<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IHSG Mampu Bangkit Lagi ke 6.030, Apa Penyebabnya?</title><description>Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 38,4 poin atau 0,64% di level 6.030,7.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/08/20/278/2458564/ihsg-mampu-bangkit-lagi-ke-6-030-apa-penyebabnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/08/20/278/2458564/ihsg-mampu-bangkit-lagi-ke-6-030-apa-penyebabnya"/><item><title>IHSG Mampu Bangkit Lagi ke 6.030, Apa Penyebabnya?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/08/20/278/2458564/ihsg-mampu-bangkit-lagi-ke-6-030-apa-penyebabnya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/08/20/278/2458564/ihsg-mampu-bangkit-lagi-ke-6-030-apa-penyebabnya</guid><pubDate>Jum'at 20 Agustus 2021 16:56 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/20/278/2458564/ihsg-mampu-bangkit-lagi-ke-6-030-apa-penyebabnya-DoUBCQQTze.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indeks Harga Saham Gabungan menguat hari ini (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/20/278/2458564/ihsg-mampu-bangkit-lagi-ke-6-030-apa-penyebabnya-DoUBCQQTze.jpg</image><title>Indeks Harga Saham Gabungan menguat hari ini (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 38,4 poin atau 0,64% di level 6.030,7 pada perdagangan akhir pekan ini Jumat (20/8/2021).
Penutupan ini menandai indeks berhasil bangkit dan kembali tembus level psikologisnya di 6.000-an setelah hari sebelumnya anjlok (-2,06%). Meski demikian, indeks masih terpuruk sepekan terakhir (-1,99%).
Baca Juga: Sambut Akhir Pekan, IHSG Ditutup Menguat ke 6.030
 
Dibuka melemah di posisi 5.988,7, pada sesi pertama indeks terpantau sempat bergerak turun di posisi terendahnya di 5.938,4. Setengah jam setelah bel perdagangan dimulai, indeks mulai bangkit dan bergerak menguat hingga sesi kedua dan ditutup di titik tertingginya di 6.030,7.
Terdapat 278 emiten yang menguat, 204 yang melemah dan 167 stagnan.
Total nilai transaksi pada hari ini mencapai Rp13,5 triliun dari 27,3 miliar lembar saham yang diperdagangkan.
Baca Juga: IHSG Bangkit Lagi, Sesi I Menguat ke 6.011
 
Beberapa indeks domestik lain yang ikut menguat di antaranya: MNC36 menguat di 288,5 (0,30%), JII naik 531,5 (0,26%), dan LQ45 melesat di 855,0 (0,51%). Sejumlah indeks sektoral yang mendorong penguatan IHSG hari ini yaitu: infrastruktur (1,63%) dan konsumsi non-primer (1,21%). Sedangkan yang melemah: industri (-0,68%) dan energi (-0,21%).
Berbagai indeks di kawasan Asia lainnya terpantau bergerak variatif seperti: Nikkei Jepang turun (-0,98%) di 27.013, STI Singapura menguat (0,81%) di 3112, KOSPI Korea melemah (-1,48%) di 3052, dan HSI Hong Kong anjlok (-2,13%) di 24.776.
Sementara investor asing terpantau masih melakukan transaksi jual-beli. Secara akumulatif asing melakukan pembelian bersih mencapai Rp156,47 miliar (all-market) dengan rincian net-buy Rp293,5 di pasar reguler, dan net-sell Rp137,11 miliar di pasar negosiasi-tunai.Research Analyst MNC Sekuritas Aqil Triadi menganalisa kebangkitan  IHSG hari ini sebagai pertanda mulai aktifnya kembali investor baik  domestik dan mancanegara.
&quot;Untuk perdagangan hari ini IHSG sempat terkoreksi ya di zona  merahnya, kita lihat di sesi keduanya menguat 0,64%, hal ini memang  didorong bagaimana arus asing mulai masuk kita cermati net buy asing ada  sekitar Rp156 miliar hari ini saja. Kita cermati penguatan hari ini  didorong bagaimana penurunan yang terjadi pada Kamis kemarin sehingga  mengindikasikan investor sudah mulai masuk ataupun juga membeli saham2  yang sudah turun kemarin.&quot; ujar Aqil dalam 2nd Session Closing, Jumat  (20/8/2021).
Aqil mencermati bahwa naik-turunya indeks dalam sepekan terakhir juga  dipicu oleh sentimen yang di antaranya datang dari kabar tapering  Federal Reserve (the Fed) yang mengkhawatirkan pasar.
&quot;Memang juga didorong adanya isu tapering dari the Fed yang membuat  panic-selling dari IHSG. Karena memang kita tahu di tahun 2013 lalu  setelah terjadinya adanya tapering the fed berdampak negatif pada IHSG,&quot;  tuturnya.
Kendati demikian, Aqil meyakini dampak tapering tahun ini tidak separah pada 2013 lalu.</description><content:encoded>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 38,4 poin atau 0,64% di level 6.030,7 pada perdagangan akhir pekan ini Jumat (20/8/2021).
Penutupan ini menandai indeks berhasil bangkit dan kembali tembus level psikologisnya di 6.000-an setelah hari sebelumnya anjlok (-2,06%). Meski demikian, indeks masih terpuruk sepekan terakhir (-1,99%).
Baca Juga: Sambut Akhir Pekan, IHSG Ditutup Menguat ke 6.030
 
