<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kejar Produksi Minyak 1 Juta Barel, Menteri ESDM: KKKS Pakai Strategi Extraordinary</title><description>Industri migas tetap melaksanakan aktivitas guna mencari dan  memproduksi migas mengingat kebutuhan energi Indonesia sangat besar.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/09/01/320/2464502/kejar-produksi-minyak-1-juta-barel-menteri-esdm-kkks-pakai-strategi-extraordinary</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/09/01/320/2464502/kejar-produksi-minyak-1-juta-barel-menteri-esdm-kkks-pakai-strategi-extraordinary"/><item><title>Kejar Produksi Minyak 1 Juta Barel, Menteri ESDM: KKKS Pakai Strategi Extraordinary</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/09/01/320/2464502/kejar-produksi-minyak-1-juta-barel-menteri-esdm-kkks-pakai-strategi-extraordinary</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/09/01/320/2464502/kejar-produksi-minyak-1-juta-barel-menteri-esdm-kkks-pakai-strategi-extraordinary</guid><pubDate>Rabu 01 September 2021 14:52 WIB</pubDate><dc:creator>Oktiani Endarwati</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/09/01/320/2464502/kejar-produksi-minyak-1-juta-barel-menteri-esdm-kkks-pakai-strategi-extraordinary-Am6Od7kZbw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kejar produksi minyak 1 juta barel KKKS diminta terapkan strategi (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/09/01/320/2464502/kejar-produksi-minyak-1-juta-barel-menteri-esdm-kkks-pakai-strategi-extraordinary-Am6Od7kZbw.jpg</image><title>Kejar produksi minyak 1 juta barel KKKS diminta terapkan strategi (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Industri migas tetap melaksanakan aktivitas guna mencari dan memproduksi migas mengingat kebutuhan energi Indonesia sangat besar. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan pemerintah tetap optimistis untuk meningkatkan produksi migas melalui kegiatan eksplorasi dan produksi yang lebih masif dan agresif.
Arifin pun menekankan kepada semua kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) migas untuk meningkatkan eksplorasi blok migas demi mencapai target produksi minyak sebesar 1 juta BOPD dan gas sebesar 12 BSCFD pada tahun 2030.
Baca Juga: Lifting Migas Capai 1,6 Juta BOEPD per Juli 2021, 96% dari Target APBN
&quot;Seluruh pelaku industri hulu migas agar dapat melaksanakan strategi-strategi yang harus dilakukan secara extraordinary,&quot; kata Arifin saat membuka gelaran Indonesia Petroleum Association (IPA) ke-45 Convention and Exhibition secara virtual, Rabu (1/9/2021).
Sebagai salah satu sektor kritikal, industri hulu migas masih merupakan penggerak perekonomian nasional dan mendorong munculnya aktivitas perekonomian lainnya. Di sisi lain, transisi energi tetap menjadi perhatian utama bagi Arifin.
Baca Juga: Perbankan Diminta Biayai Industri Hulu Migas
 
&quot;Kebijakan energi dunia saat ini adalah menuju energi bersih dan terbarukan, yang secara bertahap akan menggantikan energi fosil. Untuk itu diperlukan upaya proses peralihan yang terukur dan dalam masa transisi ini, peran migas masih strategis,&quot; ungkap Arifin.
Selain mendorong peningkatan produksi migas, lanjut dia, pemerintah juga tengah fokus dalam menurunkan emisi karbon. Untuk itu, pemerintah sedang menyelesaikan penyusunan Strategi Energi Nasional yang berisi dua agenda penting, yakni peningkatan produksi migas dan penurunan emisi karbon.&quot;Semoga dengan dilaksanakan rangkaian agenda IPA ke-45, seluruh  pemangku kepentingan sektor hulu migas Indonesia dapat kembali  memantapkan niat, upaya dan kerja keras bersama untuk mewujudkan  Indonesia sebagai tempat yang tepat untuk berinvestasi sehingga memberi  manfaat bagi semua pihak,&quot; tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Presiden IPA, Gary Selbie, mengatakan  pandemi Covid-19 yang telah berlangsung selama 1,5 tahun ini telah  menjadi momentum transformasi bersejarah bagi seluruh industri, termasuk  hulu migas. Pelaku industri hulu migas di Indonesia harus mampu  menghadapi berbagai tantangan yang ada, terutama ikut menjaga daya tarik  investasi.
&quot;Industri hulu migas yang kuat akan berdampak positif pada  perekonomian nasional karena memiliki multiplier effect, baik kepada  sektor penunjang maupun pengguna,&quot; ujar Gary.
IPA mengapresiasi upaya Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan  industri hulu migas. IPA juga berterima kasih atas perhatian dan kerja  sama yang terjalin demi mewujudkan ketahanan energi nasional yang kuat  dan solid. &quot;IPA percaya, bahwa Indonesia masih memiliki daya tarik yang  kuat dari sisi prospek atau cadangan migas. Masih banyak cekungan atau  target eksplorasi di Indonesia yang belum dikembangkan,&quot; tambahnya.
