<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bio Farma Gandeng Google Tingkatkan Produksi Vaksin dan Obat</title><description>PT Bio Farma (Persero) bekerjasama dengan Google Cloud Indonesia untuk mendukung transformasi digital perseroan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/08/21/320/2458902/bio-farma-gandeng-google-tingkatkan-produksi-vaksin-dan-obat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/08/21/320/2458902/bio-farma-gandeng-google-tingkatkan-produksi-vaksin-dan-obat"/><item><title>Bio Farma Gandeng Google Tingkatkan Produksi Vaksin dan Obat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/08/21/320/2458902/bio-farma-gandeng-google-tingkatkan-produksi-vaksin-dan-obat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/08/21/320/2458902/bio-farma-gandeng-google-tingkatkan-produksi-vaksin-dan-obat</guid><pubDate>Sabtu 21 Agustus 2021 13:58 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/21/320/2458902/bio-farma-gandeng-google-tingkatkan-produksi-vaksin-dan-obat-JCngNDuNCb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bio farma kerjasama dengan Google (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/21/320/2458902/bio-farma-gandeng-google-tingkatkan-produksi-vaksin-dan-obat-JCngNDuNCb.jpg</image><title>Bio farma kerjasama dengan Google (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Bio Farma (Persero) bekerjasama dengan Google Cloud Indonesia untuk mendukung transformasi digital perseroan. Khususnya, peningkatan produk vaksin, obat-obatan, dan alat-alat kesehatan.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang dilaksanakan pada Jumat 20 Agustus 2021 kemarin.
Baca Juga: Pemda Tak Perlu Khawatir Stok Vaksin Covid-19 Aman
 
Direktur Utama Bio Farma, Honesti Basyir menyebut, langkah perseroan sejalan dengan arahan Menteri BUMN Erick Thohir. Dimana, Bio Farma perlu melakukan modernisasi infrastruktur teknologi dan penggunaan IT untuk percepatan time-to-market dari seluruh lini produksinya.
&quot;Ke depannya, MoU ini tidak hanya terbatas pada Bio Farma saja, melainkan bisa diperluas sampai anak usaha Holding BUMN Farmasi seperti Kimia Farma dan Indofarma,&quot; ujar Honesti, Sabtu (21/8/2021).
Baca Juga: Bio Farma Akan Terima 25 Juta Dosis Vaksin Covid-19 hingga Akhir Agustus
 
Adapun Google Cloud Indonesia akan menyediakan layanan sumber daya bagi Bio Farma seperti infrastructure-as-a-service, platform-as-a-service, dan software-as-a-service.
Perusahaan layanan digital itu juga akan memberikan solusi layanan yang mencakup, big data analytics, artificial intelligence (AI) dan machine learning (ML), modernisasi aplikasi, alat-alat pengembang (developer tools).Kemudian, manajemen Application Programming Interface (API), aplikasi  kolaborasi dan produktivitas, penyimpanan dan basis-basis data,  jaringan (networking), manajemen keamanan dan identitas (security and  identity management), dan modernisasi infrastruktur.
Data Google ready to Machine Learning engines, misalnya, manajemen  bisa menggunakan untuk membangun  R&amp;amp;D dan healthcare related  products yang bisa mendukung transformasi digital. Bahkan,  mengakselerasi riset dan pengembangan vaksin dan obat, sehingga hasil  riset dinikahi menjadi produk dan memiliki time to market yang tepat.
&quot;Dengan teknologi Google Cloud ini, akan membantu membantu dunia  Healthcare Data Engine untuk memudahkan organisasi Healthcare dan Life  Sciences menyatukan data silo untuk berinovasi dan meningkatkan hasil  kesehatan,&quot; ungkap dia.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Bio Farma (Persero) bekerjasama dengan Google Cloud Indonesia untuk mendukung transformasi digital perseroan. Khususnya, peningkatan produk vaksin, obat-obatan, dan alat-alat kesehatan.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang dilaksanakan pada Jumat 20 Agustus 2021 kemarin.
Baca Juga: Pemda Tak Perlu Khawatir Stok Vaksin Covid-19 Aman
 
Direktur Utama Bio Farma, Honesti Basyir menyebut, langkah perseroan sejalan dengan arahan Menteri BUMN Erick Thohir. Dimana, Bio Farma perlu melakukan modernisasi infrastruktur teknologi dan penggunaan IT untuk percepatan time-to-market dari seluruh lini produksinya.
&quot;Ke depannya, MoU ini tidak hanya terbatas pada Bio Farma saja, melainkan bisa diperluas sampai anak usaha Holding BUMN Farmasi seperti Kimia Farma dan Indofarma,&quot; ujar Honesti, Sabtu (21/8/2021).
Baca Juga: Bio Farma Akan Terima 25 Juta Dosis Vaksin Covid-19 hingga Akhir Agustus
 
Adapun Google Cloud Indonesia akan menyediakan layanan sumber daya bagi Bio Farma seperti infrastructure-as-a-service, platform-as-a-service, dan software-as-a-service.
Perusahaan layanan digital itu juga akan memberikan solusi layanan yang mencakup, big data analytics, artificial intelligence (AI) dan machine learning (ML), modernisasi aplikasi, alat-alat pengembang (developer tools).Kemudian, manajemen Application Programming Interface (API), aplikasi  kolaborasi dan produktivitas, penyimpanan dan basis-basis data,  jaringan (networking), manajemen keamanan dan identitas (security and  identity management), dan modernisasi infrastruktur.
Data Google ready to Machine Learning engines, misalnya, manajemen  bisa menggunakan untuk membangun  R&amp;amp;D dan healthcare related  products yang bisa mendukung transformasi digital. Bahkan,  mengakselerasi riset dan pengembangan vaksin dan obat, sehingga hasil  riset dinikahi menjadi produk dan memiliki time to market yang tepat.
&quot;Dengan teknologi Google Cloud ini, akan membantu membantu dunia  Healthcare Data Engine untuk memudahkan organisasi Healthcare dan Life  Sciences menyatukan data silo untuk berinovasi dan meningkatkan hasil  kesehatan,&quot; ungkap dia.</content:encoded></item></channel></rss>
