<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cegah Kecurangan, BKN Wanti-Wanti Pengawas Tes SKD CPNS 2021</title><description>Petugas pengawas dapat menjalankan dengan baik saat melakukan pengawasan tes SKD CPNS 2021.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/09/01/320/2464584/cegah-kecurangan-bkn-wanti-wanti-pengawas-tes-skd-cpns-2021</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/09/01/320/2464584/cegah-kecurangan-bkn-wanti-wanti-pengawas-tes-skd-cpns-2021"/><item><title>Cegah Kecurangan, BKN Wanti-Wanti Pengawas Tes SKD CPNS 2021</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/09/01/320/2464584/cegah-kecurangan-bkn-wanti-wanti-pengawas-tes-skd-cpns-2021</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/09/01/320/2464584/cegah-kecurangan-bkn-wanti-wanti-pengawas-tes-skd-cpns-2021</guid><pubDate>Rabu 01 September 2021 16:32 WIB</pubDate><dc:creator>Dita Angga R</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/09/01/320/2464584/cegah-kecurangan-bkn-wanti-wanti-pengawas-tes-skd-cpns-2021-mXsRRWKPRS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">SKD CPNS Dimulai 2 September (Foto: Dok ESDM)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/09/01/320/2464584/cegah-kecurangan-bkn-wanti-wanti-pengawas-tes-skd-cpns-2021-mXsRRWKPRS.jpg</image><title>SKD CPNS Dimulai 2 September (Foto: Dok ESDM)</title></images><description>JAKARTA - Badan Kepegawaian Negara (BKN)  mengingatkan agar para petugas pengawas dapat menjalankan dengan baik saat melakukan pengawasan tes SKD CPNS 2021 yang digelar 2 September.

Plt Kepala BKN Bima Haria Wibisana  menekankan kepada pegawai BKN yang akan ditugaskan sebagai tim petugas SKD untuk menjaga integritas dan transparansi.

&amp;ldquo;Sebagai petugas harus jujur, akuntabel, dan bertanggung jawab terhadap proses seleksi khususnya di tilok (titik lokasi). Jangan sampai ada penyalahgunaan sistem oleh siapa pun dan pihak mana pun,&amp;rdquo; katanya dikutip dari situs resmi BKN, Jakarta, Rabu (1/9/2021).

Bima meminta agar pegawai BKN yang akan ditugaskan di seluruh untuk memperhatikan betul pelaksanaan tes di lapangan. Termasuk sarana prasarana perlu diantisipasi dari upaya tindak kecurangan. Khususnya Tilok di luar kantor BKN.

Bima juga menegaskan agar para petugas tidak segan-segan melaporkan jika terjadi penyimpangan oleh pihak manapun termasuk internal BKN.

&amp;ldquo;Saya minta agar pegawai BKN yang ditugaskan menjaga marwah institusi, berikan pelayanan yang prima, jangan biarkan ada kecurangan dan jangan sampai ada oknum menjanjikan kelulusan bagi peserta di tilok. Kita sudah bertahun-tahun menjaga sistem CAT ini agar terus berdampak baik pada sistem rekrutmen ASN, jangan sampai dirusak dengan hal-hal semacam itu,&amp;rdquo; katanya.


Sementara itu, Kepala Pusat Pengembangan Sistem Seleksi (PPSS) BKN Mohammad Ridwan menguraikan sejumlah persiapan teknis di internal BKN. Mulai dari menetapkan tim petugas CAT BKN dengan beberapa komposisi yakni Koordinator, Petugas IT, dan Pengawas. Lalu juga Tim Pendukung yang terdiri atas Tim Satpras, Tim Registrasi Peserta yang tidak ada panitia, Tenaga Kesehatan, Tenaga Keamanan Internal dan Eksternal dan Tenaga Kebersihan.

Ridwan juga menyampaikan ada beberapa rangkaian yang perlu disiapkan Tim Petugas CAT BKN di setiap tilok. Di antaranya seperti melakukan persiapan seleksi dengan panitia instansi dan memastikan sarana prasarana di tilok sesuai dengan ketentuan CAT dalam Peraturan BKN No.2/2021 tentang Prosedur Penyelenggaraan Seleksi dengan Metode CAT BKN.

</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Kepegawaian Negara (BKN)  mengingatkan agar para petugas pengawas dapat menjalankan dengan baik saat melakukan pengawasan tes SKD CPNS 2021 yang digelar 2 September.

Plt Kepala BKN Bima Haria Wibisana  menekankan kepada pegawai BKN yang akan ditugaskan sebagai tim petugas SKD untuk menjaga integritas dan transparansi.

&amp;ldquo;Sebagai petugas harus jujur, akuntabel, dan bertanggung jawab terhadap proses seleksi khususnya di tilok (titik lokasi). Jangan sampai ada penyalahgunaan sistem oleh siapa pun dan pihak mana pun,&amp;rdquo; katanya dikutip dari situs resmi BKN, Jakarta, Rabu (1/9/2021).

Bima meminta agar pegawai BKN yang akan ditugaskan di seluruh untuk memperhatikan betul pelaksanaan tes di lapangan. Termasuk sarana prasarana perlu diantisipasi dari upaya tindak kecurangan. Khususnya Tilok di luar kantor BKN.

Bima juga menegaskan agar para petugas tidak segan-segan melaporkan jika terjadi penyimpangan oleh pihak manapun termasuk internal BKN.

&amp;ldquo;Saya minta agar pegawai BKN yang ditugaskan menjaga marwah institusi, berikan pelayanan yang prima, jangan biarkan ada kecurangan dan jangan sampai ada oknum menjanjikan kelulusan bagi peserta di tilok. Kita sudah bertahun-tahun menjaga sistem CAT ini agar terus berdampak baik pada sistem rekrutmen ASN, jangan sampai dirusak dengan hal-hal semacam itu,&amp;rdquo; katanya.


Sementara itu, Kepala Pusat Pengembangan Sistem Seleksi (PPSS) BKN Mohammad Ridwan menguraikan sejumlah persiapan teknis di internal BKN. Mulai dari menetapkan tim petugas CAT BKN dengan beberapa komposisi yakni Koordinator, Petugas IT, dan Pengawas. Lalu juga Tim Pendukung yang terdiri atas Tim Satpras, Tim Registrasi Peserta yang tidak ada panitia, Tenaga Kesehatan, Tenaga Keamanan Internal dan Eksternal dan Tenaga Kebersihan.

Ridwan juga menyampaikan ada beberapa rangkaian yang perlu disiapkan Tim Petugas CAT BKN di setiap tilok. Di antaranya seperti melakukan persiapan seleksi dengan panitia instansi dan memastikan sarana prasarana di tilok sesuai dengan ketentuan CAT dalam Peraturan BKN No.2/2021 tentang Prosedur Penyelenggaraan Seleksi dengan Metode CAT BKN.

</content:encoded></item></channel></rss>
