<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pertumbuhan Ekonomi Syariah Semakin Menjanjikan, Wapres: Sudah Waktunya Kita di Depan</title><description>Maruf menyebut bahwa pertumbuhan sektor ekonomi syariah di Indonesia pun semakin menjanjikan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/08/10/320/2453559/pertumbuhan-ekonomi-syariah-semakin-menjanjikan-wapres-sudah-waktunya-kita-di-depan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/08/10/320/2453559/pertumbuhan-ekonomi-syariah-semakin-menjanjikan-wapres-sudah-waktunya-kita-di-depan"/><item><title>Pertumbuhan Ekonomi Syariah Semakin Menjanjikan, Wapres: Sudah Waktunya Kita di Depan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/08/10/320/2453559/pertumbuhan-ekonomi-syariah-semakin-menjanjikan-wapres-sudah-waktunya-kita-di-depan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/08/10/320/2453559/pertumbuhan-ekonomi-syariah-semakin-menjanjikan-wapres-sudah-waktunya-kita-di-depan</guid><pubDate>Selasa 10 Agustus 2021 12:26 WIB</pubDate><dc:creator>Dita Angga R</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/10/320/2453559/pertumbuhan-ekonomi-syariah-semakin-menjanjikan-wapres-sudah-waktunya-kita-di-depan-LbozqfctzV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wapres soal Ekonomi Syariah (Foto: Setwapres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/10/320/2453559/pertumbuhan-ekonomi-syariah-semakin-menjanjikan-wapres-sudah-waktunya-kita-di-depan-LbozqfctzV.jpg</image><title>Wapres soal Ekonomi Syariah (Foto: Setwapres)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin mengatakan bahwa Indonesia adalah negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia, sehingga peluang pengembangan ekonomi syariah masih sangat besar.

&amp;ldquo;Sudah waktunya kita berada di depan menjadi pelopor penerapan ekonomi dan keuangan syariah yang tidak saja sesuai dengan aturan agama tapi juga berkeadilan, kompetitif dan menguntungkan,&amp;rdquo; katanya pada acara Festival Muharram yang diselenggarakan oleh Masyarakat Sumatera Barat secara virtual, Selasa (10/8/2021).

Maruf menyebut bahwa pertumbuhan sektor ekonomi syariah di Indonesia pun semakin menjanjikan. Bahkan berdasarkan data data The State of Global Islamic Indicator Report 2020-2021, peringkat Indonesia mengalami kenaikan.

&amp;ldquo;Alhamdulilah, pertumbuhan di sektor ekonomi syariah di negara kita semakin menjanjikan. Berdasarkan data The State of Global Islamic Indicator Report 2020-2021, Indonesia berhasil masuk dalam peringkat ke-empat. Naik kelas dari capaian tahun 2019 yang ada pada peringkat ke-lima, dan peringkat ke-10 pada tahun 2018,&amp;rdquo; paparnya.

Capaian-capaian tersebut tidak terlepas dari berbagai langkah yang telah dilakukan. Salah satu pada bulan Januari 2021 yang lalu, bangsa Indonesia telah meletakkan tonggak bersejarah bagi perkembangan ekonomi dan keuangan Syariah.

&amp;ldquo;Hadirnya PT Bank Syariah Indonesia Tbk yang dibentuk dengan total aset sekitar Rp240 triliun dan saat ini menjadi salah satu dari 7 bank terbesar di Indonesia,&amp;rdquo; ungkapnya.

Selain itu juga upaya pendirian Kawasan Industri Halal (KIH). Kemudian peluncuran Gerakan Nasional Wakaf Uang.

&amp;ldquo;Ini diharapkan akan menjadi penggerak dalam pengembangan ekosistem halal dan memperkuat rantai nilai halal (halal value chain),&amp;rdquo; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin mengatakan bahwa Indonesia adalah negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia, sehingga peluang pengembangan ekonomi syariah masih sangat besar.

&amp;ldquo;Sudah waktunya kita berada di depan menjadi pelopor penerapan ekonomi dan keuangan syariah yang tidak saja sesuai dengan aturan agama tapi juga berkeadilan, kompetitif dan menguntungkan,&amp;rdquo; katanya pada acara Festival Muharram yang diselenggarakan oleh Masyarakat Sumatera Barat secara virtual, Selasa (10/8/2021).

Maruf menyebut bahwa pertumbuhan sektor ekonomi syariah di Indonesia pun semakin menjanjikan. Bahkan berdasarkan data data The State of Global Islamic Indicator Report 2020-2021, peringkat Indonesia mengalami kenaikan.

&amp;ldquo;Alhamdulilah, pertumbuhan di sektor ekonomi syariah di negara kita semakin menjanjikan. Berdasarkan data The State of Global Islamic Indicator Report 2020-2021, Indonesia berhasil masuk dalam peringkat ke-empat. Naik kelas dari capaian tahun 2019 yang ada pada peringkat ke-lima, dan peringkat ke-10 pada tahun 2018,&amp;rdquo; paparnya.

Capaian-capaian tersebut tidak terlepas dari berbagai langkah yang telah dilakukan. Salah satu pada bulan Januari 2021 yang lalu, bangsa Indonesia telah meletakkan tonggak bersejarah bagi perkembangan ekonomi dan keuangan Syariah.

&amp;ldquo;Hadirnya PT Bank Syariah Indonesia Tbk yang dibentuk dengan total aset sekitar Rp240 triliun dan saat ini menjadi salah satu dari 7 bank terbesar di Indonesia,&amp;rdquo; ungkapnya.

Selain itu juga upaya pendirian Kawasan Industri Halal (KIH). Kemudian peluncuran Gerakan Nasional Wakaf Uang.

&amp;ldquo;Ini diharapkan akan menjadi penggerak dalam pengembangan ekosistem halal dan memperkuat rantai nilai halal (halal value chain),&amp;rdquo; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
