<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gubernur BI Waspadai Kenaikan Inflasi di Tahun Depan</title><description>Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan, laju inflasi tetap terjaga rendah secara nasional sebesar 1,52%</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/08/25/320/2460794/gubernur-bi-waspadai-kenaikan-inflasi-di-tahun-depan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/08/25/320/2460794/gubernur-bi-waspadai-kenaikan-inflasi-di-tahun-depan"/><item><title>Gubernur BI Waspadai Kenaikan Inflasi di Tahun Depan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/08/25/320/2460794/gubernur-bi-waspadai-kenaikan-inflasi-di-tahun-depan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/08/25/320/2460794/gubernur-bi-waspadai-kenaikan-inflasi-di-tahun-depan</guid><pubDate>Rabu 25 Agustus 2021 11:29 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/25/320/2460794/gubernur-bi-waspadai-kenaikan-inflasi-di-tahun-depan-pas0i3FZbC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur BI Waspadai Kenaikan Inflasi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/25/320/2460794/gubernur-bi-waspadai-kenaikan-inflasi-di-tahun-depan-pas0i3FZbC.jpg</image><title>Gubernur BI Waspadai Kenaikan Inflasi (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan, laju inflasi tetap terjaga rendah secara nasional sebesar 1,52% year on year hingga Juli 2021.

Ketahanan ini didorong oleh terjaganya ekspektasi inflasi dan stabilitas nilai tukar rupiah, meskipun permintaan dan ketersediaan pasokan, menurut Perry masih belum kuat.

&quot;Sampai Juli 2021, inflasi terjaga rendah hampir di seluruh daerah dan secara nasional tercatat 1,52% year on year, sejalan dengan terjaganya ekspektasi inflasi dan stabilitas nilai tukar Rupiah, belum kuatnya permintaan dan ketersediaan pasokan,&quot; kata Perry dalam Peresmian Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi Tahun 2020 di Istana Negara, Jakarta, Rabu (25/8/2021).

Baca Juga: Sri Mulyani Waspadai Naiknya Inflasi di Negara Maju, Ada Apa?


Perry memperkirakan laju inflasi pada 2021-2022 berada di level 1% - 3% dan mengungkapkan ada risiko kenaikan mengingat kenaikan harga komoditas dunia.

&quot;Kami perkirakan inflasi pada 2021 dan 2022 akan terjaga dalam kisaran yaitu 3% plus minus 1%. Meskipun risiko kenaikan inflasi pada 2022 perlu kita antisipasi sejalan dengan permintaan domestik dan kenaikan harga komoditas dunia,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan, laju inflasi tetap terjaga rendah secara nasional sebesar 1,52% year on year hingga Juli 2021.

Ketahanan ini didorong oleh terjaganya ekspektasi inflasi dan stabilitas nilai tukar rupiah, meskipun permintaan dan ketersediaan pasokan, menurut Perry masih belum kuat.

&quot;Sampai Juli 2021, inflasi terjaga rendah hampir di seluruh daerah dan secara nasional tercatat 1,52% year on year, sejalan dengan terjaganya ekspektasi inflasi dan stabilitas nilai tukar Rupiah, belum kuatnya permintaan dan ketersediaan pasokan,&quot; kata Perry dalam Peresmian Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi Tahun 2020 di Istana Negara, Jakarta, Rabu (25/8/2021).

Baca Juga: Sri Mulyani Waspadai Naiknya Inflasi di Negara Maju, Ada Apa?


Perry memperkirakan laju inflasi pada 2021-2022 berada di level 1% - 3% dan mengungkapkan ada risiko kenaikan mengingat kenaikan harga komoditas dunia.

&quot;Kami perkirakan inflasi pada 2021 dan 2022 akan terjaga dalam kisaran yaitu 3% plus minus 1%. Meskipun risiko kenaikan inflasi pada 2022 perlu kita antisipasi sejalan dengan permintaan domestik dan kenaikan harga komoditas dunia,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
