<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Milenial Jangan Mengeluh saat Krisis, Sri Mulyani Ingat Waktu Muda Belajar di 1998</title><description>Generasi milenial diminta bisa belajar dari keadaan untuk mengembangkan diri. Sehingga di masa depan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/08/20/320/2458307/milenial-jangan-mengeluh-saat-krisis-sri-mulyani-ingat-waktu-muda-belajar-di-1998</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/08/20/320/2458307/milenial-jangan-mengeluh-saat-krisis-sri-mulyani-ingat-waktu-muda-belajar-di-1998"/><item><title>Milenial Jangan Mengeluh saat Krisis, Sri Mulyani Ingat Waktu Muda Belajar di 1998</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/08/20/320/2458307/milenial-jangan-mengeluh-saat-krisis-sri-mulyani-ingat-waktu-muda-belajar-di-1998</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/08/20/320/2458307/milenial-jangan-mengeluh-saat-krisis-sri-mulyani-ingat-waktu-muda-belajar-di-1998</guid><pubDate>Jum'at 20 Agustus 2021 10:46 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/20/320/2458307/milenial-jangan-mengeluh-saat-krisis-sri-mulyani-ingat-waktu-muda-belajar-di-1998-wyxoTSB9M4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/20/320/2458307/milenial-jangan-mengeluh-saat-krisis-sri-mulyani-ingat-waktu-muda-belajar-di-1998-wyxoTSB9M4.jpg</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Generasi milenial diminta bisa belajar dari keadaan untuk mengembangkan diri. Sehingga di masa depan, menjadi para ekonom, teknokrat muda yang memiliki kompetensi yang baik.
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan agar generasi milenial belajar dari Covid-19 dalam memajukan Indonesia saat memasuki seratus kemerdekaan. Adapun, Covid-19 ini sebagai laboratorium untuk menggunakan krisis ini untuk dipelajar.
&quot;Sama kaya waktu muda dulu saya belajar di krisis 1998. Karena Indonesia mengalami krisis luar biasa,&quot; kata Sri Mulyani dalam video virtual, Jumat (20/8/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Sri Mulyani Bebaskan Pajak Impor PCR Rp366,7 Miliar
Kata dia,  milenial perlu memahami tanggung jawab yang besar, gunakan setiap krisis ini tidak untuk mengeluh, tidak untuk memaki, tidak untuk membenci.
&quot;Gunakan setiap krisis dan masalah sebagai ladang untuk belajar, berkontribusi dan sebagai lahan Anda bisa mengembangkan diri, bukan saling mengeluh,&quot; katanya
Baca Juga:&amp;nbsp;Sri Mulyani: Dunia Berjuang untuk Sehatkan APBN
Menurutnya, Pandemi Covid-19  terasa sekali respon sebuah situasi kesehatan melanda dunia dimana tergantung dengan sistem kesehatan. Temrasuk, Covid-19 ini harus dilakukan goyong royong.&quot;Untuk menyelasaikan ini ada peranan delegasi daerah dan kita semua tergantung dengan tindakan pusat dan tergangtung sistem kesehatam suatu negara. Anak- anak yang mengalami Pandemi akan menjadi milenial dimana bisa membuat Indonesia lebih maju,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Generasi milenial diminta bisa belajar dari keadaan untuk mengembangkan diri. Sehingga di masa depan, menjadi para ekonom, teknokrat muda yang memiliki kompetensi yang baik.
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan agar generasi milenial belajar dari Covid-19 dalam memajukan Indonesia saat memasuki seratus kemerdekaan. Adapun, Covid-19 ini sebagai laboratorium untuk menggunakan krisis ini untuk dipelajar.
&quot;Sama kaya waktu muda dulu saya belajar di krisis 1998. Karena Indonesia mengalami krisis luar biasa,&quot; kata Sri Mulyani dalam video virtual, Jumat (20/8/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Sri Mulyani Bebaskan Pajak Impor PCR Rp366,7 Miliar
Kata dia,  milenial perlu memahami tanggung jawab yang besar, gunakan setiap krisis ini tidak untuk mengeluh, tidak untuk memaki, tidak untuk membenci.
&quot;Gunakan setiap krisis dan masalah sebagai ladang untuk belajar, berkontribusi dan sebagai lahan Anda bisa mengembangkan diri, bukan saling mengeluh,&quot; katanya
Baca Juga:&amp;nbsp;Sri Mulyani: Dunia Berjuang untuk Sehatkan APBN
Menurutnya, Pandemi Covid-19  terasa sekali respon sebuah situasi kesehatan melanda dunia dimana tergantung dengan sistem kesehatan. Temrasuk, Covid-19 ini harus dilakukan goyong royong.&quot;Untuk menyelasaikan ini ada peranan delegasi daerah dan kita semua tergantung dengan tindakan pusat dan tergangtung sistem kesehatam suatu negara. Anak- anak yang mengalami Pandemi akan menjadi milenial dimana bisa membuat Indonesia lebih maju,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
