<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tower Bersama (TBIG) Terbitkan Surat Utang USD900 Juta</title><description>Perkuat modal guna menunjang ekspansi bisnisnya, PT Tower Bersama Infrastructure akan menerbitkan surat utang senilai USD 900 juta.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/08/25/278/2460955/tower-bersama-tbig-terbitkan-surat-utang-usd900-juta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/08/25/278/2460955/tower-bersama-tbig-terbitkan-surat-utang-usd900-juta"/><item><title>Tower Bersama (TBIG) Terbitkan Surat Utang USD900 Juta</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/08/25/278/2460955/tower-bersama-tbig-terbitkan-surat-utang-usd900-juta</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/08/25/278/2460955/tower-bersama-tbig-terbitkan-surat-utang-usd900-juta</guid><pubDate>Rabu 25 Agustus 2021 15:19 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Harian Neraca</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/25/278/2460955/tower-bersama-tbig-terbitkan-surat-utang-usd900-juta-LvGRKsOF2C.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Grafik Ekonomi (Foto: Okezone/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/25/278/2460955/tower-bersama-tbig-terbitkan-surat-utang-usd900-juta-LvGRKsOF2C.jpg</image><title>Grafik Ekonomi (Foto: Okezone/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Perkuat modal guna menunjang ekspansi bisnisnya, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) akan menerbitkan surat utang senilai USD 900 juta dalam rentang tahun sejak persetujuan rapat umum pemegang saham pada tanggal 30 September 2021. Surat utang ini ditawarkan dengan bunga 6% per tahun dan jatuh tempo paling lama 10 tahun tahun sejak diterbitkan
Rencananya,  dana hasil penerbitan surat utang ini akan digunakan untuk pelunasan utang dan rencana pengembangan usaha kedepan. Emiten menara telekomunikasi ini juga mengungkapkan, penerbitan surat utang ini akan mendapatkan tambahan likuiditas yang akan digunakan pembayaran utang. Hanya saja penerbitan surat utang ini akan menyebabkan kewajiban bengkak 39,2% menjadi Rp45,1 triliun. Tapi aset TBIG akan meningkat 30% menjadi Rp55 triliun.
TBIG juga menjelaskan, penerbitan surat utang ini menekan rasio laba bersih berbanding jumlah aset menjadi 0,5% dari 0,7%. Sedangkan rasio lancar menjadi 2,7 kali dari 1,1 kali.
Baca Juga:&amp;nbsp;Terdampak Covid-19, Intip Strategi Bisnis Emiten Produsen Bir DLTA
Belum lama ini, perseroan telah merampungkan penerbitan Obligasi Berkelanjutan V Tower Bersama Infrastructure tahap I tahun 2021 (Obligasi TBIG V Tahap I) dalam program obligasi baru senilai Rp15 triliun.
Helmy Yusman Santoso, CFO dari TBIG mengatakan, pihaknya dengan senang hati umumkan tahap I dari  penawaran umum keberlanjutan obligasi senilai Rp15 triliun yang berlaku untuk dua tahun.
&amp;ldquo;Bisnis kami  memiliki visibilitas arus kas yang kuat dan pertumbuhan yang kuat dan kami berharap dapat secara reguler mengakses pasar obligasi Rupiah seiring dengan pertumbuhan bisnis kami,&quot;ujarnya seperti dikutip Harian Neraca, Rabu (25/8/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Bisnis Pengelolaan Properti, SMRA Andalkan Wilayah Kelapa Gading
Sebagai informasi, total penerbitan ibligasi TBIG V tahap I sebesar Rp1,2 triliun pada tingkat bunga tetap 4,25% untuk tenor 370 hari. Obligasi TBIG V tahap I adalah setara  kewajiban senior tanpa jaminan khusus dari TBIG dan  memiliki pembayaran bunga setiap kuartal.
Penggunaan dana dari penawaran ini, setelah dikurangi biaya penerbitan akan digunakan untuk pembayaran sebagian kewajiban finansial dari entitas anak perseroan, khususnya fasilitas pinjaman revolving US$ 375 juta dari credit facilities yang ada.
Di kuartal pertama 2021, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk membukukan pendapatan Rp 1,42 triliun dengan EBITDA Rp 1,24 triliun. Pendapatan tersebut naik 12,7% dibandingkan realisasi pendapatan pada tiga bulan pertama 2020 yang sebesar Rp 1,26 triliun.</description><content:encoded>JAKARTA - Perkuat modal guna menunjang ekspansi bisnisnya, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) akan menerbitkan surat utang senilai USD 900 juta dalam rentang tahun sejak persetujuan rapat umum pemegang saham pada tanggal 30 September 2021. Surat utang ini ditawarkan dengan bunga 6% per tahun dan jatuh tempo paling lama 10 tahun tahun sejak diterbitkan
Rencananya,  dana hasil penerbitan surat utang ini akan digunakan untuk pelunasan utang dan rencana pengembangan usaha kedepan. Emiten menara telekomunikasi ini juga mengungkapkan, penerbitan surat utang ini akan mendapatkan tambahan likuiditas yang akan digunakan pembayaran utang. Hanya saja penerbitan surat utang ini akan menyebabkan kewajiban bengkak 39,2% menjadi Rp45,1 triliun. Tapi aset TBIG akan meningkat 30% menjadi Rp55 triliun.
TBIG juga menjelaskan, penerbitan surat utang ini menekan rasio laba bersih berbanding jumlah aset menjadi 0,5% dari 0,7%. Sedangkan rasio lancar menjadi 2,7 kali dari 1,1 kali.
Baca Juga:&amp;nbsp;Terdampak Covid-19, Intip Strategi Bisnis Emiten Produsen Bir DLTA
Belum lama ini, perseroan telah merampungkan penerbitan Obligasi Berkelanjutan V Tower Bersama Infrastructure tahap I tahun 2021 (Obligasi TBIG V Tahap I) dalam program obligasi baru senilai Rp15 triliun.
Helmy Yusman Santoso, CFO dari TBIG mengatakan, pihaknya dengan senang hati umumkan tahap I dari  penawaran umum keberlanjutan obligasi senilai Rp15 triliun yang berlaku untuk dua tahun.
&amp;ldquo;Bisnis kami  memiliki visibilitas arus kas yang kuat dan pertumbuhan yang kuat dan kami berharap dapat secara reguler mengakses pasar obligasi Rupiah seiring dengan pertumbuhan bisnis kami,&quot;ujarnya seperti dikutip Harian Neraca, Rabu (25/8/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Bisnis Pengelolaan Properti, SMRA Andalkan Wilayah Kelapa Gading
Sebagai informasi, total penerbitan ibligasi TBIG V tahap I sebesar Rp1,2 triliun pada tingkat bunga tetap 4,25% untuk tenor 370 hari. Obligasi TBIG V tahap I adalah setara  kewajiban senior tanpa jaminan khusus dari TBIG dan  memiliki pembayaran bunga setiap kuartal.
Penggunaan dana dari penawaran ini, setelah dikurangi biaya penerbitan akan digunakan untuk pembayaran sebagian kewajiban finansial dari entitas anak perseroan, khususnya fasilitas pinjaman revolving US$ 375 juta dari credit facilities yang ada.
Di kuartal pertama 2021, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk membukukan pendapatan Rp 1,42 triliun dengan EBITDA Rp 1,24 triliun. Pendapatan tersebut naik 12,7% dibandingkan realisasi pendapatan pada tiga bulan pertama 2020 yang sebesar Rp 1,26 triliun.</content:encoded></item></channel></rss>
