<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Demi BLT Subsidi Gaji Rp1 Juta, Siapkan Data Ini untuk Pembuatan Rekening Kolektif</title><description>Pemerintah menargetkan 8,7 juta pekerja diberikan BLT subsidi gaji atau Bantuan Subsidi Upah (BSU) Rp1 juta.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/08/22/320/2459173/demi-blt-subsidi-gaji-rp1-juta-siapkan-data-ini-untuk-pembuatan-rekening-kolektif</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/08/22/320/2459173/demi-blt-subsidi-gaji-rp1-juta-siapkan-data-ini-untuk-pembuatan-rekening-kolektif"/><item><title>Demi BLT Subsidi Gaji Rp1 Juta, Siapkan Data Ini untuk Pembuatan Rekening Kolektif</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/08/22/320/2459173/demi-blt-subsidi-gaji-rp1-juta-siapkan-data-ini-untuk-pembuatan-rekening-kolektif</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/08/22/320/2459173/demi-blt-subsidi-gaji-rp1-juta-siapkan-data-ini-untuk-pembuatan-rekening-kolektif</guid><pubDate>Minggu 22 Agustus 2021 13:12 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/22/320/2459173/demi-blt-subsidi-gaji-rp1-juta-siapkan-data-ini-untuk-pembuatan-rekening-kolektif-LhrnA5OC6P.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">BLT Subsidi Gaji Rp1 Juta Cair (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/22/320/2459173/demi-blt-subsidi-gaji-rp1-juta-siapkan-data-ini-untuk-pembuatan-rekening-kolektif-LhrnA5OC6P.jpeg</image><title>BLT Subsidi Gaji Rp1 Juta Cair (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah menargetkan 8,7 juta pekerja diberikan BLT subsidi gaji atau Bantuan Subsidi Upah (BSU) Rp1 juta. Kriteria penerima BLT subsidi gaji tahun 2021 tertuang dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 16 tahun 2021.

Saat ini, pencairan BLT subsidi gaji sudah memasuki tahap 2 dengan target 1,25 juta pekerja yang akan mendapatkan BLT subsidi gaji.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Anggoro Eko Cahyo mengatakan, penyerahan data BSU dilakukan secara bertahap guna memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran, sekaligus meminimalisir terjadinya kesalahan distribusi BSU.

Dirinya mengingatkan pemberi pekerja untuk tertib kepesertaan Jamsostek dan selalu menjaga validitas datanya. Para pekerja juga harus selalu memastikan telah mendapat perlindungan BPJamsostek.

&quot;Dengan menjadi peserta BPJamsostek, pekerja terlindungi dari risiko kerja, dan juga mendapatkan nilai tambah seperti BSU. Pastikan kepesertaan tertib melalui aplikasi BPJSTKU dan cek di HRD masing-masing,&quot; tegas Anggoro.

Seperti diketahui, BSU disalurkan melalui Bank Himbara (Bank BNI, Bank Mandiri, Bank BRI, dan Bank BTN). Untuk calon penerima BSU yang belum memiliki rekening pada Bank Himbara, akan dilakukan pembukaan rekening secara kolektif.

Untuk itu, para pemberi kerja (perusahaan) dan tenaga kerja diharapkan segera menyampaikan kelengkapan data yang dibutuhkan dalam proses pembukaan rekening kolektif tersebut. Kelengkapan data tersebut disampaikan HRD perusahaan melalui menu Pelaporan Data Perusahaan di website resmi BPJamsostek (www.bpjsketenagakerjaan.go.id) atau berkoordinasi dengan Kantor Cabang BPJamsostek setempat.

Adapun data mandatory yang dibutuhkan sebagai berikut :
1. Nomor Induk Kependudukan (NIK)
2. Nama Lengkap
3. Tanggal Lahir
4. Alamat Pemberi Kerja
5. Nama Ibu Kandung
6. Nomor Telepon Selular
7. Alamat Email
</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah menargetkan 8,7 juta pekerja diberikan BLT subsidi gaji atau Bantuan Subsidi Upah (BSU) Rp1 juta. Kriteria penerima BLT subsidi gaji tahun 2021 tertuang dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 16 tahun 2021.

Saat ini, pencairan BLT subsidi gaji sudah memasuki tahap 2 dengan target 1,25 juta pekerja yang akan mendapatkan BLT subsidi gaji.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Anggoro Eko Cahyo mengatakan, penyerahan data BSU dilakukan secara bertahap guna memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran, sekaligus meminimalisir terjadinya kesalahan distribusi BSU.

Dirinya mengingatkan pemberi pekerja untuk tertib kepesertaan Jamsostek dan selalu menjaga validitas datanya. Para pekerja juga harus selalu memastikan telah mendapat perlindungan BPJamsostek.

&quot;Dengan menjadi peserta BPJamsostek, pekerja terlindungi dari risiko kerja, dan juga mendapatkan nilai tambah seperti BSU. Pastikan kepesertaan tertib melalui aplikasi BPJSTKU dan cek di HRD masing-masing,&quot; tegas Anggoro.

Seperti diketahui, BSU disalurkan melalui Bank Himbara (Bank BNI, Bank Mandiri, Bank BRI, dan Bank BTN). Untuk calon penerima BSU yang belum memiliki rekening pada Bank Himbara, akan dilakukan pembukaan rekening secara kolektif.

Untuk itu, para pemberi kerja (perusahaan) dan tenaga kerja diharapkan segera menyampaikan kelengkapan data yang dibutuhkan dalam proses pembukaan rekening kolektif tersebut. Kelengkapan data tersebut disampaikan HRD perusahaan melalui menu Pelaporan Data Perusahaan di website resmi BPJamsostek (www.bpjsketenagakerjaan.go.id) atau berkoordinasi dengan Kantor Cabang BPJamsostek setempat.

Adapun data mandatory yang dibutuhkan sebagai berikut :
1. Nomor Induk Kependudukan (NIK)
2. Nama Lengkap
3. Tanggal Lahir
4. Alamat Pemberi Kerja
5. Nama Ibu Kandung
6. Nomor Telepon Selular
7. Alamat Email
</content:encoded></item></channel></rss>
