<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Apindo Minta Harga PCR Diturunkan, di India Cuma Rp97.000</title><description>Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani meminta pemerintah untuk menurunkan tarif Tes PCR.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/08/11/320/2454002/apindo-minta-harga-pcr-diturunkan-di-india-cuma-rp97-000</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/08/11/320/2454002/apindo-minta-harga-pcr-diturunkan-di-india-cuma-rp97-000"/><item><title>Apindo Minta Harga PCR Diturunkan, di India Cuma Rp97.000</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/08/11/320/2454002/apindo-minta-harga-pcr-diturunkan-di-india-cuma-rp97-000</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/08/11/320/2454002/apindo-minta-harga-pcr-diturunkan-di-india-cuma-rp97-000</guid><pubDate>Rabu 11 Agustus 2021 10:13 WIB</pubDate><dc:creator>Azhfar Muhammad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/11/320/2454002/apindo-minta-harga-pcr-diturunkan-di-india-cuma-rp97-000-D3Lyn0gtZ3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Apindo minta tarif tes PCR diturunkan (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/11/320/2454002/apindo-minta-harga-pcr-diturunkan-di-india-cuma-rp97-000-D3Lyn0gtZ3.jpg</image><title>Apindo minta tarif tes PCR diturunkan (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani meminta pemerintah untuk menurunkan tarif Tes PCR. Menurutnya, tarif Tes PCR akan meningkatkan testing covid-19 untuk mencegah penularan COVID-19.
Baca Juga: Mendag Lutfi Cek Mal yang Buka, Ingatkan Taat Prokes
&amp;ldquo;Selain pelonggaran pada masa PPKM, penekanan kasus covid pun ini dinilai penting untuk meningkatkan testing dan mencegah penularan yang lebih tinggi di masyarakat, salah satunya dengan tes PCR,&amp;rdquo; kata Hariydi saat dihubungi MNC Portal, Rabu (11/8/2021).
&amp;nbsp;Baca Juga:&amp;nbsp; Mal Dibuka di PPKM Level 4: Pengunjung Wajib Vaksin dan Berusia Antara 12-70 Tahun
Dirinya membandingkan harga tes PCR Indonesia dengan India. Dia membandingkan efektivitas akurasi dari antigen bisa diturunkan tarifnya seperti di yang sudah dilakukan di India.
&amp;ldquo;Pakai PCR kan tarifnya masih Rp700 ribuan di sini. Di India sudah mengeluarkan kebijakan di Agustus itu cuma 500 rupee atau Rp97 ribu saja,&amp;rdquo; paparnya.

Mengenai pelonggaran kebijakan pada PPKM level 4, Hariyadi menilai pelonggaran aktivitas ekonomi masih relatif terbatas.
&amp;ldquo;Melihat dari pelonggaran masih relatif kecil dan terbatas, misal  pembukaan pusat perbelanjaan hanya di 4 kota saja dan itu pun dibatasi  dengan 25% jadi belum terasa bagi kami pelaku pengusaha atau pelaku  mal,&amp;rdquo; kata dia.
Dirinya menjelaskan sektor manufaktur non esesnsial masih tidak  diperkenankan berjalan dan untuk manufaktur ekspornya juga masih  pembukaan masih terbatas.
&amp;ldquo;Manufaktur masih belum boleh berjalan, ekspor masih dibatasi 50%,  jadi saya melihat pelonggaran itu hanya terjadi di sektor retail saja,&amp;rdquo;  paparnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani meminta pemerintah untuk menurunkan tarif Tes PCR. Menurutnya, tarif Tes PCR akan meningkatkan testing covid-19 untuk mencegah penularan COVID-19.
Baca Juga: Mendag Lutfi Cek Mal yang Buka, Ingatkan Taat Prokes
&amp;ldquo;Selain pelonggaran pada masa PPKM, penekanan kasus covid pun ini dinilai penting untuk meningkatkan testing dan mencegah penularan yang lebih tinggi di masyarakat, salah satunya dengan tes PCR,&amp;rdquo; kata Hariydi saat dihubungi MNC Portal, Rabu (11/8/2021).
&amp;nbsp;Baca Juga:&amp;nbsp; Mal Dibuka di PPKM Level 4: Pengunjung Wajib Vaksin dan Berusia Antara 12-70 Tahun
Dirinya membandingkan harga tes PCR Indonesia dengan India. Dia membandingkan efektivitas akurasi dari antigen bisa diturunkan tarifnya seperti di yang sudah dilakukan di India.
&amp;ldquo;Pakai PCR kan tarifnya masih Rp700 ribuan di sini. Di India sudah mengeluarkan kebijakan di Agustus itu cuma 500 rupee atau Rp97 ribu saja,&amp;rdquo; paparnya.

Mengenai pelonggaran kebijakan pada PPKM level 4, Hariyadi menilai pelonggaran aktivitas ekonomi masih relatif terbatas.
&amp;ldquo;Melihat dari pelonggaran masih relatif kecil dan terbatas, misal  pembukaan pusat perbelanjaan hanya di 4 kota saja dan itu pun dibatasi  dengan 25% jadi belum terasa bagi kami pelaku pengusaha atau pelaku  mal,&amp;rdquo; kata dia.
Dirinya menjelaskan sektor manufaktur non esesnsial masih tidak  diperkenankan berjalan dan untuk manufaktur ekspornya juga masih  pembukaan masih terbatas.
&amp;ldquo;Manufaktur masih belum boleh berjalan, ekspor masih dibatasi 50%,  jadi saya melihat pelonggaran itu hanya terjadi di sektor retail saja,&amp;rdquo;  paparnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
