<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>LPS Evaluasi Turunkan Suku Bunga Penjaminan</title><description>LPS berencana menurunkan tingkat suku bunga penjaminan dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/08/06/320/2451900/lps-evaluasi-turunkan-suku-bunga-penjaminan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/08/06/320/2451900/lps-evaluasi-turunkan-suku-bunga-penjaminan"/><item><title>LPS Evaluasi Turunkan Suku Bunga Penjaminan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/08/06/320/2451900/lps-evaluasi-turunkan-suku-bunga-penjaminan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/08/06/320/2451900/lps-evaluasi-turunkan-suku-bunga-penjaminan</guid><pubDate>Jum'at 06 Agustus 2021 14:28 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/06/320/2451900/lps-evaluasi-turunkan-suku-bunga-penjaminan-MbPSyHYKLY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">LPS akan menurunkan suku bunga penjaminan (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/06/320/2451900/lps-evaluasi-turunkan-suku-bunga-penjaminan-MbPSyHYKLY.jpg</image><title>LPS akan menurunkan suku bunga penjaminan (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) berencana menurunkan tingkat suku bunga penjaminan dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi.
&quot;Kami akan terus mengevaluasi terus sistem finansial kita dan LPS masih punya ruang untuk menurunkan suku bunga penjaminan lebih lanjut,&amp;rdquo; kata Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa dilansir dari Antara, Jumat(6/8/2021).
Baca Juga: Bos LPS Ramal Ekonomi RI 2021 Hanya Tumbuh 3,8%
 
Purbaya menuturkan saat ini tingkat bunga penjaminan untuk simpanan rupiah di bank umum adalah 4%, bank perkreditan rakyat (BPR) sebesar 6,5%, dan 0,5% untuk simpanan valuta asing di bank umum.
Ia menjelaskan penurunan tingkat bunga penjaminan di bawah level 4% akan mendukung pertumbuhan ekonomi karena mampu mendorong penurunan bunga deposito perbankan.
Baca Juga: Lowongan Kerja di LPS, Cek Syaratnya Yuk
 
Menurutnya, nasabah dengan dana besar yang selama ini menikmati bunga besar dan enggan membelanjakannya, maka akan mulai melakukan konsumsi ketika bunga diturunkan.
Terlebih lagi, Purbaya mencatatkan nasabah dengan dana besar di atas Rp5 miliar mengalami pertumbuhan 15% sejak terjadinya pandemi COVID-19.&quot;Orang-orang kaya yang tadinya enggan belanja karena menikmati bunga  besar, ketika bunga turun lagi mungkin tidak akan enggan untuk belanja,&quot;  ujarnya.
Ia mengatakan jika para nasabah ini mulai melakukan konsumsi maka  ekonomi semakin terdorong dan masyarakat kelas bawah turut menerima  dampak positifnya.
&quot;Ekonomi akan bergulir lebih cepat. Itu akan mendorong pertumbuhan ekonomi,&quot; tegasnya.
Sepanjang semester I 2021, LPS telah menurunkan tingkat bunga  penjaminan sebesar 50 bps untuk simpanan dalam rupiah di bank umum dan  BPR serta 50 bps untuk simpanan dalam valuta asing di bank umum.</description><content:encoded>JAKARTA - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) berencana menurunkan tingkat suku bunga penjaminan dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi.
&quot;Kami akan terus mengevaluasi terus sistem finansial kita dan LPS masih punya ruang untuk menurunkan suku bunga penjaminan lebih lanjut,&amp;rdquo; kata Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa dilansir dari Antara, Jumat(6/8/2021).
Baca Juga: Bos LPS Ramal Ekonomi RI 2021 Hanya Tumbuh 3,8%
 
Purbaya menuturkan saat ini tingkat bunga penjaminan untuk simpanan rupiah di bank umum adalah 4%, bank perkreditan rakyat (BPR) sebesar 6,5%, dan 0,5% untuk simpanan valuta asing di bank umum.
Ia menjelaskan penurunan tingkat bunga penjaminan di bawah level 4% akan mendukung pertumbuhan ekonomi karena mampu mendorong penurunan bunga deposito perbankan.
Baca Juga: Lowongan Kerja di LPS, Cek Syaratnya Yuk
 
Menurutnya, nasabah dengan dana besar yang selama ini menikmati bunga besar dan enggan membelanjakannya, maka akan mulai melakukan konsumsi ketika bunga diturunkan.
Terlebih lagi, Purbaya mencatatkan nasabah dengan dana besar di atas Rp5 miliar mengalami pertumbuhan 15% sejak terjadinya pandemi COVID-19.&quot;Orang-orang kaya yang tadinya enggan belanja karena menikmati bunga  besar, ketika bunga turun lagi mungkin tidak akan enggan untuk belanja,&quot;  ujarnya.
Ia mengatakan jika para nasabah ini mulai melakukan konsumsi maka  ekonomi semakin terdorong dan masyarakat kelas bawah turut menerima  dampak positifnya.
&quot;Ekonomi akan bergulir lebih cepat. Itu akan mendorong pertumbuhan ekonomi,&quot; tegasnya.
Sepanjang semester I 2021, LPS telah menurunkan tingkat bunga  penjaminan sebesar 50 bps untuk simpanan dalam rupiah di bank umum dan  BPR serta 50 bps untuk simpanan dalam valuta asing di bank umum.</content:encoded></item></channel></rss>
