<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi: Saya Minta TPIP Tak Hanya Fokus Kendalikan Inflasi</title><description>Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) dan Tim Pengendalian Inflasi  Daerah (TPID) diminta tak hanya fokus pada pengendalian inflasi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/08/25/320/2460857/jokowi-saya-minta-tpip-tak-hanya-fokus-kendalikan-inflasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/08/25/320/2460857/jokowi-saya-minta-tpip-tak-hanya-fokus-kendalikan-inflasi"/><item><title>Jokowi: Saya Minta TPIP Tak Hanya Fokus Kendalikan Inflasi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/08/25/320/2460857/jokowi-saya-minta-tpip-tak-hanya-fokus-kendalikan-inflasi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/08/25/320/2460857/jokowi-saya-minta-tpip-tak-hanya-fokus-kendalikan-inflasi</guid><pubDate>Rabu 25 Agustus 2021 13:04 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/25/320/2460857/jokowi-saya-minta-tpip-tak-hanya-fokus-kendalikan-inflasi-YrHa4Db4HA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi minta TIPD tak hanya fokus inflasi (Foto: Youtube Setpres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/25/320/2460857/jokowi-saya-minta-tpip-tak-hanya-fokus-kendalikan-inflasi-YrHa4Db4HA.jpg</image><title>Presiden Jokowi minta TIPD tak hanya fokus inflasi (Foto: Youtube Setpres)</title></images><description>JAKARTA - Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) diminta tak hanya fokus pada pengendalian inflasi. Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta TPID proaktif mendorong sektor-sektor ekonomi yang tumbuh produktif, selain menjalankan mandat untuk mengendalikan inflasi.
&amp;ldquo;Saya minta TPIP dan TPID tidak hanya fokus mengendalikan inflasi saja, tetapi juga harus proaktif mendorong sektor ekonomi yang tumbuh makin produktif,&amp;rdquo; kata Presiden Jokowi dilansir dari Antara, Rabu (25/8/2021).
Baca Juga: Inflasi Rendah, Jokowi: Bisa Saja Daya Beli Masyarakat Turun akibat Pembatasan
 
Presiden Jokowi mencontohkan TPIP dan TPID bisa membantu meningkatkan produktivitas petani dan nelayan. Kemudian juga TPIP dan TPID bisa memperkuat sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) agar mampu bertahan di tengah pandemi COVID-19 dan membuat UMKM naik kelas dari skala bisnis.
&amp;ldquo;TPIP dan TPID bisa membantu meningkatkan produktivitas petani nelayan, memperkuat sektor UMKM agar mampu bertahan dan naik kelas,&amp;rdquo; ujar Presiden Jokowi.
Baca Juga: Jokowi ke Tim Pengendali Inflasi: Jaga Stok dan Harga Pangan!
 
Di tengah pandemi COVID-19, Presiden Jokowi menyebut sektor pertanian terus bertahan dan menunjukkan pertumbuhan yang positif. Di kuartal I 2021, sektor pertanian mampu tumbuh sebesar 2,59% secara tahunan (yoy) dan berlanjut di kuartal II 2021 dengan tumbuh 0,38%
Ekspor komoditas pertanian Indonesia di semester I 2021 juga tetap menggeliat yakni mencapai Rp282 triliun atau 1,95 miliar dolar AS. Kinerja ekspor itu bertumbuh 4,05% dibanding periode yang sama pada 2020 yaitu sebesar Rp247 triliun atau 1,71 miliar dolar AS.&quot;Masih banyak potensi komoditas ekspor yang perlu terus kita  kembangkan, misalnya minggu kemarin saya melihat yang namanya porang,  ini bisa menjadi komoditas baru yang memberikan nilai tambah bagi  petani,&quot; kata Presiden.
Dalam peresmian pembukaan Rakornas Pengendalian Inflasi tersebut,  turut hadir di Istana Negara, antara lain, Gubernur Bank Indonesia Perry  Warjiyo, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto,  Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso dan Menteri Sekretaris Negara  Pratikno.
Pembukaan rakornas digelar secara terbatas di Istana Negara dengan  menerapkan protokol kesehatan ketat, dan juga digelar secara virtual  yang dihadiri pimpinan kementerian/lembaga serta pimpinan pemerintah  daerah.</description><content:encoded>JAKARTA - Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) diminta tak hanya fokus pada pengendalian inflasi. Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta TPID proaktif mendorong sektor-sektor ekonomi yang tumbuh produktif, selain menjalankan mandat untuk mengendalikan inflasi.
&amp;ldquo;Saya minta TPIP dan TPID tidak hanya fokus mengendalikan inflasi saja, tetapi juga harus proaktif mendorong sektor ekonomi yang tumbuh makin produktif,&amp;rdquo; kata Presiden Jokowi dilansir dari Antara, Rabu (25/8/2021).
Baca Juga: Inflasi Rendah, Jokowi: Bisa Saja Daya Beli Masyarakat Turun akibat Pembatasan
 
Presiden Jokowi mencontohkan TPIP dan TPID bisa membantu meningkatkan produktivitas petani dan nelayan. Kemudian juga TPIP dan TPID bisa memperkuat sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) agar mampu bertahan di tengah pandemi COVID-19 dan membuat UMKM naik kelas dari skala bisnis.
&amp;ldquo;TPIP dan TPID bisa membantu meningkatkan produktivitas petani nelayan, memperkuat sektor UMKM agar mampu bertahan dan naik kelas,&amp;rdquo; ujar Presiden Jokowi.
Baca Juga: Jokowi ke Tim Pengendali Inflasi: Jaga Stok dan Harga Pangan!
 
Di tengah pandemi COVID-19, Presiden Jokowi menyebut sektor pertanian terus bertahan dan menunjukkan pertumbuhan yang positif. Di kuartal I 2021, sektor pertanian mampu tumbuh sebesar 2,59% secara tahunan (yoy) dan berlanjut di kuartal II 2021 dengan tumbuh 0,38%
Ekspor komoditas pertanian Indonesia di semester I 2021 juga tetap menggeliat yakni mencapai Rp282 triliun atau 1,95 miliar dolar AS. Kinerja ekspor itu bertumbuh 4,05% dibanding periode yang sama pada 2020 yaitu sebesar Rp247 triliun atau 1,71 miliar dolar AS.&quot;Masih banyak potensi komoditas ekspor yang perlu terus kita  kembangkan, misalnya minggu kemarin saya melihat yang namanya porang,  ini bisa menjadi komoditas baru yang memberikan nilai tambah bagi  petani,&quot; kata Presiden.
Dalam peresmian pembukaan Rakornas Pengendalian Inflasi tersebut,  turut hadir di Istana Negara, antara lain, Gubernur Bank Indonesia Perry  Warjiyo, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto,  Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso dan Menteri Sekretaris Negara  Pratikno.
Pembukaan rakornas digelar secara terbatas di Istana Negara dengan  menerapkan protokol kesehatan ketat, dan juga digelar secara virtual  yang dihadiri pimpinan kementerian/lembaga serta pimpinan pemerintah  daerah.</content:encoded></item></channel></rss>
