<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dirut Pertamina: RS Modular Covid-19 Dibangun dalam Waktu 30 Hari</title><description>Presiden Jokowi meresmikan Rumah Sakit (RS) Modular Covid-19 Tanjung Duren, Jakarta Barat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/08/06/320/2451768/dirut-pertamina-rs-modular-covid-19-dibangun-dalam-waktu-30-hari</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/08/06/320/2451768/dirut-pertamina-rs-modular-covid-19-dibangun-dalam-waktu-30-hari"/><item><title>Dirut Pertamina: RS Modular Covid-19 Dibangun dalam Waktu 30 Hari</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/08/06/320/2451768/dirut-pertamina-rs-modular-covid-19-dibangun-dalam-waktu-30-hari</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/08/06/320/2451768/dirut-pertamina-rs-modular-covid-19-dibangun-dalam-waktu-30-hari</guid><pubDate>Jum'at 06 Agustus 2021 10:55 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/06/320/2451768/dirut-pertamina-rs-modular-covid-19-dibangun-dalam-waktu-30-hari-BwOKMKRsyg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dirut Pertamina Nicke meresmikan RS Modular Covid-19 (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/06/320/2451768/dirut-pertamina-rs-modular-covid-19-dibangun-dalam-waktu-30-hari-BwOKMKRsyg.jpg</image><title>Dirut Pertamina Nicke meresmikan RS Modular Covid-19 (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Jokowi meresmikan RS Modular Covid-19 Tanjung Duren, Jakarta Barat. Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati menyebut, RS Modular Covid-19 tersebut diselesaikan dalam waktu 30 hari saja.
Dimana, proses konstruksi awal dibangun sejak Juli 2021 dan diresmikan per Jumat ini. Rumah sakit tersebut khusus untuk penanganan Covid-19 dan fasilitas seluruhnya sudah siap dioperasikan.
Baca Juga: Pertamina Bangun RS Modular Darurat Covid-19 di Tanjung Duren
 
&quot;Baru saja Pak Presiden (Jokowi) meninjau langsung RS Modular Pertamina di Tanjung Duren, yang alhamdulillah dalam waktu 30 hari sudah bisa kita selesaikan,&quot; ujar Nicke dalam konferensi pers virtual, Jumat (6/8/2021).
Pemerintah melalui PT Pertamina (Persero) membangun RS modular Covid-18 dengan total kapasitas sekitar 305 keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR), di atas lahan perseroan dengan luas lahan 4,2 hektar.
Baca Juga: BOR Wisma Atlet 25%, Jokowi: Kita Harus Tetap Waspada dan Bersiap-Siap
 
Antisipasi terhadap lonjakan jumlah pasien, termasuk pasien kritis, dari 305 BOR kapasitas yang disediakan, RS Modular Tanjung Duren mengalokasikan 128 bed untuk ruang perawatan, 70 bed di ruang IGD dan IGD ICU serta 104 bed khusus di gedung ICU.
Pembangunan RS Modular ini dilakukan oleh salah satu anak usaha  Pertamina, PT Patra Jasa dan akan menjadi ekstensi dari RS Pelni, yang  juga merupakan anak usaha PT Pertamina Bina Medika (Pertamedika) IHC.
&quot;Ada beberapa hal yang menjadi kekhususan dari rumah sakit ini,  karena kita menyadari betul dalam perjalan 1,5 tahun, IHC melakukan  penanganan Covid-19 ini, beberapa hal perlu dilakukan improvement,&quot;  katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Jokowi meresmikan RS Modular Covid-19 Tanjung Duren, Jakarta Barat. Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati menyebut, RS Modular Covid-19 tersebut diselesaikan dalam waktu 30 hari saja.
Dimana, proses konstruksi awal dibangun sejak Juli 2021 dan diresmikan per Jumat ini. Rumah sakit tersebut khusus untuk penanganan Covid-19 dan fasilitas seluruhnya sudah siap dioperasikan.
Baca Juga: Pertamina Bangun RS Modular Darurat Covid-19 di Tanjung Duren
 
&quot;Baru saja Pak Presiden (Jokowi) meninjau langsung RS Modular Pertamina di Tanjung Duren, yang alhamdulillah dalam waktu 30 hari sudah bisa kita selesaikan,&quot; ujar Nicke dalam konferensi pers virtual, Jumat (6/8/2021).
Pemerintah melalui PT Pertamina (Persero) membangun RS modular Covid-18 dengan total kapasitas sekitar 305 keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR), di atas lahan perseroan dengan luas lahan 4,2 hektar.
Baca Juga: BOR Wisma Atlet 25%, Jokowi: Kita Harus Tetap Waspada dan Bersiap-Siap
 
Antisipasi terhadap lonjakan jumlah pasien, termasuk pasien kritis, dari 305 BOR kapasitas yang disediakan, RS Modular Tanjung Duren mengalokasikan 128 bed untuk ruang perawatan, 70 bed di ruang IGD dan IGD ICU serta 104 bed khusus di gedung ICU.
Pembangunan RS Modular ini dilakukan oleh salah satu anak usaha  Pertamina, PT Patra Jasa dan akan menjadi ekstensi dari RS Pelni, yang  juga merupakan anak usaha PT Pertamina Bina Medika (Pertamedika) IHC.
&quot;Ada beberapa hal yang menjadi kekhususan dari rumah sakit ini,  karena kita menyadari betul dalam perjalan 1,5 tahun, IHC melakukan  penanganan Covid-19 ini, beberapa hal perlu dilakukan improvement,&quot;  katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
