<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Summarecon Jual 555 Unit Properti dalam 2 Hari, Nilainya Rp1,2 Triliun</title><description>PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) menjual 555 rumah di Proyek Summarecon Bogor, Jawa Barat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/08/24/278/2460475/summarecon-jual-555-unit-properti-dalam-2-hari-nilainya-rp1-2-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/08/24/278/2460475/summarecon-jual-555-unit-properti-dalam-2-hari-nilainya-rp1-2-triliun"/><item><title>Summarecon Jual 555 Unit Properti dalam 2 Hari, Nilainya Rp1,2 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/08/24/278/2460475/summarecon-jual-555-unit-properti-dalam-2-hari-nilainya-rp1-2-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/08/24/278/2460475/summarecon-jual-555-unit-properti-dalam-2-hari-nilainya-rp1-2-triliun</guid><pubDate>Selasa 24 Agustus 2021 17:51 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/24/278/2460475/summarecon-jual-555-unit-properti-dalam-2-hari-nilainya-rp1-2-triliun-1zDPtxgyRQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Summarecon Catat Penjualan Properti di Tengah Pandemi. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/24/278/2460475/summarecon-jual-555-unit-properti-dalam-2-hari-nilainya-rp1-2-triliun-1zDPtxgyRQ.jpg</image><title>Summarecon Catat Penjualan Properti di Tengah Pandemi. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) menjual 555 rumah di Proyek Summarecon Bogor, Jawa Barat. Penjualan rumah itu memiliki nilai sekitar Rp1,2 triliun dan merupakan township terbaru yang dibuka pada Oktober 2020.
&amp;ldquo;Summarecon Bogor adalah township terbaru yang dibuka pada Oktober 2020 dengan peluncuran perdana 555 unit properti senilai Rp1,2 triliun, seluruh unit tersebut habis terjual selama 2 hari pemasaran,&quot; kata Presiden Direktur SMRA, Adrianto P Adhi dalam Public Expose Summarecon Agung secara virtual, Selasa (24/8/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Summarecon Cetak Pendapatan Rp5 Triliun Sepanjang 2020
Diketahui penjualan properti masih didominasi produk hunian baik landed maupun vertikal sebanyak 79%, disamping komersial dan produk lainya. Pra-penjualan pemasaran tersebut berasal dari tujuh lokasi Summarecon yaitu Kelapa Gading, Serpong, Bekasi, Bandung, Karawang, Makassar, dan Bogor
Adrianto menjelaskan, saat peluncuran Summarecon Bogor, berkisar 30-40% penjualan dilakukan lewat digital marketing.
Baca Juga:&amp;nbsp;5 Mal Termewah di Indonesia, Cocok Buat Penyuka Wisata Belanja
&amp;ldquo;Namun, sebagian besar terjual secara offline dari pengunjung yang datang. Ini membuktikan bahwa untuk urusan rumah masih membutuhkan kunjungan secara fisik,&amp;rdquo; kata dia.Saat peluncuran di tengah pandemi Covid-19 itu, tambah Adrianto, pihaknya menerapkan protokol kesehatan secara ketat. &amp;ldquo;Untuk masuk show unit dilakukan secara bergilir. Kami menerapkan protokol kesehatan secara ketat,&amp;rdquo; paparnya.
Pada 2020, Summarecon Agung mampu mengumpulkan pra penjualan (marketing sales) Rp 3,3 triliun. Artinya, kontribusi penjualan Summarecon Bogor dalam dua hari setara dengan sekitar 36% dari total marketing sales.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) menjual 555 rumah di Proyek Summarecon Bogor, Jawa Barat. Penjualan rumah itu memiliki nilai sekitar Rp1,2 triliun dan merupakan township terbaru yang dibuka pada Oktober 2020.
&amp;ldquo;Summarecon Bogor adalah township terbaru yang dibuka pada Oktober 2020 dengan peluncuran perdana 555 unit properti senilai Rp1,2 triliun, seluruh unit tersebut habis terjual selama 2 hari pemasaran,&quot; kata Presiden Direktur SMRA, Adrianto P Adhi dalam Public Expose Summarecon Agung secara virtual, Selasa (24/8/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Summarecon Cetak Pendapatan Rp5 Triliun Sepanjang 2020
Diketahui penjualan properti masih didominasi produk hunian baik landed maupun vertikal sebanyak 79%, disamping komersial dan produk lainya. Pra-penjualan pemasaran tersebut berasal dari tujuh lokasi Summarecon yaitu Kelapa Gading, Serpong, Bekasi, Bandung, Karawang, Makassar, dan Bogor
Adrianto menjelaskan, saat peluncuran Summarecon Bogor, berkisar 30-40% penjualan dilakukan lewat digital marketing.
Baca Juga:&amp;nbsp;5 Mal Termewah di Indonesia, Cocok Buat Penyuka Wisata Belanja
&amp;ldquo;Namun, sebagian besar terjual secara offline dari pengunjung yang datang. Ini membuktikan bahwa untuk urusan rumah masih membutuhkan kunjungan secara fisik,&amp;rdquo; kata dia.Saat peluncuran di tengah pandemi Covid-19 itu, tambah Adrianto, pihaknya menerapkan protokol kesehatan secara ketat. &amp;ldquo;Untuk masuk show unit dilakukan secara bergilir. Kami menerapkan protokol kesehatan secara ketat,&amp;rdquo; paparnya.
Pada 2020, Summarecon Agung mampu mengumpulkan pra penjualan (marketing sales) Rp 3,3 triliun. Artinya, kontribusi penjualan Summarecon Bogor dalam dua hari setara dengan sekitar 36% dari total marketing sales.</content:encoded></item></channel></rss>
