<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ekspor RI USD17,7 Miliar, Naik 29,3,% di Juli 2021</title><description>Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kinerja ekspor sebesar USD17,70 miliar sepanjang Juli 2021.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/08/18/320/2457185/ekspor-ri-usd17-7-miliar-naik-29-3-di-juli-2021</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/08/18/320/2457185/ekspor-ri-usd17-7-miliar-naik-29-3-di-juli-2021"/><item><title>Ekspor RI USD17,7 Miliar, Naik 29,3,% di Juli 2021</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/08/18/320/2457185/ekspor-ri-usd17-7-miliar-naik-29-3-di-juli-2021</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/08/18/320/2457185/ekspor-ri-usd17-7-miliar-naik-29-3-di-juli-2021</guid><pubDate>Rabu 18 Agustus 2021 12:24 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/18/320/2457185/ekspor-ri-usd17-7-miliar-naik-29-3-di-juli-2021-92n3B2pgkn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ekspor RI Meningkat pada Juli 2021. (foto: okezone.com/Pelindo 2)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/18/320/2457185/ekspor-ri-usd17-7-miliar-naik-29-3-di-juli-2021-92n3B2pgkn.jpg</image><title>Ekspor RI Meningkat pada Juli 2021. (foto: okezone.com/Pelindo 2)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kinerja ekspor sebesar USD17,70 miliar sepanjang Juli 2021. Kinerja ekspor meningkat secara year on year (yoy)  pada Juli 2020 dengan kenaikan 29,32% yang mana kinerjanya sebesar USD13,69 miliar.
Sedangkan, dibandingkan Juni 2021 turun sebesar 4,53%.  Adapun kinerja ekspor pada bulan Juni mencapai USD18,54 miliar.
Baca Juga:&amp;nbsp;Indonesia Ekspor Produk Pertanian Rp7,29 Triliun ke 61 Negara
Kepala BPS Margo Yuwono mengatakan peningkatana ekspor ditopang oleh peningkatan migas dan non migas.  Ini kinerja yang cukup baik.
&quot;Jika dilihat migas dan non migas yang meningkat cukup tajam,&quot; kata Margo dalam video virtual, Rabu (18/8/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Lepas Ekspor Komoditas Pertanian dari 17 Pintu Pelabuhan, Jokowi: Momentum Kebangkitan Ekonomi
Kata dia, struktur ekspor yang paling banyak menyumbang adalah non migas 94,40%. Ini berasal dari industri pengolahan
&quot;Kinerja ekspor kita ini dari industri pengolahan dan ini menjadi efek ganda,&quot; katanya.Dia menambahkan ekspor non migas yang paling banyak disumbang oleh lemak dan minyak hewan. Lalu, berbagai produk kimia dan pupuk serta pakaian dan aksesoris.
&quot;Lemak dan minyak hewan mengalami oenambahan USD614 juta . Lalu, berbagai produk kimia sebesae USD71,5 juta dan pupuk serta pakaian dan aksesoris,&quot; tandasnya</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kinerja ekspor sebesar USD17,70 miliar sepanjang Juli 2021. Kinerja ekspor meningkat secara year on year (yoy)  pada Juli 2020 dengan kenaikan 29,32% yang mana kinerjanya sebesar USD13,69 miliar.
Sedangkan, dibandingkan Juni 2021 turun sebesar 4,53%.  Adapun kinerja ekspor pada bulan Juni mencapai USD18,54 miliar.
Baca Juga:&amp;nbsp;Indonesia Ekspor Produk Pertanian Rp7,29 Triliun ke 61 Negara
Kepala BPS Margo Yuwono mengatakan peningkatana ekspor ditopang oleh peningkatan migas dan non migas.  Ini kinerja yang cukup baik.
&quot;Jika dilihat migas dan non migas yang meningkat cukup tajam,&quot; kata Margo dalam video virtual, Rabu (18/8/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Lepas Ekspor Komoditas Pertanian dari 17 Pintu Pelabuhan, Jokowi: Momentum Kebangkitan Ekonomi
Kata dia, struktur ekspor yang paling banyak menyumbang adalah non migas 94,40%. Ini berasal dari industri pengolahan
&quot;Kinerja ekspor kita ini dari industri pengolahan dan ini menjadi efek ganda,&quot; katanya.Dia menambahkan ekspor non migas yang paling banyak disumbang oleh lemak dan minyak hewan. Lalu, berbagai produk kimia dan pupuk serta pakaian dan aksesoris.
&quot;Lemak dan minyak hewan mengalami oenambahan USD614 juta . Lalu, berbagai produk kimia sebesae USD71,5 juta dan pupuk serta pakaian dan aksesoris,&quot; tandasnya</content:encoded></item></channel></rss>
