<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wih! Jumlah Investor Pasar Modal Melesat 96%</title><description>Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah investor di pasar modal meningkat luar biasa, yaitu sebesar 96%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/08/03/278/2450168/wih-jumlah-investor-pasar-modal-melesat-96</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/08/03/278/2450168/wih-jumlah-investor-pasar-modal-melesat-96"/><item><title>Wih! Jumlah Investor Pasar Modal Melesat 96%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/08/03/278/2450168/wih-jumlah-investor-pasar-modal-melesat-96</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/08/03/278/2450168/wih-jumlah-investor-pasar-modal-melesat-96</guid><pubDate>Selasa 03 Agustus 2021 14:13 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/03/278/2450168/wih-jumlah-investor-pasar-modal-melesat-96-MeTD2L5yxN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jumlah investor saham tumbuh signifikan (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/03/278/2450168/wih-jumlah-investor-pasar-modal-melesat-96-MeTD2L5yxN.jpg</image><title>Jumlah investor saham tumbuh signifikan (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;nbsp;JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah investor di pasar modal meningkat luar biasa, yaitu sebesar 96% secara tahunan atau year on year (yoy) sehingga mencapai 5,6 juta pada Juni 2021.
Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan peningkatan tersebut sebagai dampak dari tingginya dana di perbankan dengan suku bunga simpanan terus menurun di tengah COVID-19.
Baca Juga: Jumlah Rights Issue Emiten Rp35,7 Triliun, Meroket 302%
 
&quot;Ini berkat untuk pasar modal dan tidak masalah jika masyarakat ada alternatif di pasar modal,&quot; ucap Wimboh dilansir dari Antara, Selasa (3/8/2021).
Dia memaparkan dana masyarakat di perbankan pada Juni 2021 meningkat 11,28% (yoy), sangat tinggi jika dibandingkan dengan pertumbuhan sebelum pandemi yang hanya 6% sampai 7%.
Baca Juga: 4 Fakta Antrean Perusahaan IPO di BEI, GoTo Ikutan Ya?
 
Likuiditas perbankan yang melimpah juga disertai dengan penurunan suku bunga simpanan, seperti suku bunga deposit berjangka satu tahun, yang biasanya tercatat di atas tujuh% atau 6,5%, kini berada di level sekitar 5%.
&quot;Bahkan ada beberapa bank menawarkan bunga hingga 4%,&quot; kata Wimboh.Ia menilai kondisi tersebut yang membuat masyarakat pasti mencari  alternatif investasi lainnya dengan bunga yang lebih tinggi dan  kompetitif.
Kendati demikian, masyarakat, kata Wimboh, harus bisa memilah jenis  investasi, terutama di tengah semakin majunya digitalisasi yang membuat  berbagai pihak bisa menjangkau masyarakat luas dengan cepat, termasuk  pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dan bisa menyebabkan kerugian  masyarakat, baik di pasar modal maupun di luar pasar modal.</description><content:encoded>&amp;nbsp;JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah investor di pasar modal meningkat luar biasa, yaitu sebesar 96% secara tahunan atau year on year (yoy) sehingga mencapai 5,6 juta pada Juni 2021.
Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan peningkatan tersebut sebagai dampak dari tingginya dana di perbankan dengan suku bunga simpanan terus menurun di tengah COVID-19.
Baca Juga: Jumlah Rights Issue Emiten Rp35,7 Triliun, Meroket 302%
 
&quot;Ini berkat untuk pasar modal dan tidak masalah jika masyarakat ada alternatif di pasar modal,&quot; ucap Wimboh dilansir dari Antara, Selasa (3/8/2021).
Dia memaparkan dana masyarakat di perbankan pada Juni 2021 meningkat 11,28% (yoy), sangat tinggi jika dibandingkan dengan pertumbuhan sebelum pandemi yang hanya 6% sampai 7%.
Baca Juga: 4 Fakta Antrean Perusahaan IPO di BEI, GoTo Ikutan Ya?
 
Likuiditas perbankan yang melimpah juga disertai dengan penurunan suku bunga simpanan, seperti suku bunga deposit berjangka satu tahun, yang biasanya tercatat di atas tujuh% atau 6,5%, kini berada di level sekitar 5%.
&quot;Bahkan ada beberapa bank menawarkan bunga hingga 4%,&quot; kata Wimboh.Ia menilai kondisi tersebut yang membuat masyarakat pasti mencari  alternatif investasi lainnya dengan bunga yang lebih tinggi dan  kompetitif.
Kendati demikian, masyarakat, kata Wimboh, harus bisa memilah jenis  investasi, terutama di tengah semakin majunya digitalisasi yang membuat  berbagai pihak bisa menjangkau masyarakat luas dengan cepat, termasuk  pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dan bisa menyebabkan kerugian  masyarakat, baik di pasar modal maupun di luar pasar modal.</content:encoded></item></channel></rss>
