<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Ingin Masyarakat Dapat Pekerjaan yang Layak</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui pandemi covid-19 telah menahan laju pertumbuhan ekonomi Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/08/16/320/2456176/jokowi-ingin-masyarakat-dapat-pekerjaan-yang-layak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/08/16/320/2456176/jokowi-ingin-masyarakat-dapat-pekerjaan-yang-layak"/><item><title>Jokowi Ingin Masyarakat Dapat Pekerjaan yang Layak</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/08/16/320/2456176/jokowi-ingin-masyarakat-dapat-pekerjaan-yang-layak</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/08/16/320/2456176/jokowi-ingin-masyarakat-dapat-pekerjaan-yang-layak</guid><pubDate>Senin 16 Agustus 2021 09:51 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/16/320/2456176/jokowi-ingin-masyarakat-dapat-pekerjaan-yang-layak-C9Hbvdzu7S.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi ingin masyarakat mendapat lapangan kerja yang layak (Foto: Youtube Setpres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/16/320/2456176/jokowi-ingin-masyarakat-dapat-pekerjaan-yang-layak-C9Hbvdzu7S.jpg</image><title>Presiden Jokowi ingin masyarakat mendapat lapangan kerja yang layak (Foto: Youtube Setpres)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui pandemi covid-19 telah menahan laju pertumbuhan ekonomi Indonesia. Namun, pandemi diharapkan tidak menghambat proses reformasi struktural perekonomian Indonesia.
Baca Juga: Kepala Bappenas: Ekonomi Hijau Ciptakan Lapangan Kerja Baru
 
&quot;Yang lebih utama dan merupakan solusi perekonomian yang berkelanjutan, pemerintah memastikan agar masyarakat bisa memperoleh pekerjaan yang layak dan mendongkrak perekonomian nasional,&quot; kata Jokowi dalam sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI di Gedung MPR, Jakarta, Senin (16/8/2021).
Baca Juga: Wapres: Tingginya Angka Pengangguran karena Tak Siap Beradaptasi Terhadap Perubahan
 
Dalam pidatonya, Jokowi menyoroti struktur ekonomi Indonesia yang selama ini lebih dari 55% dikontribusikan oleh konsumsi rumah tangga, harus terus kita alihkan menjadi lebih produktif. Hal ini bisa dilakukan dengan mendorong hilirisasi, investasi dan ekspor.
&quot;Fokus pemerintah adalah menciptakan sebanyak mungkin lapangan kerja baru yang berkualitas. Implementasi Undang-Undang Cipta Kerja terus kita percepat,&quot; ungkapnya.
Dirinya juga membahas mengenai peresmian OSS (Online Single  Submission) yang dilakukan pekan lalu. Menurut Kepala Negara, OSS sangat  mempermudah semua level dan jenis usaha, apalagi bagi jenis-jenis usaha  yang berisiko rendah.
&quot;Mulai dari Urusan perizinan, pengurusan insentif dan pajak bisa dilakukan jauh lebih cepat, lebih transparan, dan lebih mudah. Kesempatan ini harus  dimanfaatkan oleh pelaku UMKM untuk mengembangkan usahanya,&quot; tukasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui pandemi covid-19 telah menahan laju pertumbuhan ekonomi Indonesia. Namun, pandemi diharapkan tidak menghambat proses reformasi struktural perekonomian Indonesia.
Baca Juga: Kepala Bappenas: Ekonomi Hijau Ciptakan Lapangan Kerja Baru
 
&quot;Yang lebih utama dan merupakan solusi perekonomian yang berkelanjutan, pemerintah memastikan agar masyarakat bisa memperoleh pekerjaan yang layak dan mendongkrak perekonomian nasional,&quot; kata Jokowi dalam sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI di Gedung MPR, Jakarta, Senin (16/8/2021).
Baca Juga: Wapres: Tingginya Angka Pengangguran karena Tak Siap Beradaptasi Terhadap Perubahan
 
Dalam pidatonya, Jokowi menyoroti struktur ekonomi Indonesia yang selama ini lebih dari 55% dikontribusikan oleh konsumsi rumah tangga, harus terus kita alihkan menjadi lebih produktif. Hal ini bisa dilakukan dengan mendorong hilirisasi, investasi dan ekspor.
&quot;Fokus pemerintah adalah menciptakan sebanyak mungkin lapangan kerja baru yang berkualitas. Implementasi Undang-Undang Cipta Kerja terus kita percepat,&quot; ungkapnya.
Dirinya juga membahas mengenai peresmian OSS (Online Single  Submission) yang dilakukan pekan lalu. Menurut Kepala Negara, OSS sangat  mempermudah semua level dan jenis usaha, apalagi bagi jenis-jenis usaha  yang berisiko rendah.
&quot;Mulai dari Urusan perizinan, pengurusan insentif dan pajak bisa dilakukan jauh lebih cepat, lebih transparan, dan lebih mudah. Kesempatan ini harus  dimanfaatkan oleh pelaku UMKM untuk mengembangkan usahanya,&quot; tukasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
