<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KPR dan UMKM Bantu Penyaluran Kredit Perbankan   </title><description>Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhan kredit perbankan masih terbatas pada awal semester II-2021</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/08/19/320/2457931/kpr-dan-umkm-bantu-penyaluran-kredit-perbankan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/08/19/320/2457931/kpr-dan-umkm-bantu-penyaluran-kredit-perbankan"/><item><title>KPR dan UMKM Bantu Penyaluran Kredit Perbankan   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/08/19/320/2457931/kpr-dan-umkm-bantu-penyaluran-kredit-perbankan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/08/19/320/2457931/kpr-dan-umkm-bantu-penyaluran-kredit-perbankan</guid><pubDate>Kamis 19 Agustus 2021 15:45 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/19/320/2457931/kpr-dan-umkm-bantu-penyaluran-kredit-perbankan-Tyd2mt9LkM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kredit Perbankan di Tengah Pandemi. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/19/320/2457931/kpr-dan-umkm-bantu-penyaluran-kredit-perbankan-Tyd2mt9LkM.jpg</image><title>Kredit Perbankan di Tengah Pandemi. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhan kredit perbankan masih terbatas pada awal semester II-2021. Hal tersebut karena di tengah likduitas yang longgar intermediasi perbankan sudah mulai tumbuh positif.
&quot;Namun tetap saja ini belum kuat. Kredit perbankan naik 0,5% (secara tahunan) pada Juli 2021 tapi belum kuat 0,5% pada Juli 2021,&quot; kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam Pengumuman Hasil Rapat Dewan Gubernur Bulan Agustus 2021 di Jakarta, Kamis (19/8/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Kredit Perbankan Tumbuh hingga Rp67,3 Triliun
Perry menjelaskan pertumbuhan ini utamanya di topang oleh kredit pemilikan rumah (KPR) yang sejauh ini menerima banyak insentif fiskal maupun moneter.
&quot;Segmen konsumsi terus meningkat, terutama KPR, naik 6,79% pada Juni 2021, sejalan dengan tinggi nya permintaan rumah,&quot; katanya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Pertumbuhan Kredit Positif Ditopang Pemulihan Perusahaan dan UMKMDi luar itu, Perry mengakui kinerja segmen UMKM juga cukup baik mendorng kredit perbankan. Segmen ini tercatat mampu menaikkan kredit sebesar 1,93 persen pada Juli 2021.
&quot;Ini bahkan tumbuh lebih tinggi. Dan ini akan menunjukkan peningkatan kredit UMKM dalam rangka inklusi ekonomi dan memperkuat ekonomi UMKM,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhan kredit perbankan masih terbatas pada awal semester II-2021. Hal tersebut karena di tengah likduitas yang longgar intermediasi perbankan sudah mulai tumbuh positif.
&quot;Namun tetap saja ini belum kuat. Kredit perbankan naik 0,5% (secara tahunan) pada Juli 2021 tapi belum kuat 0,5% pada Juli 2021,&quot; kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam Pengumuman Hasil Rapat Dewan Gubernur Bulan Agustus 2021 di Jakarta, Kamis (19/8/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Kredit Perbankan Tumbuh hingga Rp67,3 Triliun
Perry menjelaskan pertumbuhan ini utamanya di topang oleh kredit pemilikan rumah (KPR) yang sejauh ini menerima banyak insentif fiskal maupun moneter.
&quot;Segmen konsumsi terus meningkat, terutama KPR, naik 6,79% pada Juni 2021, sejalan dengan tinggi nya permintaan rumah,&quot; katanya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Pertumbuhan Kredit Positif Ditopang Pemulihan Perusahaan dan UMKMDi luar itu, Perry mengakui kinerja segmen UMKM juga cukup baik mendorng kredit perbankan. Segmen ini tercatat mampu menaikkan kredit sebesar 1,93 persen pada Juli 2021.
&quot;Ini bahkan tumbuh lebih tinggi. Dan ini akan menunjukkan peningkatan kredit UMKM dalam rangka inklusi ekonomi dan memperkuat ekonomi UMKM,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