Merespons upaya pemerintah menurunkan emisi karbon, lanjut Gary,  disadari perlunya keseimbangan antara pencapaian target produksi migas  dengan penurunan emisi karbon. Hal ini dapat menghadirkan kejelasan bagi  investor migas global yang akan menanamkan modal di Indonesia.
&amp;ldquo;Gas  bumi merupakan salah satu solusi bagi pemenuhan energi bersih di masa  mendatang. Apalagi, serapan gas bumi di dalam negeri masih relatif  rendah dan berpotensi untuk dikembangkan,&amp;rdquo; ujarnya.Untuk itu, kebijakan penurunan harga gas bumi bagi industri dan   disertai dengan pembangunan infrastruktur gas bumi yang memadai dapat   dijadikan momentum untuk meningkatkan serapan gas bumi. Adapun terkait   penyelenggaraan IPA Convex 2021, Gary berharap kegiatan hulu migas   terbesar di Indonesia ini dapat menjadi ajang yang tepat bagi seluruh   pemangku kepentingan untuk dapat berkolaborasi demi meningkatkan daya   tarik investasi Indonesia khususnya di mata investor global.
Konvensi dan Pameran IPA ke-45 berlangsung selama tiga hari secara   virtual mulai dari tanggal 1 September hingga 3 September 2021. Acara   ini diselenggarakan oleh Indonesian Petroleum Association (IPA) bekerja   sama dengan Dyandra Promosindo sebagai co-organizer, serta didukung  oleh  Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia dan  SKK  Migas.
Secara khusus, dari sisi pameran, IPA Convex 2021 menghadirkan   virtual exhibition yang diikuti oleh puluhan perusahaan peserta pameran,   terdiri dari KKKS nasional dan internasional, perusahaan jasa   penunjang, lembaga pemerintahan dan sebagainya. Perhelatan IPA Convex   2021 ini didukung penuh oleh para sponsor yang terdiri dari   perusahaan-perusahaan migas nasional dan internasional seperti   Pertamina, bp Indonesia, Schlumberger, MedcoEnergi, Mubadala Petroleum,   Chevron Pacific Indonesia, ExxonMobil Indonesia, INPEX Masela,  Petronas,  Premier Oil, Repsol, dan lainnya.
Selain itu, IPA Convex 2021 juga turut diramaikan dengan partisipasi   dari para asosiasi, seperti American Association of Petroleum Geologist   (AAPG) Indonesia, Ikatan Ahli Teknik Perminyakan Indonesia (IATMI),   Ikatan Ahli Fasilitas Produksi Minyak dan Gas Bumi Indonesia (IAFMI),   Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI), Society of Exploration   Geophysicists (SGE), dan Asosiasi Perusahaan Pracetak dan Prategang   Indonesia (AP3I). Turut serta terlibat dalam IPA Convex 2021, dari   universitas swasta dan negeri di Indonesia, di antaranya ITS,   Universitas Diponegoro, Universitas Padjajaran, Universitas Trisakti,   Universitas Lampung, UPN Veteran Jawa Timur, Universitas Pancasila,   Universitas Bhayangkara, Institut Teknologi Sumatera, dan Universitas   Tanri Abeng.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Industri migas tetap melaksanakan aktivitas guna mencari dan memproduksi migas mengingat kebutuhan energi Indonesia sangat besar. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan pemerintah tetap optimistis untuk meningkatkan produksi migas melalui kegiatan eksplorasi dan produksi yang lebih masif dan agresif.
Arifin pun menekankan kepada semua kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) migas untuk meningkatkan eksplorasi blok migas demi mencapai target produksi minyak sebesar 1 juta BOPD dan gas sebesar 12 BSCFD pada tahun 2030.
Baca Juga: Lifting Migas Capai 1,6 Juta BOEPD per Juli 2021, 96% dari Target APBN
&quot;Seluruh pelaku industri hulu migas agar dapat melaksanakan strategi-strategi yang harus dilakukan secara extraordinary,&quot; kata Arifin saat membuka gelaran Indonesia Petroleum Association (IPA) ke-45 Convention and Exhibition secara virtual, Rabu (1/9/2021).
Sebagai salah satu sektor kritikal, industri hulu migas masih merupakan penggerak perekonomian nasional dan mendorong munculnya aktivitas perekonomian lainnya. Di sisi lain, transisi energi tetap menjadi perhatian utama bagi Arifin.
Baca Juga: Perbankan Diminta Biayai Industri Hulu Migas
 
&quot;Kebijakan energi dunia saat ini adalah menuju energi bersih dan terbarukan, yang secara bertahap akan menggantikan energi fosil. Untuk itu diperlukan upaya proses peralihan yang terukur dan dalam masa transisi ini, peran migas masih strategis,&quot; ungkap Arifin.
