<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menko Luhut Beberkan Syarat Berwisata di Tengah Pandemi Covid-19</title><description>Luhut berpesan kepada semua pihak terkait di Manado bahwa dalam penanganan Covid-19, semuanya terintegrasi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/08/26/320/2461380/menko-luhut-beberkan-syarat-berwisata-di-tengah-pandemi-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/08/26/320/2461380/menko-luhut-beberkan-syarat-berwisata-di-tengah-pandemi-covid-19"/><item><title>Menko Luhut Beberkan Syarat Berwisata di Tengah Pandemi Covid-19</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/08/26/320/2461380/menko-luhut-beberkan-syarat-berwisata-di-tengah-pandemi-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/08/26/320/2461380/menko-luhut-beberkan-syarat-berwisata-di-tengah-pandemi-covid-19</guid><pubDate>Kamis 26 Agustus 2021 10:55 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/26/320/2461380/menko-luhut-beberkan-syarat-berwisata-di-tengah-pandemi-covid-19-PGo2stPVxk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/26/320/2461380/menko-luhut-beberkan-syarat-berwisata-di-tengah-pandemi-covid-19-PGo2stPVxk.jpg</image><title>Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Dalam peluncuran Bangga Buatan Indonesia (BBI) dan Bangga Wisata Indonesia (BWI) bertema &quot;Pelangi Sulawesi&quot;, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan berpesan kepada Gubernur Manado Olly Dondokambey dan semua pihak terkait di Manado bahwa dalam penanganan Covid-19, semuanya terintegrasi.
&quot;Jadi, semua data dari lab akan masuk ke NAR, lalu ke Silacak, dan kemudian masuk ke PeduliLindungi.Sehingga semua kegiatan kita nanti, mulai berangkat, akan terintegrasi dengan PeduliLindungi. Masuk wisata ini pun akan dengan menggunakan PeduliLindungi,&quot; ungkap Luhut secara virtual pada Kamis (26/8/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Pelonggaran PPKM Dievaluasi, Luhut: Pemulihan Ekonomi Bergantung Pengendalian Covid-19
Alasannya untuk mendeteksi apakah orang yang bersangkutan sudah divaksin atau belum, kedua apakah orang tersebut hasil tesnya positif atau tidak. &quot;Karena itu, kita bisa melakukan tracing terhadap kasus positif Covid-19,&quot; terang Luhut.
Lalu, dia menekankan bahwa penggunaan masker harus dibudayakan karena dari berbagai literatur dan pendapat pakar dari dalam maupun luar negeri, belum diketahui kapan pandemi akan berakhir.
Baca Juga:&amp;nbsp;Gandeng China, Pabrik Vaksin di Indonesia Beroperasi April 2022
&quot;Jadi sesuai yang disampaikan Presiden, kita akan hidup dengan ini, maka vaksinasi akan terus masif dilakukan, dan pemerintah tahun ini menargetkan 200 juta orang harus divaksin,&quot; tegas Luhut.
Dia mengatakan, ini bukanlah pekerjaan mudah dan membutuhkan kerja sama semua pihak. Bahkan, kita harus bertanggung jawab kepada lingkungan.
&quot;Karena kalau kita belum divaksin, ya kalau kita saja yang kena Covid-19 ya tidak masalah, tapi kalau sekeliling kita jadi kena karena kita, ini juga tidak elok,&quot; kata Luhut.</description><content:encoded>JAKARTA - Dalam peluncuran Bangga Buatan Indonesia (BBI) dan Bangga Wisata Indonesia (BWI) bertema &quot;Pelangi Sulawesi&quot;, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan berpesan kepada Gubernur Manado Olly Dondokambey dan semua pihak terkait di Manado bahwa dalam penanganan Covid-19, semuanya terintegrasi.
&quot;Jadi, semua data dari lab akan masuk ke NAR, lalu ke Silacak, dan kemudian masuk ke PeduliLindungi.Sehingga semua kegiatan kita nanti, mulai berangkat, akan terintegrasi dengan PeduliLindungi. Masuk wisata ini pun akan dengan menggunakan PeduliLindungi,&quot; ungkap Luhut secara virtual pada Kamis (26/8/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Pelonggaran PPKM Dievaluasi, Luhut: Pemulihan Ekonomi Bergantung Pengendalian Covid-19
Alasannya untuk mendeteksi apakah orang yang bersangkutan sudah divaksin atau belum, kedua apakah orang tersebut hasil tesnya positif atau tidak. &quot;Karena itu, kita bisa melakukan tracing terhadap kasus positif Covid-19,&quot; terang Luhut.
Lalu, dia menekankan bahwa penggunaan masker harus dibudayakan karena dari berbagai literatur dan pendapat pakar dari dalam maupun luar negeri, belum diketahui kapan pandemi akan berakhir.
Baca Juga:&amp;nbsp;Gandeng China, Pabrik Vaksin di Indonesia Beroperasi April 2022
&quot;Jadi sesuai yang disampaikan Presiden, kita akan hidup dengan ini, maka vaksinasi akan terus masif dilakukan, dan pemerintah tahun ini menargetkan 200 juta orang harus divaksin,&quot; tegas Luhut.
Dia mengatakan, ini bukanlah pekerjaan mudah dan membutuhkan kerja sama semua pihak. Bahkan, kita harus bertanggung jawab kepada lingkungan.
&quot;Karena kalau kita belum divaksin, ya kalau kita saja yang kena Covid-19 ya tidak masalah, tapi kalau sekeliling kita jadi kena karena kita, ini juga tidak elok,&quot; kata Luhut.</content:encoded></item></channel></rss>
