<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Inflasi Diperkirakan 0,04% pada Minggu I Agustus 2021   </title><description>Bank Indonesia memperkirakan inflasi 0,04% (mtm) pada minggu pertama Agustus 2021</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/08/06/320/2452049/inflasi-diperkirakan-0-04-pada-minggu-i-agustus-2021</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/08/06/320/2452049/inflasi-diperkirakan-0-04-pada-minggu-i-agustus-2021"/><item><title>Inflasi Diperkirakan 0,04% pada Minggu I Agustus 2021   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/08/06/320/2452049/inflasi-diperkirakan-0-04-pada-minggu-i-agustus-2021</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/08/06/320/2452049/inflasi-diperkirakan-0-04-pada-minggu-i-agustus-2021</guid><pubDate>Jum'at 06 Agustus 2021 18:09 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/06/320/2452049/inflasi-diperkirakan-0-04-pada-minggu-i-agustus-2021-v1JdnPmYXD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Laju Inflasi pada Agustus 2021. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/06/320/2452049/inflasi-diperkirakan-0-04-pada-minggu-i-agustus-2021-v1JdnPmYXD.jpg</image><title>Laju Inflasi pada Agustus 2021. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Bank Indonesia memperkirakan inflasi 0,04% (mtm) pada minggu pertama Agustus 2021. Berdasarkan Survei Pemantauan Harga perkiraan inflasi Agustus 2021 secara tahun kalender sebesar 0,85% (ytd), dan secara tahunan sebesar 1,60% (yoy).
Direktur Eksekutif Komunikasi Erwin Haryono mengatakan penyebab, utama inflasi Agustus 2021 sampai dengan minggu pertama yaitu komoditas telur ayam ras sebesar 0,03% (mtm), tomat dan minyak goreng masing-masing sebesar 0,02% (mtm) dan bawang merah sebesar 0,01% (mtm).
Baca Juga:&amp;nbsp;Kenaikan Harga Obat Sumbang Inflasi Juli 2021
&quot;Sementara itu, beberapa komoditas mengalami deflasi, antara lain cabai rawit dan daging ayam ras masing-masing sebesar -0,03% (mtm), cabai merah sebesar -0,02% (mtm), kangkung, bayam, sawi hijau, kacang panjang dan jeruk masing-masing sebesar -0,01% (mtm),&quot; kata Erwin di Jakarta, Jumat (6/8/2021)
Bank Indonesia akan terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait untuk memonitor secara cermat dinamika penyebaran Covid-19 dan dampaknya terhadap perekonomian Indonesia dari waktu ke waktu.
Baca Juga:&amp;nbsp;Inflasi Juli 2021 Diprediksi 0,01% Dipengaruhi PPKM Darurat
&quot;Serta langkah-langkah koordinasi kebijakan lanjutan yang perlu ditempuh untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, serta menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik dan berdaya tahan,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Indonesia memperkirakan inflasi 0,04% (mtm) pada minggu pertama Agustus 2021. Berdasarkan Survei Pemantauan Harga perkiraan inflasi Agustus 2021 secara tahun kalender sebesar 0,85% (ytd), dan secara tahunan sebesar 1,60% (yoy).
Direktur Eksekutif Komunikasi Erwin Haryono mengatakan penyebab, utama inflasi Agustus 2021 sampai dengan minggu pertama yaitu komoditas telur ayam ras sebesar 0,03% (mtm), tomat dan minyak goreng masing-masing sebesar 0,02% (mtm) dan bawang merah sebesar 0,01% (mtm).
Baca Juga:&amp;nbsp;Kenaikan Harga Obat Sumbang Inflasi Juli 2021
&quot;Sementara itu, beberapa komoditas mengalami deflasi, antara lain cabai rawit dan daging ayam ras masing-masing sebesar -0,03% (mtm), cabai merah sebesar -0,02% (mtm), kangkung, bayam, sawi hijau, kacang panjang dan jeruk masing-masing sebesar -0,01% (mtm),&quot; kata Erwin di Jakarta, Jumat (6/8/2021)
Bank Indonesia akan terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait untuk memonitor secara cermat dinamika penyebaran Covid-19 dan dampaknya terhadap perekonomian Indonesia dari waktu ke waktu.
Baca Juga:&amp;nbsp;Inflasi Juli 2021 Diprediksi 0,01% Dipengaruhi PPKM Darurat
&quot;Serta langkah-langkah koordinasi kebijakan lanjutan yang perlu ditempuh untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, serta menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik dan berdaya tahan,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