Selain mendorong peningkatan produksi migas, lanjut dia, pemerintah juga tengah fokus dalam menurunkan emisi karbon. Untuk itu, pemerintah sedang menyelesaikan penyusunan Strategi Energi Nasional yang berisi dua agenda penting, yakni peningkatan produksi migas dan penurunan emisi karbon.&quot;Semoga dengan dilaksanakan rangkaian agenda IPA ke-45, seluruh  pemangku kepentingan sektor hulu migas Indonesia dapat kembali  memantapkan niat, upaya dan kerja keras bersama untuk mewujudkan  Indonesia sebagai tempat yang tepat untuk berinvestasi sehingga memberi  manfaat bagi semua pihak,&quot; tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Presiden IPA, Gary Selbie, mengatakan  pandemi Covid-19 yang telah berlangsung selama 1,5 tahun ini telah  menjadi momentum transformasi bersejarah bagi seluruh industri, termasuk  hulu migas. Pelaku industri hulu migas di Indonesia harus mampu  menghadapi berbagai tantangan yang ada, terutama ikut menjaga daya tarik  investasi.
&quot;Industri hulu migas yang kuat akan berdampak positif pada  perekonomian nasional karena memiliki multiplier effect, baik kepada  sektor penunjang maupun pengguna,&quot; ujar Gary.
IPA mengapresiasi upaya Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan  industri hulu migas. IPA juga berterima kasih atas perhatian dan kerja  sama yang terjalin demi mewujudkan ketahanan energi nasional yang kuat  dan solid. &quot;IPA percaya, bahwa Indonesia masih memiliki daya tarik yang  kuat dari sisi prospek atau cadangan migas. Masih banyak cekungan atau  target eksplorasi di Indonesia yang belum dikembangkan,&quot; tambahnya.
Merespons upaya pemerintah menurunkan emisi karbon, lanjut Gary,  disadari perlunya keseimbangan antara pencapaian target produksi migas  dengan penurunan emisi karbon. Hal ini dapat menghadirkan kejelasan bagi  investor migas global yang akan menanamkan modal di Indonesia.
&amp;ldquo;Gas  bumi merupakan salah satu solusi bagi pemenuhan energi bersih di masa  mendatang. Apalagi, serapan gas bumi di dalam negeri masih relatif  rendah dan berpotensi untuk dikembangkan,&amp;rdquo; ujarnya.Untuk itu, kebijakan penurunan harga gas bumi bagi industri dan   disertai dengan pembangunan infrastruktur gas bumi yang memadai dapat   dijadikan momentum untuk meningkatkan serapan gas bumi. Adapun terkait   penyelenggaraan IPA Convex 2021, Gary berharap kegiatan hulu migas   terbesar di Indonesia ini dapat menjadi ajang yang tepat bagi seluruh   pemangku kepentingan untuk dapat berkolaborasi demi meningkatkan daya   tarik investasi Indonesia khususnya di mata investor global.
Konvensi dan Pameran IPA ke-45 berlangsung selama tiga hari secara   virtual mulai dari tanggal 1 September hingga 3 September 2021. Acara   ini diselenggarakan oleh Indonesian Petroleum Association (IPA) bekerja   sama dengan Dyandra Promosindo sebagai co-organizer, serta didukung  oleh  Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia dan  SKK  Migas.
Secara khusus, dari sisi pameran, IPA Convex 2021 menghadirkan   virtual exhibition yang diikuti oleh puluhan perusahaan peserta pameran,   terdiri dari KKKS nasional dan internasional, perusahaan jasa   penunjang, lembaga pemerintahan dan sebagainya. Perhelatan IPA Convex   2021 ini didukung penuh oleh para sponsor yang terdiri dari   perusahaan-perusahaan migas nasional dan internasional seperti   Pertamina, bp Indonesia, Schlumberger, MedcoEnergi, Mubadala Petroleum,   Chevron Pacific Indonesia, ExxonMobil Indonesia, INPEX Masela,  Petronas,  Premier Oil, Repsol, dan lainnya.
Selain itu, IPA Convex 2021 juga turut diramaikan dengan partisipasi   dari para asosiasi, seperti American Association of Petroleum Geologist   (AAPG) Indonesia, Ikatan Ahli Teknik Perminyakan Indonesia (IATMI),   Ikatan Ahli Fasilitas Produksi Minyak dan Gas Bumi Indonesia (IAFMI),   Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI), Society of Exploration   Geophysicists (SGE), dan Asosiasi Perusahaan Pracetak dan Prategang   Indonesia (AP3I). Turut serta terlibat dalam IPA Convex 2021, dari   universitas swasta dan negeri di Indonesia, di antaranya ITS,   Universitas Diponegoro, Universitas Padjajaran, Universitas Trisakti,   Universitas Lampung, UPN Veteran Jawa Timur, Universitas Pancasila,   Universitas Bhayangkara, Institut Teknologi Sumatera, dan Universitas   Tanri Abeng.</content:encoded></item></channel></rss>
