<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Sektor Usaha Penyumbang Pertumbuhan Ekonomi 7,07%</title><description>Lima sektor usaha memberikan kontribusi 64,85% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/08/05/320/2451320/5-sektor-usaha-penyumbang-pertumbuhan-ekonomi-7-07</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/08/05/320/2451320/5-sektor-usaha-penyumbang-pertumbuhan-ekonomi-7-07"/><item><title>5 Sektor Usaha Penyumbang Pertumbuhan Ekonomi 7,07%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/08/05/320/2451320/5-sektor-usaha-penyumbang-pertumbuhan-ekonomi-7-07</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/08/05/320/2451320/5-sektor-usaha-penyumbang-pertumbuhan-ekonomi-7-07</guid><pubDate>Kamis 05 Agustus 2021 13:23 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/05/320/2451320/5-sektor-usaha-penyumbang-pertumbuhan-ekonomi-7-07-Brk7Banlh8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pertanian Menjadi Salah Satu Sektor Usaha yang Berkontribusi pada PDB Indonesia. (Foto: Okezone.com/Bulog)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/05/320/2451320/5-sektor-usaha-penyumbang-pertumbuhan-ekonomi-7-07-Brk7Banlh8.jpg</image><title>Pertanian Menjadi Salah Satu Sektor Usaha yang Berkontribusi pada PDB Indonesia. (Foto: Okezone.com/Bulog)</title></images><description>JAKARTA - Lima sektor usaha memberikan kontribusi 64,85% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada triwulan II-2021. Usaha tersebut di antaranya, yaitu industri, pertanian, perdagangan, konstruksi, dan pertambangan.
&amp;ldquo;Artinya pergerakan ekonomi pada sektor-sektor ini lah yang berpengaruh besar terhadap pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan,&amp;rdquo; kata Kepala BPS Margo Yuwono, dikutip dari Antara, Kamis (5/8/2021).
Margo merinci kelima sektor pendorong PDB pada triwulan II-2021 ini mengalami pertumbuhan positif yaitu sektor industri sebesar 6,58%, pertanian 0,38% perdagangan 9,44% konstruksi 4,42% dan pertambangan 5,22%.Baca Juga:&amp;nbsp;
Untuk sektor pertanian, kehutanan dan perikanan yang tumbuh 0,38% dipengaruhi oleh meningkatnya produksi perikanan budidaya dan produksi tangkap sehingga mampu tumbuh 9,69%.
Hal itu juga didukung oleh peternakan yang tumbuh 7,07% seiring meningkatnya produksi unggas akibat tingginya permintaan sedangkan tanaman hortikultura tumbuh 1,84% karena meningkatnya permintaan komoditas sayuran dan buah-buahan.
Baca Juga:&amp;nbsp;Skenario Terburuk, Ekonomi RI Hanya Tumbuh 3,8%
Selanjutnya untuk sektor lapangan usaha perdagangan yang tumbuh 9,44% didorong oleh adanya peningkatan sebesar 37,88% pada perdagangan mobil, sepeda motor dan reparasinya seiring program relaksasi PPnBM.
Tak hanya lima sektor penunjang utama PDB triwulan II-2021 tersebut, seluruh sektor lapangan usaha juga mengalami pertumbuhan positif selama triwulan ini dengan yang paling tinggi adalah transportasi dan pergudangan mencapai 25,1%.
Pertumbuhan sektor lapangan usaha transportasi dan pergudangan yang sebesar 25,1 persen terjadi karena adanya peningkatan pergerakan penumpang pada semua moda transportasi umum serta bongkar muat ekspor dan impor.
Baca Juga:&amp;nbsp;IMF Pangkas Proyeksi Ekonomi RI, Aprindo: Konsumsi Rumah Tangga Turun
Kemudian disusul oleh sektor lapangan usaha akomodasi dan makan minum yang tumbuh sebesar 21,58% meliputi 45,07% untuk penyediaan akomodasi serta 17,88%% untuk penyediaan makanan dan minuman.
Pertumbuhan tersebut terjadi seiring adanya relaksasi kebijakan pembatasan aktivitas masyarakat, peningkatan kunjungan wisatawan lokal, serta peningkatan tingkat hunian kamar hotel yang mencapai 38,55%.Sementara untuk sektor lapangan usaha lainnya meliputi jasa kesehatan tumbuh 11,62%, jasa perusahaan 9,94%, administrasi pemerintahan 9,49% dan pengadaan listrik dan gas 9,09%%.
