<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Defisit APBN 2021 Tembus Rp336 Triliun</title><description>Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat defisit APBN mencapai Rp336,9 triliun hingga Juli 2021</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/08/25/320/2461125/defisit-apbn-2021-tembus-rp336-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/08/25/320/2461125/defisit-apbn-2021-tembus-rp336-triliun"/><item><title>Defisit APBN 2021 Tembus Rp336 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/08/25/320/2461125/defisit-apbn-2021-tembus-rp336-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/08/25/320/2461125/defisit-apbn-2021-tembus-rp336-triliun</guid><pubDate>Rabu 25 Agustus 2021 19:40 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/25/320/2461125/defisit-apbn-2021-tembus-rp336-triliun-D4FNL4SaQg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Defisit APBN 2021 Tembus Rp336 Triliun. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/25/320/2461125/defisit-apbn-2021-tembus-rp336-triliun-D4FNL4SaQg.jpg</image><title>Defisit APBN 2021 Tembus Rp336 Triliun. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat defisit APBN mencapai Rp336,9 triliun hingga Juli 2021.  Defisit tersebut setara dengan 2,04% terhadap produk domestik bruto (PDB).
Menteri Keuangan Sri Mulyani merinci realisasi belanja negara hingga Juli 2021 telah mencapai Rp1.368,4 triliun atau 49,8% dari pagu Rp2.750 triliun. Belanja tersebut juga mencatatkan pertumbuhan 9,3% dari kinerja pada periode yang sama pada 2020.
Baca Juga:&amp;nbsp;Belanja Negara Rp2.708 Triliun, Sri Mulyani: Bukan untuk Kemewahan
Belanja tersebut terdiri atas belanja pemerintah pusat Rp952,8 triliun serta transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) senilai Rp415,5 triliun. Realisasi TKDD mengalami kontraksi 9,4% karena pemda masih memiliki sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa) yang belum dibelanjakan.
&quot;Di mana primary balance-nya mengalami defisit Rp143,6 triliun,&quot; ujar dalam video virtual, Rabu (25/8/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Daftar Infrastruktur Rp384,8 Triliun yang Dibangun Jokowi di 2022
Selain  itu, pendapatan negara terus menunjukkan pertumbuhan positif hingga Juli 2021, meski terdapat lonjakan kasus Covid-19 varian Delta.Realisasi penerimaan kepabeanan dan cukai hingga akhir Juli 2021 senilai Rp141,2 triliun atau tumbuh 29,5% dari kinerja tahun lalu. Realisasi itu setara dengan 65,7% dari target Rp215,0 triliun.
Adapun dari sisi penerimaan negara bukan pajak (PNBP), realisasinya Rp242,1 triliun atau tumbuh 15,8% dibanding dengan kinerja pada periode yang sama tahun lalu.
Selain itu, realisasi penerimaan pajak hingga Juli 2021 senilai Rp647,7 triliun atau tumbuh 7,6% dibandingkan dengan kinerja pada periode yang sama tahun.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat defisit APBN mencapai Rp336,9 triliun hingga Juli 2021.  Defisit tersebut setara dengan 2,04% terhadap produk domestik bruto (PDB).
Menteri Keuangan Sri Mulyani merinci realisasi belanja negara hingga Juli 2021 telah mencapai Rp1.368,4 triliun atau 49,8% dari pagu Rp2.750 triliun. Belanja tersebut juga mencatatkan pertumbuhan 9,3% dari kinerja pada periode yang sama pada 2020.
Baca Juga:&amp;nbsp;Belanja Negara Rp2.708 Triliun, Sri Mulyani: Bukan untuk Kemewahan
Belanja tersebut terdiri atas belanja pemerintah pusat Rp952,8 triliun serta transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) senilai Rp415,5 triliun. Realisasi TKDD mengalami kontraksi 9,4% karena pemda masih memiliki sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa) yang belum dibelanjakan.
&quot;Di mana primary balance-nya mengalami defisit Rp143,6 triliun,&quot; ujar dalam video virtual, Rabu (25/8/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Daftar Infrastruktur Rp384,8 Triliun yang Dibangun Jokowi di 2022
Selain  itu, pendapatan negara terus menunjukkan pertumbuhan positif hingga Juli 2021, meski terdapat lonjakan kasus Covid-19 varian Delta.Realisasi penerimaan kepabeanan dan cukai hingga akhir Juli 2021 senilai Rp141,2 triliun atau tumbuh 29,5% dari kinerja tahun lalu. Realisasi itu setara dengan 65,7% dari target Rp215,0 triliun.
Adapun dari sisi penerimaan negara bukan pajak (PNBP), realisasinya Rp242,1 triliun atau tumbuh 15,8% dibanding dengan kinerja pada periode yang sama tahun lalu.
Selain itu, realisasi penerimaan pajak hingga Juli 2021 senilai Rp647,7 triliun atau tumbuh 7,6% dibandingkan dengan kinerja pada periode yang sama tahun.</content:encoded></item></channel></rss>
