<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Blue Bird Masih Rugi Rp30,1 Miliar di Semester I-2021</title><description>PT Blue Bird Tbk (BIRD) mencatatkan rugi bersih sebesar Rp30,13 miliar pada kuartal II-2021.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/08/10/278/2453470/blue-bird-masih-rugi-rp30-1-miliar-di-semester-i-2021</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/08/10/278/2453470/blue-bird-masih-rugi-rp30-1-miliar-di-semester-i-2021"/><item><title>Blue Bird Masih Rugi Rp30,1 Miliar di Semester I-2021</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/08/10/278/2453470/blue-bird-masih-rugi-rp30-1-miliar-di-semester-i-2021</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/08/10/278/2453470/blue-bird-masih-rugi-rp30-1-miliar-di-semester-i-2021</guid><pubDate>Selasa 10 Agustus 2021 10:28 WIB</pubDate><dc:creator>Aditya Pratama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/10/278/2453470/blue-bird-masih-rugi-rp30-1-miliar-di-semester-i-2021-r6LyOB9gkZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Taksi Blue Bird (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/10/278/2453470/blue-bird-masih-rugi-rp30-1-miliar-di-semester-i-2021-r6LyOB9gkZ.jpg</image><title>Taksi Blue Bird (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Blue Bird Tbk (BIRD) mencatatkan rugi bersih sebesar Rp30,13 miliar pada kuartal II-2021. Pada laporan keuangan per 30 Juni 2021, rugi perseroan lebih rendah 67,83% dibanding 30 Juni 2020 sebesar Rp93,67 miliar
Dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (10/8/2021), perseroan mencatatkan pendapatan neto sebesar Rp1,04 triliun atau turun 9,18% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp1,15 triliun dengan rugi per saham dasar Rp11.
Baca Juga: Pendapatan Merosot 45%, Blue Bird Rugi Rp28 Miliar dalam 3 Bulan
 
Adapun pendapatan Perseroan terdiri atas kendaraan taksi, biaya tambahan, sewa kendaraan, sewa gedung, dan komisi lelang. Kendaraan taksi menjadi menjadi penyumbang pendapatan tertinggi sebesar Rp805,97 miliar, lebih rendah dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp865,74 miliar.
Baca Juga: Taksi Terendam Banjir, Ini Kata Blue Bird
 
Biaya tambahan tercatat Rp278 juta atau lebih rendah dari sebelumnya Rp3,99 miliar, sewa kendaraan tercatat Rp253,59 miliar atau lebih rendah dari sebelumnya Rp295,13 miliar, sewa gedung tercatat Rp2 miliar atau lebih rendah dari sebelumnya Rp2,27 miliar, dan komisi lelang tercatat Rp9,78 miliar atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp3,27 miliar.

BIRD mencatatkan adanya penurunan beban langsung di kuartal II-2021  menjadi Rp836,90 miliar dibanding periode yang sama tahun sebelumnya  Rp946,27 miliar. Beban usaha juga mengalami penurunan menjadi Rp262,38  miliar dari sebelumnya Rp312,58 miliar, dan beban bunga turun menjadi  Rp44,28 miliar dari sebelumnya Rp52,36 miliar.
Selain itu, kas neto diperoleh dari aktivitas operasi tercatat  Rp101,36 miliar, kas neto diperoleh dari aktivitas investasi tercatat  Rp127,51 miliar, dan kas neto digunakan untuk aktivitas pendanaan  tercatat Rp192,28 miliar.
Blue Bird mencatatkan liabilitas sebesar Rp1,66 triliun dan ekuitas  Rp5,20 triliun. Adapun total aset perseroan turun menjadi Rp6,87 triliun  dibanding tahun 2020 sebesar Rp7,25 triliun.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Blue Bird Tbk (BIRD) mencatatkan rugi bersih sebesar Rp30,13 miliar pada kuartal II-2021. Pada laporan keuangan per 30 Juni 2021, rugi perseroan lebih rendah 67,83% dibanding 30 Juni 2020 sebesar Rp93,67 miliar
Dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (10/8/2021), perseroan mencatatkan pendapatan neto sebesar Rp1,04 triliun atau turun 9,18% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp1,15 triliun dengan rugi per saham dasar Rp11.
Baca Juga: Pendapatan Merosot 45%, Blue Bird Rugi Rp28 Miliar dalam 3 Bulan
 
Adapun pendapatan Perseroan terdiri atas kendaraan taksi, biaya tambahan, sewa kendaraan, sewa gedung, dan komisi lelang. Kendaraan taksi menjadi menjadi penyumbang pendapatan tertinggi sebesar Rp805,97 miliar, lebih rendah dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp865,74 miliar.
Baca Juga: Taksi Terendam Banjir, Ini Kata Blue Bird
 
Biaya tambahan tercatat Rp278 juta atau lebih rendah dari sebelumnya Rp3,99 miliar, sewa kendaraan tercatat Rp253,59 miliar atau lebih rendah dari sebelumnya Rp295,13 miliar, sewa gedung tercatat Rp2 miliar atau lebih rendah dari sebelumnya Rp2,27 miliar, dan komisi lelang tercatat Rp9,78 miliar atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp3,27 miliar.

BIRD mencatatkan adanya penurunan beban langsung di kuartal II-2021  menjadi Rp836,90 miliar dibanding periode yang sama tahun sebelumnya  Rp946,27 miliar. Beban usaha juga mengalami penurunan menjadi Rp262,38  miliar dari sebelumnya Rp312,58 miliar, dan beban bunga turun menjadi  Rp44,28 miliar dari sebelumnya Rp52,36 miliar.
Selain itu, kas neto diperoleh dari aktivitas operasi tercatat  Rp101,36 miliar, kas neto diperoleh dari aktivitas investasi tercatat  Rp127,51 miliar, dan kas neto digunakan untuk aktivitas pendanaan  tercatat Rp192,28 miliar.
Blue Bird mencatatkan liabilitas sebesar Rp1,66 triliun dan ekuitas  Rp5,20 triliun. Adapun total aset perseroan turun menjadi Rp6,87 triliun  dibanding tahun 2020 sebesar Rp7,25 triliun.</content:encoded></item></channel></rss>
