<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani: Ancaman Perubahan Iklim Bisa Kena Orang Miskin dan Kaya</title><description>Perubahan iklim atau climate Change atau menjadi ancaman bagi semua lapisan masyarakat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/08/26/320/2461524/sri-mulyani-ancaman-perubahan-iklim-bisa-kena-orang-miskin-dan-kaya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/08/26/320/2461524/sri-mulyani-ancaman-perubahan-iklim-bisa-kena-orang-miskin-dan-kaya"/><item><title>Sri Mulyani: Ancaman Perubahan Iklim Bisa Kena Orang Miskin dan Kaya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/08/26/320/2461524/sri-mulyani-ancaman-perubahan-iklim-bisa-kena-orang-miskin-dan-kaya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/08/26/320/2461524/sri-mulyani-ancaman-perubahan-iklim-bisa-kena-orang-miskin-dan-kaya</guid><pubDate>Kamis 26 Agustus 2021 14:38 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/26/320/2461524/sri-mulyani-ancaman-perubahan-iklim-bisa-kena-orang-miskin-dan-kaya-nDfDYoHzNI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/26/320/2461524/sri-mulyani-ancaman-perubahan-iklim-bisa-kena-orang-miskin-dan-kaya-nDfDYoHzNI.jpg</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Perubahan iklim atau climate Change atau menjadi ancaman bagi semua lapisan masyarakat.
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan perubahan iklim tidak  mengenal pandang bulu dalam mengancam kehidupan masyarakat. Termasuk, masyarakat miskin dan kaya akan terkena perubahan iklim
&quot;Climate change dan Covid-19  dua masalah yang sama dan mana lintas batas negara. Mau kaya dan miskin punya ancaman yang sama yaitu covid-19. Climate change juga sama,&quot; kata Sri Mulyani dalam video virtual, Kamis (26/8/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Ngeri! Sri Mulyani: Perubahan Iklim Akan Berdampak pada 1,5 Miliar Pekerja
Lanjutnya, kolaborasi dengan semua elemen dan kebijakan menjadi kunci untuk menangani persoalan tanpa batas.Negara harus mampu sehingga bisa meminimalisasi konsekuensi yang lebih parah. Ini juga sama dengan penanganan pandemi.
Baca Juga:&amp;nbsp;Sri Mulyani Akui Pemulihan Ekonomi di Kuartal III-2021 Tertahan akibat PPKM
&amp;ldquo;Oleh karena itu, kita semua dalam menghadapi ancaman climate change butuh kolaborasi internasional,&amp;rdquo; jelasnya.Dia menambahkan APBN juga melakukan budget tagging untuk mendukung program-program penurunan emisi karbon atau melakukan transformasi agar kegiatan produksi menjadi semakin bersih. Budget climate tagging digunakan untuk mengidentifikasi belanja dan anggaran yang memang secara langsung bisa mempengaruhi dan menurunkan emisi karbon.
&quot;Peranan keuangan untuk climate change sangat penting. Kita melakukan inisitaif yang baru mencoba koloborasi pendanaan pemerintah dari multilateral dan di blend bersama-bersama dengan proyek yang mendukung agenda climat change,&quot; tandasnya</description><content:encoded>JAKARTA - Perubahan iklim atau climate Change atau menjadi ancaman bagi semua lapisan masyarakat.
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan perubahan iklim tidak  mengenal pandang bulu dalam mengancam kehidupan masyarakat. Termasuk, masyarakat miskin dan kaya akan terkena perubahan iklim
&quot;Climate change dan Covid-19  dua masalah yang sama dan mana lintas batas negara. Mau kaya dan miskin punya ancaman yang sama yaitu covid-19. Climate change juga sama,&quot; kata Sri Mulyani dalam video virtual, Kamis (26/8/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Ngeri! Sri Mulyani: Perubahan Iklim Akan Berdampak pada 1,5 Miliar Pekerja
Lanjutnya, kolaborasi dengan semua elemen dan kebijakan menjadi kunci untuk menangani persoalan tanpa batas.Negara harus mampu sehingga bisa meminimalisasi konsekuensi yang lebih parah. Ini juga sama dengan penanganan pandemi.
Baca Juga:&amp;nbsp;Sri Mulyani Akui Pemulihan Ekonomi di Kuartal III-2021 Tertahan akibat PPKM
&amp;ldquo;Oleh karena itu, kita semua dalam menghadapi ancaman climate change butuh kolaborasi internasional,&amp;rdquo; jelasnya.Dia menambahkan APBN juga melakukan budget tagging untuk mendukung program-program penurunan emisi karbon atau melakukan transformasi agar kegiatan produksi menjadi semakin bersih. Budget climate tagging digunakan untuk mengidentifikasi belanja dan anggaran yang memang secara langsung bisa mempengaruhi dan menurunkan emisi karbon.
&quot;Peranan keuangan untuk climate change sangat penting. Kita melakukan inisitaif yang baru mencoba koloborasi pendanaan pemerintah dari multilateral dan di blend bersama-bersama dengan proyek yang mendukung agenda climat change,&quot; tandasnya</content:encoded></item></channel></rss>
