<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menko Luhut: Covid-19 Bukan Wabah Terakhir yang Akan Kita Hadapi</title><description>Luhut Binsar Pandjaitan menyebut, kasus Covid-19 bukan pandemi atau wabah yang terkahir untuk dihadapi.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/08/27/320/2461855/menko-luhut-covid-19-bukan-wabah-terakhir-yang-akan-kita-hadapi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/08/27/320/2461855/menko-luhut-covid-19-bukan-wabah-terakhir-yang-akan-kita-hadapi"/><item><title>Menko Luhut: Covid-19 Bukan Wabah Terakhir yang Akan Kita Hadapi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/08/27/320/2461855/menko-luhut-covid-19-bukan-wabah-terakhir-yang-akan-kita-hadapi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/08/27/320/2461855/menko-luhut-covid-19-bukan-wabah-terakhir-yang-akan-kita-hadapi</guid><pubDate>Jum'at 27 Agustus 2021 07:10 WIB</pubDate><dc:creator>Azhfar Muhammad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/27/320/2461855/menko-luhut-covid-19-bukan-wabah-terakhir-yang-akan-kita-hadapi-QwRKbqWt1l.png" expression="full" type="image/jpeg">Menko Luhut soal Pandemi Covid-19 (Foto: Tangkapan Layar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/27/320/2461855/menko-luhut-covid-19-bukan-wabah-terakhir-yang-akan-kita-hadapi-QwRKbqWt1l.png</image><title>Menko Luhut soal Pandemi Covid-19 (Foto: Tangkapan Layar)</title></images><description>JAKARTA - Menteri koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyebut, kasus Covid-19 bukan pandemi atau wabah yang terkahir untuk dihadapi.
&amp;ldquo;Pemerintah menyadari bahwa Covid-19 kemungkinan besar bukan wabah terakhir yang akan kita hadapi, sehingga kita terus berupaya untuk meningkatkan kapasitas pencegahan dan penanganan,&amp;rdquo; kata Luhut melaui keterangan yang diterima MNC Portal Indonesia, Jakarta, Jumat (27/8/2021).
Luhut mengaku adanya wabah Covid-19 ini dapat mendorong untuk berinvestasi dan berinovasi dalam bidang ksehatan, termasuk di bidang mutakhir seperti bioteknologi dan sistem informasi kesehatan.
&amp;ldquo;Alokasi anggaran kesehatan hari ini yang mencapai ratusan triliun, saya kira sudah saatnya direformasi dengan mendorong penggunaan produk dalam negeri demi menciptakan multiplier effect yang tinggi,&amp;rdquo; katanya.Luhut mengatakan, sebagai warga negara Indonesia harus meyakini bahwa bisa mengatasi dan mengendalikan pandemi ini secara bersama-sama.
&amp;ldquo;Dengan terus menjaga kedisiplinan kita meskipun kondisi hari ini sudah cukup membaik dibandingkan beberapa bulan sebelumnya. Pandemi ini adalah musuh kita bersama, karena itu kita harus bekerja bersama-sama,&amp;rdquo; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyebut, kasus Covid-19 bukan pandemi atau wabah yang terkahir untuk dihadapi.
&amp;ldquo;Pemerintah menyadari bahwa Covid-19 kemungkinan besar bukan wabah terakhir yang akan kita hadapi, sehingga kita terus berupaya untuk meningkatkan kapasitas pencegahan dan penanganan,&amp;rdquo; kata Luhut melaui keterangan yang diterima MNC Portal Indonesia, Jakarta, Jumat (27/8/2021).
Luhut mengaku adanya wabah Covid-19 ini dapat mendorong untuk berinvestasi dan berinovasi dalam bidang ksehatan, termasuk di bidang mutakhir seperti bioteknologi dan sistem informasi kesehatan.
&amp;ldquo;Alokasi anggaran kesehatan hari ini yang mencapai ratusan triliun, saya kira sudah saatnya direformasi dengan mendorong penggunaan produk dalam negeri demi menciptakan multiplier effect yang tinggi,&amp;rdquo; katanya.Luhut mengatakan, sebagai warga negara Indonesia harus meyakini bahwa bisa mengatasi dan mengendalikan pandemi ini secara bersama-sama.
&amp;ldquo;Dengan terus menjaga kedisiplinan kita meskipun kondisi hari ini sudah cukup membaik dibandingkan beberapa bulan sebelumnya. Pandemi ini adalah musuh kita bersama, karena itu kita harus bekerja bersama-sama,&amp;rdquo; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