Selanjutnya sektor lapangan usaha jasa keuangan tumbuh sebesar 8,35%, infokom 6,87%, pengadaan air 5,78%, jasa pendidikan 5,72% dan real estat 2,82%.
&amp;ldquo;Secara keseluruhan lapangan usaha tumbuh positif ini sejalan dengan perbaikan mobilitas masyarakat yang meningkatkan secara langsung sektor-sektor yang terkait dengan aktivitas masyarakat ini,&amp;rdquo; jelas Margo.
Sebagai informasi, BPS mencatat perekonomian Indonesia berhasil tumbuh positif mencapai 7,07% (yoy) pada triwulan II-2021.</description><content:encoded>JAKARTA - Lima sektor usaha memberikan kontribusi 64,85% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada triwulan II-2021. Usaha tersebut di antaranya, yaitu industri, pertanian, perdagangan, konstruksi, dan pertambangan.
&amp;ldquo;Artinya pergerakan ekonomi pada sektor-sektor ini lah yang berpengaruh besar terhadap pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan,&amp;rdquo; kata Kepala BPS Margo Yuwono, dikutip dari Antara, Kamis (5/8/2021).
Margo merinci kelima sektor pendorong PDB pada triwulan II-2021 ini mengalami pertumbuhan positif yaitu sektor industri sebesar 6,58%, pertanian 0,38% perdagangan 9,44% konstruksi 4,42% dan pertambangan 5,22%.Baca Juga:&amp;nbsp;
Untuk sektor pertanian, kehutanan dan perikanan yang tumbuh 0,38% dipengaruhi oleh meningkatnya produksi perikanan budidaya dan produksi tangkap sehingga mampu tumbuh 9,69%.
Hal itu juga didukung oleh peternakan yang tumbuh 7,07% seiring meningkatnya produksi unggas akibat tingginya permintaan sedangkan tanaman hortikultura tumbuh 1,84% karena meningkatnya permintaan komoditas sayuran dan buah-buahan.
Baca Juga:&amp;nbsp;Skenario Terburuk, Ekonomi RI Hanya Tumbuh 3,8%
Selanjutnya untuk sektor lapangan usaha perdagangan yang tumbuh 9,44% didorong oleh adanya peningkatan sebesar 37,88% pada perdagangan mobil, sepeda motor dan reparasinya seiring program relaksasi PPnBM.
Tak hanya lima sektor penunjang utama PDB triwulan II-2021 tersebut, seluruh sektor lapangan usaha juga mengalami pertumbuhan positif selama triwulan ini dengan yang paling tinggi adalah transportasi dan pergudangan mencapai 25,1%.
Pertumbuhan sektor lapangan usaha transportasi dan pergudangan yang sebesar 25,1 persen terjadi karena adanya peningkatan pergerakan penumpang pada semua moda transportasi umum serta bongkar muat ekspor dan impor.
Baca Juga:&amp;nbsp;IMF Pangkas Proyeksi Ekonomi RI, Aprindo: Konsumsi Rumah Tangga Turun
Kemudian disusul oleh sektor lapangan usaha akomodasi dan makan minum yang tumbuh sebesar 21,58% meliputi 45,07% untuk penyediaan akomodasi serta 17,88%% untuk penyediaan makanan dan minuman.
Pertumbuhan tersebut terjadi seiring adanya relaksasi kebijakan pembatasan aktivitas masyarakat, peningkatan kunjungan wisatawan lokal, serta peningkatan tingkat hunian kamar hotel yang mencapai 38,55%.Sementara untuk sektor lapangan usaha lainnya meliputi jasa kesehatan tumbuh 11,62%, jasa perusahaan 9,94%, administrasi pemerintahan 9,49% dan pengadaan listrik dan gas 9,09%%.
Selanjutnya sektor lapangan usaha jasa keuangan tumbuh sebesar 8,35%, infokom 6,87%, pengadaan air 5,78%, jasa pendidikan 5,72% dan real estat 2,82%.
&amp;ldquo;Secara keseluruhan lapangan usaha tumbuh positif ini sejalan dengan perbaikan mobilitas masyarakat yang meningkatkan secara langsung sektor-sektor yang terkait dengan aktivitas masyarakat ini,&amp;rdquo; jelas Margo.
Sebagai informasi, BPS mencatat perekonomian Indonesia berhasil tumbuh positif mencapai 7,07% (yoy) pada triwulan II-2021.</content:encoded></item></channel></rss>
