<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PPnBM 100% Diminta Diperpanjang hingga Akhir 2021, Kasih Enggak Nih?</title><description>Gaikindo) berharap kebijakan Pajak Penjualan atas Barang Mewah atau PPnBM Diskon 100% diperpanjang</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/08/25/320/2460889/ppnbm-100-diminta-diperpanjang-hingga-akhir-2021-kasih-enggak-nih</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/08/25/320/2460889/ppnbm-100-diminta-diperpanjang-hingga-akhir-2021-kasih-enggak-nih"/><item><title>PPnBM 100% Diminta Diperpanjang hingga Akhir 2021, Kasih Enggak Nih?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/08/25/320/2460889/ppnbm-100-diminta-diperpanjang-hingga-akhir-2021-kasih-enggak-nih</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/08/25/320/2460889/ppnbm-100-diminta-diperpanjang-hingga-akhir-2021-kasih-enggak-nih</guid><pubDate>Rabu 25 Agustus 2021 13:48 WIB</pubDate><dc:creator>Azhfar Muhammad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/25/320/2460889/ppnbm-100-diminta-diperpanjang-hingga-akhir-2021-kasih-enggak-nih-EOI1l6mceN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gaikindo Harap PPnBM Diskon 100% Diperpanjang. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/25/320/2460889/ppnbm-100-diminta-diperpanjang-hingga-akhir-2021-kasih-enggak-nih-EOI1l6mceN.jpg</image><title>Gaikindo Harap PPnBM Diskon 100% Diperpanjang. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA- Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) berharap kebijakan Pajak Penjualan atas Barang Mewah atau PPnBM Diskon 100% diperpanjang hingga akhir tahun ini. Adapun kebijakan ini akan berakhir pada akhir Agustus 2021.
&amp;ldquo;Kami tentu berharap mendorong pemerintah untuk memperpanjang PPnBm 100% dan berharap agar pemerintah dapat mempertimbangkannya,&amp;rdquo; kata Ketua I Gaikindo Jongkie Sugiarto, konferensi virtual , Rabu (25/8/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Relaksasi PPnBM, Penjualan Mobil Meroket 758%
Dia mengatakan, ketika insentif pajak ini berakhir pada 31 Agustus 2021. Nantinya pemerintah memberlakukan diskon PPN 25 %  dari September hingga akhir tahun mendatang.
&amp;ldquo;Diperpanjang karena terbukti bahwa relaksasi PPnBM ini dapat meningkatkan angka-angka penjualan dan produksi KBM maupun komponen lokalnya. Penerimaan Pemerintah dari PPN (Pajak Pertambahan Nilai) dan BBN (Bea Balik Nama)/PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) juga meningkat sangat signifikan,&amp;rdquo; ujarnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Ekspor Mobil ke Filipina Bebas Safeguard, Mendag: Kabar Sangat MenggembirakanSementara itu, Gaikindo mencatat sejak pemberlakukan kebijakan tersebut penjualan motor dan mobil meningkat.
&amp;ldquo;Peningkatan penjualan pada masa pandemi pun meningkat sekitar 30 ribu unit dan kita bisa lihat dari 50 ribu naik ke kisaran 80-85 ribu rata-rata setelah adanya peraturan relaksasi PPnBM, berarti ini tepat sasaran,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA- Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) berharap kebijakan Pajak Penjualan atas Barang Mewah atau PPnBM Diskon 100% diperpanjang hingga akhir tahun ini. Adapun kebijakan ini akan berakhir pada akhir Agustus 2021.
&amp;ldquo;Kami tentu berharap mendorong pemerintah untuk memperpanjang PPnBm 100% dan berharap agar pemerintah dapat mempertimbangkannya,&amp;rdquo; kata Ketua I Gaikindo Jongkie Sugiarto, konferensi virtual , Rabu (25/8/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Relaksasi PPnBM, Penjualan Mobil Meroket 758%
Dia mengatakan, ketika insentif pajak ini berakhir pada 31 Agustus 2021. Nantinya pemerintah memberlakukan diskon PPN 25 %  dari September hingga akhir tahun mendatang.
&amp;ldquo;Diperpanjang karena terbukti bahwa relaksasi PPnBM ini dapat meningkatkan angka-angka penjualan dan produksi KBM maupun komponen lokalnya. Penerimaan Pemerintah dari PPN (Pajak Pertambahan Nilai) dan BBN (Bea Balik Nama)/PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) juga meningkat sangat signifikan,&amp;rdquo; ujarnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Ekspor Mobil ke Filipina Bebas Safeguard, Mendag: Kabar Sangat MenggembirakanSementara itu, Gaikindo mencatat sejak pemberlakukan kebijakan tersebut penjualan motor dan mobil meningkat.
&amp;ldquo;Peningkatan penjualan pada masa pandemi pun meningkat sekitar 30 ribu unit dan kita bisa lihat dari 50 ribu naik ke kisaran 80-85 ribu rata-rata setelah adanya peraturan relaksasi PPnBM, berarti ini tepat sasaran,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