Dibuka melemah di posisi 5.988,7, pada sesi pertama indeks terpantau sempat bergerak turun di posisi terendahnya di 5.938,4. Setengah jam setelah bel perdagangan dimulai, indeks mulai bangkit dan bergerak menguat hingga sesi kedua dan ditutup di titik tertingginya di 6.030,7.
Terdapat 278 emiten yang menguat, 204 yang melemah dan 167 stagnan.
Total nilai transaksi pada hari ini mencapai Rp13,5 triliun dari 27,3 miliar lembar saham yang diperdagangkan.
Baca Juga: IHSG Bangkit Lagi, Sesi I Menguat ke 6.011
 
Beberapa indeks domestik lain yang ikut menguat di antaranya: MNC36 menguat di 288,5 (0,30%), JII naik 531,5 (0,26%), dan LQ45 melesat di 855,0 (0,51%). Sejumlah indeks sektoral yang mendorong penguatan IHSG hari ini yaitu: infrastruktur (1,63%) dan konsumsi non-primer (1,21%). Sedangkan yang melemah: industri (-0,68%) dan energi (-0,21%).
Berbagai indeks di kawasan Asia lainnya terpantau bergerak variatif seperti: Nikkei Jepang turun (-0,98%) di 27.013, STI Singapura menguat (0,81%) di 3112, KOSPI Korea melemah (-1,48%) di 3052, dan HSI Hong Kong anjlok (-2,13%) di 24.776.
Sementara investor asing terpantau masih melakukan transaksi jual-beli. Secara akumulatif asing melakukan pembelian bersih mencapai Rp156,47 miliar (all-market) dengan rincian net-buy Rp293,5 di pasar reguler, dan net-sell Rp137,11 miliar di pasar negosiasi-tunai.Research Analyst MNC Sekuritas Aqil Triadi menganalisa kebangkitan  IHSG hari ini sebagai pertanda mulai aktifnya kembali investor baik  domestik dan mancanegara.
&quot;Untuk perdagangan hari ini IHSG sempat terkoreksi ya di zona  merahnya, kita lihat di sesi keduanya menguat 0,64%, hal ini memang  didorong bagaimana arus asing mulai masuk kita cermati net buy asing ada  sekitar Rp156 miliar hari ini saja. Kita cermati penguatan hari ini  didorong bagaimana penurunan yang terjadi pada Kamis kemarin sehingga  mengindikasikan investor sudah mulai masuk ataupun juga membeli saham2  yang sudah turun kemarin.&quot; ujar Aqil dalam 2nd Session Closing, Jumat  (20/8/2021).
Aqil mencermati bahwa naik-turunya indeks dalam sepekan terakhir juga  dipicu oleh sentimen yang di antaranya datang dari kabar tapering  Federal Reserve (the Fed) yang mengkhawatirkan pasar.
&quot;Memang juga didorong adanya isu tapering dari the Fed yang membuat  panic-selling dari IHSG. Karena memang kita tahu di tahun 2013 lalu  setelah terjadinya adanya tapering the fed berdampak negatif pada IHSG,&quot;  tuturnya.
Kendati demikian, Aqil meyakini dampak tapering tahun ini tidak separah pada 2013 lalu.</content:encoded></item></channel></rss>
