<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menko Luhut Akui Penanganan Covid-19 Luar Jawa-Bali Berbeda, Ini Alasannya</title><description>Luhut Binsar Panjaitan mengatakan penanganan covid-19 di luar Jawa dan Bali memiliki tantangan yang lebih besar.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/08/10/320/2453428/menko-luhut-akui-penanganan-covid-19-luar-jawa-bali-berbeda-ini-alasannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/08/10/320/2453428/menko-luhut-akui-penanganan-covid-19-luar-jawa-bali-berbeda-ini-alasannya"/><item><title>Menko Luhut Akui Penanganan Covid-19 Luar Jawa-Bali Berbeda, Ini Alasannya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/08/10/320/2453428/menko-luhut-akui-penanganan-covid-19-luar-jawa-bali-berbeda-ini-alasannya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/08/10/320/2453428/menko-luhut-akui-penanganan-covid-19-luar-jawa-bali-berbeda-ini-alasannya</guid><pubDate>Selasa 10 Agustus 2021 08:55 WIB</pubDate><dc:creator>Azhfar Muhammad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/10/320/2453428/menko-luhut-akui-penanganan-covid-19-luar-jawa-bali-berbeda-ini-alasannya-vTrU2Mcc4A.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penanganan covid-19 di luar pulau Jawa dan Bali lebih sulit (Foto: Dokumentasi Kemenko Marves)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/10/320/2453428/menko-luhut-akui-penanganan-covid-19-luar-jawa-bali-berbeda-ini-alasannya-vTrU2Mcc4A.jpg</image><title>Penanganan covid-19 di luar pulau Jawa dan Bali lebih sulit (Foto: Dokumentasi Kemenko Marves)</title></images><description>JAKARTA - Penanganan kasus Covid-19 di luar Pulau Jawa dan Bali lebih sulit. Menteri Koordinator Bidang Maritim dan (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan mengatakan penanganan covid-19 di luar Jawa dan Bali memiliki tantangan yang lebih besar.
Baca Juga:&amp;nbsp; PPKM Diperpanjang, Epidemiolog: Masyarakat Harus Patuh, Harus Ubah Perilaku
 
&amp;ldquo;Penanganan pandemi di luar Pulau Jawa dan Bali, tentunya tidak bisa serta merta dibandingkan dengan di Jawa dan Bali, karena tantangan di sana jauh lebih besar,&quot; kata Luhut melalui konferensi virtual, Senin (9/8/2021) malam.
Baca Juga: PPKM Level 4 Diperpanjang, Wagub DKI: Mudah-mudahan Angka Covid-19 Menurun Lagi 
 
Disampaikan oleh Luhut, hal tersebut disebabkan dukungan infrastruktur kesehatan yang belum memadai dan tantangan lainnya yang cukup besar di luar Jawa-Bali.
&amp;ldquo;Saat ini memang masih ada pencatatan yang dilakukan secara manual untuk aktivitas tracing ini terutama karena keterbatasan akses internet untuk wilayah-wilayah pedesaan,&amp;rdquo; ujarnya.Meskipun demikian  Luhut mengaku  akan terus melalukan perbaikan   dengan menambah sejumlah fasilitas untuk mengakomodasi berbagai  penanganan kasus Covid-19 dengan digital tracer.
&amp;ldquo;Tentunya  Pemerintah tidak bisa bergerak sendirian tanpa  keterlibatan peran serta dan juga kesadaran masyarakat. Masyarakat hari  ini diharapkan memiliki kesadaran tinggi untuk berperan penuh dalam  terus menjaga Protokol Kesehatan, terutamanya dalam melakukan penerapan  3T dan 3M,&amp;rdquo; pungkas Luhut.</description><content:encoded>JAKARTA - Penanganan kasus Covid-19 di luar Pulau Jawa dan Bali lebih sulit. Menteri Koordinator Bidang Maritim dan (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan mengatakan penanganan covid-19 di luar Jawa dan Bali memiliki tantangan yang lebih besar.
Baca Juga:&amp;nbsp; PPKM Diperpanjang, Epidemiolog: Masyarakat Harus Patuh, Harus Ubah Perilaku
 
&amp;ldquo;Penanganan pandemi di luar Pulau Jawa dan Bali, tentunya tidak bisa serta merta dibandingkan dengan di Jawa dan Bali, karena tantangan di sana jauh lebih besar,&quot; kata Luhut melalui konferensi virtual, Senin (9/8/2021) malam.
Baca Juga: PPKM Level 4 Diperpanjang, Wagub DKI: Mudah-mudahan Angka Covid-19 Menurun Lagi 
 
Disampaikan oleh Luhut, hal tersebut disebabkan dukungan infrastruktur kesehatan yang belum memadai dan tantangan lainnya yang cukup besar di luar Jawa-Bali.
&amp;ldquo;Saat ini memang masih ada pencatatan yang dilakukan secara manual untuk aktivitas tracing ini terutama karena keterbatasan akses internet untuk wilayah-wilayah pedesaan,&amp;rdquo; ujarnya.Meskipun demikian  Luhut mengaku  akan terus melalukan perbaikan   dengan menambah sejumlah fasilitas untuk mengakomodasi berbagai  penanganan kasus Covid-19 dengan digital tracer.
&amp;ldquo;Tentunya  Pemerintah tidak bisa bergerak sendirian tanpa  keterlibatan peran serta dan juga kesadaran masyarakat. Masyarakat hari  ini diharapkan memiliki kesadaran tinggi untuk berperan penuh dalam  terus menjaga Protokol Kesehatan, terutamanya dalam melakukan penerapan  3T dan 3M,&amp;rdquo; pungkas Luhut.</content:encoded></item></channel></rss>
