<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi: Buah Indonesia Harus Berdaya Saing dan Harga Kompetitif   </title><description>Pemerintah terus menggenjot sektor pertanian agar berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/08/09/320/2453055/jokowi-buah-indonesia-harus-berdaya-saing-dan-harga-kompetitif</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/08/09/320/2453055/jokowi-buah-indonesia-harus-berdaya-saing-dan-harga-kompetitif"/><item><title>Jokowi: Buah Indonesia Harus Berdaya Saing dan Harga Kompetitif   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/08/09/320/2453055/jokowi-buah-indonesia-harus-berdaya-saing-dan-harga-kompetitif</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/08/09/320/2453055/jokowi-buah-indonesia-harus-berdaya-saing-dan-harga-kompetitif</guid><pubDate>Senin 09 Agustus 2021 14:14 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/09/320/2453055/jokowi-buah-indonesia-harus-berdaya-saing-dan-harga-kompetitif-9SyodWA8LD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi (Foto: BPMI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/09/320/2453055/jokowi-buah-indonesia-harus-berdaya-saing-dan-harga-kompetitif-9SyodWA8LD.jpg</image><title>Jokowi (Foto: BPMI)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah terus menggenjot sektor pertanian agar berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi. Salah satunya produk hortikultura seperti buah-buahan.
Presiden Joko Widodo mengatakan agar promosi dalam buah di dalam negeri dan ekspor harus melakukan strategi  yang menarik. Dengan  kemajuan teknologi dan edukasi buah-buah nusantara  dilakukan berkelanjutan
&quot;Buah nusantara harus berdaya saing. Harganya harus kompetitif dan cita rasanya terjaga.  Produksinya tidak putus dan packagingnya menarik, ekosisitem buah nusantara harus ditata dari hulu dan hilir,&quot; kata Jokowi dalam video virtual, Senin (9/8/2021).
Baca Juga: Buah Lokal Rasa Internasional yang Diekspor hingga ke Belanda
&amp;nbsp;
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartato mengatakan, kinerja sektor pertanian turut berkontribusi pada perekonomian Indonesia.
Di antaranya disumbang oleh produk hortikultura seperti buah-buahan. Dalam hal ini, ada lima negara yang doyan impor buah dari Indonesia.
&quot;5 negara tujuan utamanya negara China, Malaysia, Hong Kong, Arab Saudi, Pakistan. Dari sisi produksi meningkat 6,06%,&quot; kata Airlangga HartatoDia merinci, ekspor hortikultura mencapai USD645,48 juta pada 2020 meningkat 37,75% dibandingkan 2019. Peningkatan dominiasi komiditas buah-buah mencapai USD389,9 juta meningkat 30,31%.
&quot;Hortikultura menjadi sektor yang didorong. Pemerintah meminta sektor ekspor digenjot dan berbagai regulasi menghambat segera diselesaikan,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah terus menggenjot sektor pertanian agar berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi. Salah satunya produk hortikultura seperti buah-buahan.
Presiden Joko Widodo mengatakan agar promosi dalam buah di dalam negeri dan ekspor harus melakukan strategi  yang menarik. Dengan  kemajuan teknologi dan edukasi buah-buah nusantara  dilakukan berkelanjutan
&quot;Buah nusantara harus berdaya saing. Harganya harus kompetitif dan cita rasanya terjaga.  Produksinya tidak putus dan packagingnya menarik, ekosisitem buah nusantara harus ditata dari hulu dan hilir,&quot; kata Jokowi dalam video virtual, Senin (9/8/2021).
Baca Juga: Buah Lokal Rasa Internasional yang Diekspor hingga ke Belanda
&amp;nbsp;
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartato mengatakan, kinerja sektor pertanian turut berkontribusi pada perekonomian Indonesia.
Di antaranya disumbang oleh produk hortikultura seperti buah-buahan. Dalam hal ini, ada lima negara yang doyan impor buah dari Indonesia.
&quot;5 negara tujuan utamanya negara China, Malaysia, Hong Kong, Arab Saudi, Pakistan. Dari sisi produksi meningkat 6,06%,&quot; kata Airlangga HartatoDia merinci, ekspor hortikultura mencapai USD645,48 juta pada 2020 meningkat 37,75% dibandingkan 2019. Peningkatan dominiasi komiditas buah-buah mencapai USD389,9 juta meningkat 30,31%.
&quot;Hortikultura menjadi sektor yang didorong. Pemerintah meminta sektor ekspor digenjot dan berbagai regulasi menghambat segera diselesaikan,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
