<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IHSG Sesi I Melemah Tipis ke 6.194</title><description>Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tipis pada perdagangan sesi I.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/08/09/278/2452969/ihsg-sesi-i-melemah-tipis-ke-6-194</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/08/09/278/2452969/ihsg-sesi-i-melemah-tipis-ke-6-194"/><item><title>IHSG Sesi I Melemah Tipis ke 6.194</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/08/09/278/2452969/ihsg-sesi-i-melemah-tipis-ke-6-194</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/08/09/278/2452969/ihsg-sesi-i-melemah-tipis-ke-6-194</guid><pubDate>Senin 09 Agustus 2021 11:44 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/09/278/2452969/ihsg-sesi-i-melemah-tipis-ke-6-194-pnPZherPCN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">IHSG Sesi I Melemah (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/09/278/2452969/ihsg-sesi-i-melemah-tipis-ke-6-194-pnPZherPCN.jpg</image><title>IHSG Sesi I Melemah (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tipis pada perdagangan sesi I. Siang ini, IHSG turun 8,87 poin atau 0,1% ke level 6.194,56.

Pada penutupan perdagangan sesi I, Senin (9/8/2021), indeks LQ45 turun 9,1 poin atau 1,1% ke 834,95, indeks JII turun 7,2 poin atau 1,3% ke 533,89, indeks IDX30 turun 5,1 poin atau 1,1% ke 443,96 dan indeks MNC36 turun 2,9 poin atau 1% ke 282,51.

Sebelumnya, Pengamat Pasar Modal Riska Afriani mengatakan, hari ini pergerakan IHSG berpotensi melanjutkan penguatan. Hal tersebut terjadi, karena adanya berbagai sentimen positif khususnya dari dalam negeri.

&amp;ldquo;Melihat dari pergerakan IHSG pada pekan lalu yang mengalami penguatan cukup signifikan, saya melihat bahwa ini ada potensi untuk penguatan lanjutan,&amp;rdquo; katanya dalam Power Breakfast IDX Channel.

Riska menjelaskan, dengan tercatatnya pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II-2021 sebesar 7,07%, ini memberi tanda bahwa ekonomi Indonesia terbukti mengalami pemulihan.

&amp;ldquo;Mengingat rilisnya kinerja dari perekonomian Indonesia pada kuartal II-2021 yang tercatat sebesar 7,07%, kan menandakan bahwa ekonomi Indonesia ini sudah terbukti mengalami pemulihan kalau dibandingkan dengan tahun sebelumya,&amp;rdquo; jelas dia.

Lanjutnya, usaha pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19 juga menjadi salah satu perhatian para pelaku pasar. Di mana, saat ini jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia sudah mulai terkendali.

&amp;ldquo;Sebelumnya kita yang positif itu di atas 50 ribu dan sekarang saya lihat sudah mencapai sekitar 30 ribu &amp;ndash; 35 ribu. Hal ini juga menjadi sebuah momentum yang memang diperhatikan oleh pelaku pasar. Mengingat saat ini ketika PPKM Level 4 diberlakukan pasar optimis bahwa ke depan PPKM Level 4 ini akan dilonggarkan ke level 3, di mana pengumumannya juga akan dilakukan hari ini,&amp;rdquo; ujar Riska.</description><content:encoded>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tipis pada perdagangan sesi I. Siang ini, IHSG turun 8,87 poin atau 0,1% ke level 6.194,56.

Pada penutupan perdagangan sesi I, Senin (9/8/2021), indeks LQ45 turun 9,1 poin atau 1,1% ke 834,95, indeks JII turun 7,2 poin atau 1,3% ke 533,89, indeks IDX30 turun 5,1 poin atau 1,1% ke 443,96 dan indeks MNC36 turun 2,9 poin atau 1% ke 282,51.

Sebelumnya, Pengamat Pasar Modal Riska Afriani mengatakan, hari ini pergerakan IHSG berpotensi melanjutkan penguatan. Hal tersebut terjadi, karena adanya berbagai sentimen positif khususnya dari dalam negeri.

&amp;ldquo;Melihat dari pergerakan IHSG pada pekan lalu yang mengalami penguatan cukup signifikan, saya melihat bahwa ini ada potensi untuk penguatan lanjutan,&amp;rdquo; katanya dalam Power Breakfast IDX Channel.

Riska menjelaskan, dengan tercatatnya pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II-2021 sebesar 7,07%, ini memberi tanda bahwa ekonomi Indonesia terbukti mengalami pemulihan.

&amp;ldquo;Mengingat rilisnya kinerja dari perekonomian Indonesia pada kuartal II-2021 yang tercatat sebesar 7,07%, kan menandakan bahwa ekonomi Indonesia ini sudah terbukti mengalami pemulihan kalau dibandingkan dengan tahun sebelumya,&amp;rdquo; jelas dia.

Lanjutnya, usaha pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19 juga menjadi salah satu perhatian para pelaku pasar. Di mana, saat ini jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia sudah mulai terkendali.

&amp;ldquo;Sebelumnya kita yang positif itu di atas 50 ribu dan sekarang saya lihat sudah mencapai sekitar 30 ribu &amp;ndash; 35 ribu. Hal ini juga menjadi sebuah momentum yang memang diperhatikan oleh pelaku pasar. Mengingat saat ini ketika PPKM Level 4 diberlakukan pasar optimis bahwa ke depan PPKM Level 4 ini akan dilonggarkan ke level 3, di mana pengumumannya juga akan dilakukan hari ini,&amp;rdquo; ujar Riska.</content:encoded></item></channel></rss>
