<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Siapkan Rencana Bisnis Baru, Dirut Garuda: Lebih Simple tapi Profit</title><description>PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menyiapkan rencana bisnis melalui konsep The New Garuda Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/08/19/320/2458133/siapkan-rencana-bisnis-baru-dirut-garuda-lebih-simple-tapi-profit</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/08/19/320/2458133/siapkan-rencana-bisnis-baru-dirut-garuda-lebih-simple-tapi-profit"/><item><title>Siapkan Rencana Bisnis Baru, Dirut Garuda: Lebih Simple tapi Profit</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/08/19/320/2458133/siapkan-rencana-bisnis-baru-dirut-garuda-lebih-simple-tapi-profit</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/08/19/320/2458133/siapkan-rencana-bisnis-baru-dirut-garuda-lebih-simple-tapi-profit</guid><pubDate>Kamis 19 Agustus 2021 20:56 WIB</pubDate><dc:creator>Aditya Pratama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/19/320/2458133/siapkan-rencana-bisnis-baru-dirut-garuda-lebih-simple-tapi-profit-O6BJYfPTd4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Garuda Indonesia siapkan konsep bisnis baru (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/19/320/2458133/siapkan-rencana-bisnis-baru-dirut-garuda-lebih-simple-tapi-profit-O6BJYfPTd4.jpg</image><title>Garuda Indonesia siapkan konsep bisnis baru (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menyiapkan rencana bisnis melalui konsep The New Garuda Indonesia. Adapun rencana tersebut saat ini masih terus dimatangkan sebelum nantinya dibahas kepada stakeholder terkait.
Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan, rencana bisnis tersebut saat ini memasuki tahap finalisasi untuk didiskusikan dengan para stakeholder mulai dari jajaran komisaris sampai kepada para pemegang saham Garuda.
Baca Juga:&amp;nbsp; Harga Tes PCR Turun, Dirut Garuda Berharap Jumlah Penumpang Naik
 
&quot;Insya Allah minggu depan kita sudah bisa presentasikan, filosofinya adalah Garuda ini akan lebih simple tapi profitable dan full service, artinya menyadari bahwa jumlah aircraft (pesawat) yang akan kita layani akan berkurang,&quot; ujar Irfan dalam Public Expose Garuda Indonesia secara virtual, Kamis (19/8/2021).
Terkait jumlah pasti pesawat yang akan digunakan, Irfan menyebut bahwa mengenai jumlah pasti pesawat masih terus dihitung oleh Perseroan. Dia memastikan adanya pengurangan jumlah pesawat yang akan digunakan dan turut berdampak terhadap rute penerbangan.
Baca Juga: Garuda Indonesia Raih Rp1,3 Triliun dari Pendapatan Kargo
 
&quot;Jumlahnya berapa? kita masih itung angkanya tapi jumlah aircraft atau pesawat akan berkurang, jumlah tipe pesawat juga akan berkurang dan sebagai konsekuensi logis dari itu rute-rute yang akan kita layani juga akan berkurang karena kita mandatnya di domestik dan kargo,&quot; kata dia.
&quot;Dan yang terakhir tentu saja menduplikasi terhadap infrastruktur pendukung alat produksi yaitu pesawat akan juga diadjust terhadap itu,&quot; sambungnya.Selain itu, Irfan juga menyebut bahwa Garuda Indonesia akan terus  menerus mencari cara untuk memperoleh pendapatan yang diperoleh dari  bisnis non core, yaitu penumpang dan kargo, tapi bukan berarti Perseroan  akan memiliki bisnis tersebut.
&quot;Tapi tentu saja kita akan melakukan kerja sama dengan pihak-pihak  terkait untuk meningkatkan pendapatan Garuda, tetapi secara linier tentu  saja musti berdampak kepada penumpang dan kargo. Tentu saja akan terus  kita lakukan dan mencari partner-partner yang kredibel yang punya visi  sama dengan kita dan punya visi secara terus menerus dan memastikan  bahwa kesederhanaan Garuda itu jd sangat penting di republik ini,&quot;  ucapnya.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menyiapkan rencana bisnis melalui konsep The New Garuda Indonesia. Adapun rencana tersebut saat ini masih terus dimatangkan sebelum nantinya dibahas kepada stakeholder terkait.
Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan, rencana bisnis tersebut saat ini memasuki tahap finalisasi untuk didiskusikan dengan para stakeholder mulai dari jajaran komisaris sampai kepada para pemegang saham Garuda.
Baca Juga:&amp;nbsp; Harga Tes PCR Turun, Dirut Garuda Berharap Jumlah Penumpang Naik
 
&quot;Insya Allah minggu depan kita sudah bisa presentasikan, filosofinya adalah Garuda ini akan lebih simple tapi profitable dan full service, artinya menyadari bahwa jumlah aircraft (pesawat) yang akan kita layani akan berkurang,&quot; ujar Irfan dalam Public Expose Garuda Indonesia secara virtual, Kamis (19/8/2021).
Terkait jumlah pasti pesawat yang akan digunakan, Irfan menyebut bahwa mengenai jumlah pasti pesawat masih terus dihitung oleh Perseroan. Dia memastikan adanya pengurangan jumlah pesawat yang akan digunakan dan turut berdampak terhadap rute penerbangan.
Baca Juga: Garuda Indonesia Raih Rp1,3 Triliun dari Pendapatan Kargo
 
&quot;Jumlahnya berapa? kita masih itung angkanya tapi jumlah aircraft atau pesawat akan berkurang, jumlah tipe pesawat juga akan berkurang dan sebagai konsekuensi logis dari itu rute-rute yang akan kita layani juga akan berkurang karena kita mandatnya di domestik dan kargo,&quot; kata dia.
&quot;Dan yang terakhir tentu saja menduplikasi terhadap infrastruktur pendukung alat produksi yaitu pesawat akan juga diadjust terhadap itu,&quot; sambungnya.Selain itu, Irfan juga menyebut bahwa Garuda Indonesia akan terus  menerus mencari cara untuk memperoleh pendapatan yang diperoleh dari  bisnis non core, yaitu penumpang dan kargo, tapi bukan berarti Perseroan  akan memiliki bisnis tersebut.
&quot;Tapi tentu saja kita akan melakukan kerja sama dengan pihak-pihak  terkait untuk meningkatkan pendapatan Garuda, tetapi secara linier tentu  saja musti berdampak kepada penumpang dan kargo. Tentu saja akan terus  kita lakukan dan mencari partner-partner yang kredibel yang punya visi  sama dengan kita dan punya visi secara terus menerus dan memastikan  bahwa kesederhanaan Garuda itu jd sangat penting di republik ini,&quot;  ucapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
