitudenya diperkirakan akan sama seperti pandemi Covid-19, nanti tidak ada satu negara yang bisa escape atau terbebas dari ancaman climate change.
&amp;nbsp;2. Ancaman Global 
Perubahan iklim adalah ancaman global yang nyata dan sudah dipelajari oleh berbagai ilmuwan yang menggambarkan bahwa dunia ini mengalami pemanasan global.
Baca Juga: Viral Video Air Keran Mengandung Virus Corona, Ternyata Ini Penyebabnya 
 
3. Emisi CO2
 
Pembangunan yang terjadi di semua negara akan membuat semakin sejahtera, mobilitas semakin tinggi, penggunaan energi semakin besar, dan tekanan terhadap sumber daya alam menjadi sangat sangat nyata.
&amp;ldquo;Seluruh kegiatan manusia juga makin menghasilkan CO2 emission atau emisi karbon yang mengancam dunia dalam bentuk kenaikan suhu,&amp;rdquo; ujar Sri Mulyani.
4. Seluruh Dunia Berusaha
Saat ini, dunia sedang berlomba-lomba untuk menghindarkan kenaikan  suhu sebesar 1,5 derajat sehingga implikasi katastropik tidak terjadi.
&amp;ldquo;Seluruh dunia sekarang berikhtiar untuk menghindarkan dampak  katastropik dari climate change ini dan momentum ini sekarang meningkat  di dalam beberapa pertemuan para pemimpin-pemimpin dunia,&amp;rdquo; ujarnya.
 
5. Indonesia Diperhitungkan
Indonesia sebagai salah satu negara yang besar dari sisi geografi,  jumlah penduduk, size ekonomi, akan menjadi negara yang diperhitungkan  dan bahkan akan dilihat di dalam partisipasinya untuk menangani risiko  perubahan iklim ini, termasuk emisi karbon.
&amp;ldquo;Carbon emission itu seluruh dunia terkena dan bisa siapa saja  mengeluarkan emisi, maka kita juga harus mampu mendudukkan Indonesia di  dalam konteks ancaman global ini dan sekaligus mendudukkan Indonesia di  dalam konteks kesiapan kita sehingga kita tidak didikte, tapi kita  justru ikut membentuk apa yang disebut tatanan global baru. Indonesia  tidak seharusnya selalu dalam situasi menunggu dan defensif dan kemudian  negara lain atau otoritas lain membuat regulasi, baru kita  tergopoh-gopoh menyesuaikan,&amp;rdquo; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani membeberkan ancaman baru bagi Indonesia di tengah pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19. Bahkan ancaman yang lebih mengerikan dari Covid-19.
Ancaman ini yakni perubahan iklim. Perubahan iklim kini ancaman global yang dampaknya akan dirasakan seluruh dunia tanpa terkecuali, seperti pandemi Covid-19. Berikut adalah fakta ancaman perubahan iklim yang dirangkum Okezone, Sabtu (31/7/2021).
Baca Juga: Jokowi: WHO Belum Bisa Prediksi Kapan Pandemi Covid-19 Berakhir
 
1. Perubahan Iklim
 
Sri Mulyani menjelaskan climate change adalah global disaster yang magnitudenya diperkirakan akan sama seperti pandemi Covid-19, nanti tidak ada satu negara yang bisa escape atau terbebas dari ancaman climate change.
&amp;nbsp;2. Ancaman Global 
Perubahan iklim adalah ancaman global yang nyata dan sudah dipelajari oleh berbagai ilmuwan yang menggambarkan bahwa dunia ini mengalami pemanasan global.
Baca Juga: Viral Video Air Keran Mengandung Virus Corona, Ternyata Ini Penyebabnya 
 
3. Emisi CO2
 
Pembangunan yang terjadi di semua negara akan membuat semakin sejahtera, mobilitas semakin tinggi, penggunaan energi semakin besar, dan tekanan terhadap sumber daya alam menjadi sangat sangat nyata.
&amp;ldquo;Seluruh kegiatan manusia juga makin menghasilkan CO2 emission atau emisi karbon yang mengancam dunia dalam bentuk kenaikan suhu,&amp;rdquo; ujar Sri Mulyani.
4. Seluruh Dunia Berusaha
Saat ini, dunia sedang berlomba-lomba untuk menghindarkan kenaikan  suhu sebesar 1,5 derajat sehingga implikasi katastropik tidak terjadi.
&amp;ldquo;Seluruh dunia sekarang berikhtiar untuk menghindarkan dampak  katastropik dari climate change ini dan momentum ini sekarang meningkat  di dalam beberapa pertemuan para pemimpin-pemimpin dunia,&amp;rdquo; ujarnya.
 
5. Indonesia Diperhitungkan
Indonesia sebagai salah satu negara yang besar dari sisi geografi,  jumlah penduduk, size ekonomi, akan menjadi negara yang diperhitungkan  dan bahkan akan dilihat di dalam partisipasinya untuk menangani risiko  perubahan iklim ini, termasuk emisi karbon.
&amp;ldquo;Carbon emission itu seluruh dunia terkena dan bisa siapa saja  mengeluarkan emisi, maka kita juga harus mampu mendudukkan Indonesia di  dalam konteks ancaman global ini dan sekaligus mendudukkan Indonesia di  dalam konteks kesiapan kita sehingga kita tidak didikte, tapi kita  justru ikut membentuk apa yang disebut tatanan global baru. Indonesia  tidak seharusnya selalu dalam situasi menunggu dan defensif dan kemudian  negara lain atau otoritas lain membuat regulasi, baru kita  tergopoh-gopoh menyesuaikan,&amp;rdquo; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
