<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Alasan BLT Dicairkan, Gaji Pekerja Berkurang Rp1,3 Juta</title><description>62% peserta penerima bantuan subsidi upah mengaku sempat mengalami kesulitan dalam mencukupi kebutuhan sehari-hari</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/07/31/320/2448886/alasan-blt-dicairkan-gaji-pekerja-berkurang-rp1-3-juta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/07/31/320/2448886/alasan-blt-dicairkan-gaji-pekerja-berkurang-rp1-3-juta"/><item><title>Alasan BLT Dicairkan, Gaji Pekerja Berkurang Rp1,3 Juta</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/07/31/320/2448886/alasan-blt-dicairkan-gaji-pekerja-berkurang-rp1-3-juta</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/07/31/320/2448886/alasan-blt-dicairkan-gaji-pekerja-berkurang-rp1-3-juta</guid><pubDate>Sabtu 31 Juli 2021 15:13 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/31/320/2448886/alasan-blt-dicairkan-gaji-pekerja-berkurang-rp1-3-juta-v2o0Q0YTNT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BLT Subsidi Gaji di 2021 Cair. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/31/320/2448886/alasan-blt-dicairkan-gaji-pekerja-berkurang-rp1-3-juta-v2o0Q0YTNT.jpg</image><title>BLT Subsidi Gaji di 2021 Cair. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengungkapkan hasil survei Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), BPJS Ketenagakerjaan, Kementerian Ketenagakerjaan dan Sekretariat Wakil Presiden. Survei dilakukan kepada 1.798 orang di 90 kabupaten/kota di 34 provinsi pada 24 Maret 2021-5 Mei 2021.
Hasilnya, 62% peserta penerima bantuan subsidi upah mengaku sempat mengalami kesulitan dalam mencukupi kebutuhan sehari-hari di masa awal Covid-19.
Baca Juga:&amp;nbsp;1 Juta Pekerja Ditransfer BLT Subsidi Gaji
&quot;Maka dari itu pada akhirnya BSU ini digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup di masa pandemi,&quot; ucap Suahasil, dikutip dari Antara, Sabtu (31/7/2021).
Adapun rata-rata penurunan pendapatan pekerja penerima BSU dibandingkan sebelum pandemi sekitar Rp1,3 juta atau 26,1% dari total pendapatan.
Baca Juga:&amp;nbsp;BLT Subsidi Gaji Cair, 56,4% Pekerja Kontrak
Di sisi lain, Suahasil menjelaskan, penerima BSU merupakan kelompok masyarakat yang belum menerima program bantuan sosial rutin 25% keluarga dengan kondisi sosial ekonomi terbawah, seperti Kartu Prakerja, Program Keluarga Harapan (PKH), hingga kartu sembako.Survei juga menunjukkan bahwa 56,4% penerima BSU adalah Pekerja Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) atau pekerja kontrak dan rata-rata memiliki gaji pokok Rp2,9 juta, atau penghasilan keseluruhannya (termasuk tunjangan tetap, tunjangan tidak tetap, lembur, serta tunjangan lain) sebesar Rp3,5 juta.
Kemudian, tambah dia, sebanyak 91,1% peserta program tercatat menggunakan bantuan untuk belanja pangan dan hanya 6,9% digunakan untuk menabung.</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengungkapkan hasil survei Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), BPJS Ketenagakerjaan, Kementerian Ketenagakerjaan dan Sekretariat Wakil Presiden. Survei dilakukan kepada 1.798 orang di 90 kabupaten/kota di 34 provinsi pada 24 Maret 2021-5 Mei 2021.
Hasilnya, 62% peserta penerima bantuan subsidi upah mengaku sempat mengalami kesulitan dalam mencukupi kebutuhan sehari-hari di masa awal Covid-19.
Baca Juga:&amp;nbsp;1 Juta Pekerja Ditransfer BLT Subsidi Gaji
&quot;Maka dari itu pada akhirnya BSU ini digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup di masa pandemi,&quot; ucap Suahasil, dikutip dari Antara, Sabtu (31/7/2021).
Adapun rata-rata penurunan pendapatan pekerja penerima BSU dibandingkan sebelum pandemi sekitar Rp1,3 juta atau 26,1% dari total pendapatan.
Baca Juga:&amp;nbsp;BLT Subsidi Gaji Cair, 56,4% Pekerja Kontrak
Di sisi lain, Suahasil menjelaskan, penerima BSU merupakan kelompok masyarakat yang belum menerima program bantuan sosial rutin 25% keluarga dengan kondisi sosial ekonomi terbawah, seperti Kartu Prakerja, Program Keluarga Harapan (PKH), hingga kartu sembako.Survei juga menunjukkan bahwa 56,4% penerima BSU adalah Pekerja Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) atau pekerja kontrak dan rata-rata memiliki gaji pokok Rp2,9 juta, atau penghasilan keseluruhannya (termasuk tunjangan tetap, tunjangan tidak tetap, lembur, serta tunjangan lain) sebesar Rp3,5 juta.
Kemudian, tambah dia, sebanyak 91,1% peserta program tercatat menggunakan bantuan untuk belanja pangan dan hanya 6,9% digunakan untuk menabung.</content:encoded></item></channel></rss>
