<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BRI Raup Laba Bersih Rp12,5 Triliun di Semester I-2021, Naik 22,9%</title><description>PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (Persero) (BBRI) mengantongi laba bersih konsolidasi mencapai Rp12,54 triliun pada semester I-2021.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/08/06/278/2451765/bri-raup-laba-bersih-rp12-5-triliun-di-semester-i-2021-naik-22-9</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/08/06/278/2451765/bri-raup-laba-bersih-rp12-5-triliun-di-semester-i-2021-naik-22-9"/><item><title>BRI Raup Laba Bersih Rp12,5 Triliun di Semester I-2021, Naik 22,9%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/08/06/278/2451765/bri-raup-laba-bersih-rp12-5-triliun-di-semester-i-2021-naik-22-9</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/08/06/278/2451765/bri-raup-laba-bersih-rp12-5-triliun-di-semester-i-2021-naik-22-9</guid><pubDate>Jum'at 06 Agustus 2021 10:50 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/06/278/2451765/bri-raup-laba-bersih-rp12-5-triliun-di-semester-i-2021-naik-22-9-HupOQy88hr.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">BRI Raup Laba Bersih Rp12,5 Triliun (Foto: Dokumen BRI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/06/278/2451765/bri-raup-laba-bersih-rp12-5-triliun-di-semester-i-2021-naik-22-9-HupOQy88hr.jpeg</image><title>BRI Raup Laba Bersih Rp12,5 Triliun (Foto: Dokumen BRI)</title></images><description>JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (Persero) (BBRI) mengantongi laba bersih konsolidasi mencapai Rp12,54 triliun pada semester I-2021. Laba bersih ini naik 22,93% secara tahunan (year on year/yoy).


Pertumbuhan tersebut didorong oleh kredit mikro BRI yang tercatat Rp 366,56 triliun, tumbuh 17% (yoy) pada semester I-2021.


&quot;Ini membuat laba bersih BRI sebesar Rp12,54 triliun, tumbuh 22,93% (yoy),&quot; kata Direktur Utama BRI Sunarso dalam konferensi pers virtual, Jumat (6/8/2021).


Hingga akhir Kuartal II-2021, penyaluran kredit BRI tercatat mencapai Rp929,40 triliun. Angka ini tercatat tumbuh positif dibandingkan penyaluran kredit BRI pada akhir Kuartal II-2020 sebesar Rp922,97 triliun.

Sunarso menjelaskan bahwa kredit mikro memiliki komposisi sebesar 39,44% dari total penyaluran kredit. &quot;Hal ini on track terutama menuju kredit mikro yang kita cita-citakan 45% dari total portofolio kredit 2025,&quot; jelasnya.

Kemudian kredit konsumer masih tumbuh 3,54% menjadi Rp145,94 triliun di akhir Juni 2021. &quot;Saya kira ini kredit konsumer tertinggi sepanjang sejarah kredit konsumer BRI,&quot; katanya.


Adapun kredit untuk segmen SME menembus Rp236,82 triliun dan kredit korporasi menjadi Rp180,38 triliun.


Sunarso menambah terjadi peningkatan porsi kredit UMKM menjadi 80,62% dibandingkan tahun lalu masih 78,58%. &quot;Porsi ini terus ditingkatkan sampai 85% pada 2025,&quot; katanya.


Pertumbuhan kredit yang positif disertai membaiknya kinerja cost of fund membuat pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) BRI tumbuh signifikan.



&quot;Hingga akhir Juni 2021, NII berhasil tumbuh 28,70% atau sebesar Rp47,73 triliun,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (Persero) (BBRI) mengantongi laba bersih konsolidasi mencapai Rp12,54 triliun pada semester I-2021. Laba bersih ini naik 22,93% secara tahunan (year on year/yoy).


Pertumbuhan tersebut didorong oleh kredit mikro BRI yang tercatat Rp 366,56 triliun, tumbuh 17% (yoy) pada semester I-2021.


&quot;Ini membuat laba bersih BRI sebesar Rp12,54 triliun, tumbuh 22,93% (yoy),&quot; kata Direktur Utama BRI Sunarso dalam konferensi pers virtual, Jumat (6/8/2021).


Hingga akhir Kuartal II-2021, penyaluran kredit BRI tercatat mencapai Rp929,40 triliun. Angka ini tercatat tumbuh positif dibandingkan penyaluran kredit BRI pada akhir Kuartal II-2020 sebesar Rp922,97 triliun.

Sunarso menjelaskan bahwa kredit mikro memiliki komposisi sebesar 39,44% dari total penyaluran kredit. &quot;Hal ini on track terutama menuju kredit mikro yang kita cita-citakan 45% dari total portofolio kredit 2025,&quot; jelasnya.

Kemudian kredit konsumer masih tumbuh 3,54% menjadi Rp145,94 triliun di akhir Juni 2021. &quot;Saya kira ini kredit konsumer tertinggi sepanjang sejarah kredit konsumer BRI,&quot; katanya.


Adapun kredit untuk segmen SME menembus Rp236,82 triliun dan kredit korporasi menjadi Rp180,38 triliun.


Sunarso menambah terjadi peningkatan porsi kredit UMKM menjadi 80,62% dibandingkan tahun lalu masih 78,58%. &quot;Porsi ini terus ditingkatkan sampai 85% pada 2025,&quot; katanya.


Pertumbuhan kredit yang positif disertai membaiknya kinerja cost of fund membuat pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) BRI tumbuh signifikan.



&quot;Hingga akhir Juni 2021, NII berhasil tumbuh 28,70% atau sebesar Rp47,73 triliun,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
