<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menperin Ajukan Perpanjangan PPnBM 100% Mobil Baru ke Sri Mulyani   </title><description>Agus Gumiwang Kartasasmita menandatangani usulan perpanjangan potongan relaksasi PPnBM 100% untuk mobil baru</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/08/25/320/2460990/menperin-ajukan-perpanjangan-ppnbm-100-mobil-baru-ke-sri-mulyani</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/08/25/320/2460990/menperin-ajukan-perpanjangan-ppnbm-100-mobil-baru-ke-sri-mulyani"/><item><title>Menperin Ajukan Perpanjangan PPnBM 100% Mobil Baru ke Sri Mulyani   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/08/25/320/2460990/menperin-ajukan-perpanjangan-ppnbm-100-mobil-baru-ke-sri-mulyani</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/08/25/320/2460990/menperin-ajukan-perpanjangan-ppnbm-100-mobil-baru-ke-sri-mulyani</guid><pubDate>Rabu 25 Agustus 2021 16:10 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/25/320/2460990/menperin-ajukan-perpanjangan-ppnbm-100-mobil-baru-ke-sri-mulyani-fxliELQUV6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menperin Agus Gumiwang. (Foto: Okezone.com/Kemenperin)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/25/320/2460990/menperin-ajukan-perpanjangan-ppnbm-100-mobil-baru-ke-sri-mulyani-fxliELQUV6.jpg</image><title>Menperin Agus Gumiwang. (Foto: Okezone.com/Kemenperin)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menandatangani usulan perpanjangan potongan relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM DTP) 100% untuk pembelian mobil baru.
&quot;Saya sudah menandatangani surat kepada Menteri Keuangan (Sri Mulyani), untuk mengusulkan perpanjangan PPnBM DTP, karena berkaitan dengan industri pendukung di belakangnya banyak sekali,&quot; kata Agus Gumiwang Kartasasmita, dikutip dari Antara, dalam Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR RI di Jakarta, Rabu (25/8/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;PPnBM 100% Diminta Diperpanjang hingga Akhir 2021, Kasih Enggak Nih?
Menurutnya, insentif tersebut sangat berhasil dalam mendongkrak produksi dan penjualan mobil di masa pandemi Covid-19.
Menurut data Kemenperin, penjualan mobil pada kuartal II atau Q2-2021 naik drastis hingga 758% setelah insentif tersebut diberlakukan.
Baca Juga:&amp;nbsp;Ekspor Mobil ke Filipina Bebas Safeguard, Mendag: Kabar Sangat Menggembirakan
Diketahui, relaksasi PPnBM DTP 100% berakhir pada Agustus 2021 untuk pembelian mobil baru dengan kapasitas silinder 1.500 cc. Sedangkan, hingga September - Desember 2021, keringanan PPnBM yang didiskon oleh pemerintah hanya 25 persen.
Pada kesempatan tersebut, Agus juga mengatakan insentif PPN DTP untuk sektor properti juga berhasil mendorong penjualan.
&quot;Properti ini juga banyak industri di belakangnya,&quot; tukas Agus.Data Kemenperin menyebutkan penjualan properti naik 15 - 20% dan program itu juga mendorong pertumbuhan industri barang galian nonlogam seperti semen, keramik, dan bahan bangunan.
&quot;Kami juga mendorong PPN DTP di sektor properti, karena ini sektor yang industri pendukung di belakang besar sekali. Untuk mendapatkan relaksasi. Tujuannya untuk meningkatkan kemampuan demand side yang kita miliki,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menandatangani usulan perpanjangan potongan relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM DTP) 100% untuk pembelian mobil baru.
&quot;Saya sudah menandatangani surat kepada Menteri Keuangan (Sri Mulyani), untuk mengusulkan perpanjangan PPnBM DTP, karena berkaitan dengan industri pendukung di belakangnya banyak sekali,&quot; kata Agus Gumiwang Kartasasmita, dikutip dari Antara, dalam Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR RI di Jakarta, Rabu (25/8/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;PPnBM 100% Diminta Diperpanjang hingga Akhir 2021, Kasih Enggak Nih?
Menurutnya, insentif tersebut sangat berhasil dalam mendongkrak produksi dan penjualan mobil di masa pandemi Covid-19.
Menurut data Kemenperin, penjualan mobil pada kuartal II atau Q2-2021 naik drastis hingga 758% setelah insentif tersebut diberlakukan.
Baca Juga:&amp;nbsp;Ekspor Mobil ke Filipina Bebas Safeguard, Mendag: Kabar Sangat Menggembirakan
Diketahui, relaksasi PPnBM DTP 100% berakhir pada Agustus 2021 untuk pembelian mobil baru dengan kapasitas silinder 1.500 cc. Sedangkan, hingga September - Desember 2021, keringanan PPnBM yang didiskon oleh pemerintah hanya 25 persen.
Pada kesempatan tersebut, Agus juga mengatakan insentif PPN DTP untuk sektor properti juga berhasil mendorong penjualan.
&quot;Properti ini juga banyak industri di belakangnya,&quot; tukas Agus.Data Kemenperin menyebutkan penjualan properti naik 15 - 20% dan program itu juga mendorong pertumbuhan industri barang galian nonlogam seperti semen, keramik, dan bahan bangunan.
&quot;Kami juga mendorong PPN DTP di sektor properti, karena ini sektor yang industri pendukung di belakang besar sekali. Untuk mendapatkan relaksasi. Tujuannya untuk meningkatkan kemampuan demand side yang kita miliki,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
