<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Transportasi Logistik Dipastikan Berjalan Lancar meski PPKM Level 4</title><description>Selama pandemi Covid-19 pemerintah memberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat atau kini dikenal dengan sebutan PPKM Level 1-4</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/08/01/320/2449264/transportasi-logistik-dipastikan-berjalan-lancar-meski-ppkm-level-4</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/08/01/320/2449264/transportasi-logistik-dipastikan-berjalan-lancar-meski-ppkm-level-4"/><item><title>Transportasi Logistik Dipastikan Berjalan Lancar meski PPKM Level 4</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/08/01/320/2449264/transportasi-logistik-dipastikan-berjalan-lancar-meski-ppkm-level-4</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/08/01/320/2449264/transportasi-logistik-dipastikan-berjalan-lancar-meski-ppkm-level-4</guid><pubDate>Minggu 01 Agustus 2021 21:23 WIB</pubDate><dc:creator>Advenia Elisabeth</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/01/320/2449264/transportasi-logistik-dipastikan-berjalan-lancar-meski-ppkm-level-4-YnjCVJvY9L.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Logistik (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/01/320/2449264/transportasi-logistik-dipastikan-berjalan-lancar-meski-ppkm-level-4-YnjCVJvY9L.jpg</image><title>Logistik (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Selama pandemi Covid-19 pemerintah memberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat atau kini dikenal dengan sebutan PPKM Level 1-4. Kendati demikian, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan aktivitas transportasi logistik tetap berjalan dengan lancar.
&amp;ldquo;Kemenhub berkomitmen untuk terus menjaga angkutan barang/logistik tetap berjalan dengan lancar di tengah pandemi Covid-19,&amp;rdquo; tulis akun Instagram @Kemenhub dikutip Minggu (1/8/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Cerita Wamendag Makan di Warung 7 Menit 38 Detik
Lebih lanjut, diterangkan bahwa kelancaran angkutan barang/logistik ini diharapkan dapat menjaga ketersediaan logistik nasional, khususnya kebutuhan dasar dan penting bagi masyarakat.
Baca Juga:&amp;nbsp;Pilih PPKM, Wamenkeu Ungkap Ada Perdebatan Bahas Lockdown
&amp;ldquo;Dengan lancarnya pengiriman logistik diharapkan dapat mengurangi beban operator transportasi khususnya maskapai yang mengalami penurunan angkutan penumpang regular, akibat kebijakan pembatasan mobilitas masyarakat di masa PPKM yang sudah dimulai sejak 3 Juli 2021,&amp;rdquo; kata Kemenhub.Sebagai informasi, pembatasan kegiatan masyarakat dibagi menjadi beberapa level sebagai indikator penentu kebijakan pada masing-masing wilayah. Berikut ini rangkuman perbedaan PPKM Level 1-4:
PPKM Level 1
1. Non esensial 75% WFO sudah divaksin
2. Kapasitas 75% untuk Toko/Pasar (kebutuhan sehari-hari)
3. Kapasitas 75% Pasar rakyat (non kebutuhan sehari-hari)
PPKM Level 2
1. Non esensial 50% WFO sudah divaksin
2. Kapasitas 75% untuk Toko/Pasar (kebutuhan sehari-hari) tutup pukul 21:00
3. Kapasitas 75% Pasar rakyat (non kebutuhan sehari-hari) tutup pukul 18:00
PPKM Level 3
1. Non essensial 0% WFO
2. Kapasitas 50% untuk Toko/Pasar (kebutuhan sehari-hari) tutup pukul 20:00
3. Kapasitas 50% Pasar rakyat (non kebutuhan sehari-hari) tutup pukul 15:00
PPKM Level 4
1. Non esensial 0% WFO
2. Toko swalayan/Pasar rakyat kapasitas 50% (kebutuhan sehari-hari) tutup pukul 20:00
3. Kapasitas 25% Pasar rakyat (non kebutuhan sehari-hari) tutup pukul 15:00</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Selama pandemi Covid-19 pemerintah memberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat atau kini dikenal dengan sebutan PPKM Level 1-4. Kendati demikian, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan aktivitas transportasi logistik tetap berjalan dengan lancar.
&amp;ldquo;Kemenhub berkomitmen untuk terus menjaga angkutan barang/logistik tetap berjalan dengan lancar di tengah pandemi Covid-19,&amp;rdquo; tulis akun Instagram @Kemenhub dikutip Minggu (1/8/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Cerita Wamendag Makan di Warung 7 Menit 38 Detik
Lebih lanjut, diterangkan bahwa kelancaran angkutan barang/logistik ini diharapkan dapat menjaga ketersediaan logistik nasional, khususnya kebutuhan dasar dan penting bagi masyarakat.
Baca Juga:&amp;nbsp;Pilih PPKM, Wamenkeu Ungkap Ada Perdebatan Bahas Lockdown
&amp;ldquo;Dengan lancarnya pengiriman logistik diharapkan dapat mengurangi beban operator transportasi khususnya maskapai yang mengalami penurunan angkutan penumpang regular, akibat kebijakan pembatasan mobilitas masyarakat di masa PPKM yang sudah dimulai sejak 3 Juli 2021,&amp;rdquo; kata Kemenhub.Sebagai informasi, pembatasan kegiatan masyarakat dibagi menjadi beberapa level sebagai indikator penentu kebijakan pada masing-masing wilayah. Berikut ini rangkuman perbedaan PPKM Level 1-4:
PPKM Level 1
1. Non esensial 75% WFO sudah divaksin
2. Kapasitas 75% untuk Toko/Pasar (kebutuhan sehari-hari)
3. Kapasitas 75% Pasar rakyat (non kebutuhan sehari-hari)
PPKM Level 2
1. Non esensial 50% WFO sudah divaksin
2. Kapasitas 75% untuk Toko/Pasar (kebutuhan sehari-hari) tutup pukul 21:00
3. Kapasitas 75% Pasar rakyat (non kebutuhan sehari-hari) tutup pukul 18:00
PPKM Level 3
1. Non essensial 0% WFO
2. Kapasitas 50% untuk Toko/Pasar (kebutuhan sehari-hari) tutup pukul 20:00
3. Kapasitas 50% Pasar rakyat (non kebutuhan sehari-hari) tutup pukul 15:00
PPKM Level 4
1. Non esensial 0% WFO
2. Toko swalayan/Pasar rakyat kapasitas 50% (kebutuhan sehari-hari) tutup pukul 20:00
3. Kapasitas 25% Pasar rakyat (non kebutuhan sehari-hari) tutup pukul 15:00</content:encoded></item></channel></rss>
