<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Alasan Kenapa Harus Membuat Catatan Keuangan Usaha</title><description>Mencatat keuangan usaha atau bisnis merupakan hal yang penting dilakukan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/08/02/455/2449683/alasan-kenapa-harus-membuat-catatan-keuangan-usaha</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/08/02/455/2449683/alasan-kenapa-harus-membuat-catatan-keuangan-usaha"/><item><title>Alasan Kenapa Harus Membuat Catatan Keuangan Usaha</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/08/02/455/2449683/alasan-kenapa-harus-membuat-catatan-keuangan-usaha</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/08/02/455/2449683/alasan-kenapa-harus-membuat-catatan-keuangan-usaha</guid><pubDate>Senin 02 Agustus 2021 22:16 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/02/455/2449683/alasan-kenapa-harus-membuat-catatan-keuangan-usaha-TZHnpj0aew.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Tips mencatat keuangan perusahaan (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/02/455/2449683/alasan-kenapa-harus-membuat-catatan-keuangan-usaha-TZHnpj0aew.jpeg</image><title>Tips mencatat keuangan perusahaan (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA&amp;nbsp; &amp;ndash; Mencatat keuangan usaha atau bisnis merupakan hal yang penting dilakukan. Walau usaha yang dijalankan masih dalam skala kecil, namun catatan keuangan diperlukan untuk mengetahui apakah usaha yang dijalankan menghasilkan keuntungan atau sebaliknya.
Tidak sedikit pelaku usaha yang mengabaikan pembukuan, terutama dalam menjalankan usaha yang berskala kecil. Padahal, memerhatikan aliran kas masuk dan keluar setiap harinya dari usaha yang dijalankan merupakan hal yang penting dilakukan.
Baca Juga:&amp;nbsp; Dapat Bansos Tunai Rp600.000, Begini Cara Mengaturnya
 
Dikutip dari akun Instagram pribadi Perencana Keuangan dan CEO Zap Finance, Prita Hapsari Ghozie, @pritaghozie, ada dua kesalahan yang harus dihindari saat menjalankan usaha. Mulai dari mencampurkan keuangan rumah tangga dan keuangan usaha, hingga hanya mengejar pertumbuhan revenue tanpa mempertimbangkan cashflow.
&amp;ldquo;Pengalaman aku dalam menjalankan bisnis dari 0 emang ngga mudah. Belajar dari pengalaman, ada dua kesalahan keuangan dalam mengelola usaha,&amp;rdquo; tulis Prita, Senin (2/8/2021).
Baca Juga: Pertimbangkan 3 Hal Ini Sebelum 'Hamburkan' Uang di Masa Pandemi Covid-19
 
Berikut dua hal yang harus dihindari saat menjalankan usaha:
 
1. Mencampurkan Keuangan Rumah Tangga dan Keuangan Usaha
Solusinya kita harus punya dua rekening yang berbeda untuk operasional rumah tangga dan juga usaha. Intinya Anda harus disiplin.
2. Hanya Mengejar Revenue Tanpa Mempertimbangkan Cashflow
#TemanPrita ingat pesanku &amp;ldquo;Cash is King, but Cashflow is Queen&amp;rdquo;.  Benar si cash itu penting banget untuk sebuah usaha, tapi yang akan  menentukan apakah usaha kita lancar atau mandek adalah cashflow.  Logikanya saat pertumbuhan cashflow semakin tinggi, juga penjualan makin  tinggi kan?
Lebih lanjut, Prita menjelaskan, hal tersebut adalah alasan mengapa Anda wajib membuat catatan keuangan usaha.
&amp;ldquo;Kita tuh wajib banget membuat yang namanya catatan keuangan usaha.  Seberapa besarnya bisnis kita saat ini lah, mau usaha masih kecil atau  sudah besar pokoknya penting banget,&amp;rdquo; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA&amp;nbsp; &amp;ndash; Mencatat keuangan usaha atau bisnis merupakan hal yang penting dilakukan. Walau usaha yang dijalankan masih dalam skala kecil, namun catatan keuangan diperlukan untuk mengetahui apakah usaha yang dijalankan menghasilkan keuntungan atau sebaliknya.
Tidak sedikit pelaku usaha yang mengabaikan pembukuan, terutama dalam menjalankan usaha yang berskala kecil. Padahal, memerhatikan aliran kas masuk dan keluar setiap harinya dari usaha yang dijalankan merupakan hal yang penting dilakukan.
Baca Juga:&amp;nbsp; Dapat Bansos Tunai Rp600.000, Begini Cara Mengaturnya
 
Dikutip dari akun Instagram pribadi Perencana Keuangan dan CEO Zap Finance, Prita Hapsari Ghozie, @pritaghozie, ada dua kesalahan yang harus dihindari saat menjalankan usaha. Mulai dari mencampurkan keuangan rumah tangga dan keuangan usaha, hingga hanya mengejar pertumbuhan revenue tanpa mempertimbangkan cashflow.
&amp;ldquo;Pengalaman aku dalam menjalankan bisnis dari 0 emang ngga mudah. Belajar dari pengalaman, ada dua kesalahan keuangan dalam mengelola usaha,&amp;rdquo; tulis Prita, Senin (2/8/2021).
Baca Juga: Pertimbangkan 3 Hal Ini Sebelum 'Hamburkan' Uang di Masa Pandemi Covid-19
 
Berikut dua hal yang harus dihindari saat menjalankan usaha:
 
1. Mencampurkan Keuangan Rumah Tangga dan Keuangan Usaha
Solusinya kita harus punya dua rekening yang berbeda untuk operasional rumah tangga dan juga usaha. Intinya Anda harus disiplin.
2. Hanya Mengejar Revenue Tanpa Mempertimbangkan Cashflow
#TemanPrita ingat pesanku &amp;ldquo;Cash is King, but Cashflow is Queen&amp;rdquo;.  Benar si cash itu penting banget untuk sebuah usaha, tapi yang akan  menentukan apakah usaha kita lancar atau mandek adalah cashflow.  Logikanya saat pertumbuhan cashflow semakin tinggi, juga penjualan makin  tinggi kan?
Lebih lanjut, Prita menjelaskan, hal tersebut adalah alasan mengapa Anda wajib membuat catatan keuangan usaha.
&amp;ldquo;Kita tuh wajib banget membuat yang namanya catatan keuangan usaha.  Seberapa besarnya bisnis kita saat ini lah, mau usaha masih kecil atau  sudah besar pokoknya penting banget,&amp;rdquo; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
