<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sentul City Raup Untung Rp286,8 Miliar di Semester I-2021</title><description>Emiten properti, PT Sentul City Tbk (BKSL) berhasil melanjutkan performance positif di kuartal pertama pada semester pertama tahun ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/09/02/278/2465048/sentul-city-raup-untung-rp286-8-miliar-di-semester-i-2021</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/09/02/278/2465048/sentul-city-raup-untung-rp286-8-miliar-di-semester-i-2021"/><item><title>Sentul City Raup Untung Rp286,8 Miliar di Semester I-2021</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/09/02/278/2465048/sentul-city-raup-untung-rp286-8-miliar-di-semester-i-2021</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/09/02/278/2465048/sentul-city-raup-untung-rp286-8-miliar-di-semester-i-2021</guid><pubDate>Kamis 02 September 2021 13:31 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Harian Neraca</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/09/02/278/2465048/sentul-city-raup-untung-rp286-8-miliar-di-semester-i-2021-jweW13mIRP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Laba Sentul City (Foto: Okezone/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/09/02/278/2465048/sentul-city-raup-untung-rp286-8-miliar-di-semester-i-2021-jweW13mIRP.jpg</image><title>Laba Sentul City (Foto: Okezone/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Emiten properti, PT Sentul City Tbk (BKSL) berhasil melanjutkan performance positif di kuartal pertama pada semester pertama tahun ini. Dimana perseroan membukukan laba bersih Rp 286,8 miliar dari sebelumnya merugi Rp 237,9 miliar di semester pertama 2020. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.
Kata Presiden Direktur PT Sentul City Tbk, Tjetje Muljanto, meningkatnya laba bersih berkat ekspansi bisnis serta perbaikan kinerja seperti penghematan biaya dan penjualan aset strategis. Hal itu untuk merespons pelemahan daya beli masyarakat akibat pandemi Covid-19.
&quot;Hasilnya pendapatan bertumbuh signifikan menjadi Rp 2,4 triliun, melampaui total penjualan keseluruhan tahun 2020 sebesar Rp 452 miliar,&amp;rdquo;ujarnya seperti dilansir Harian Neraca, Kamis (2/9/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Emiten Pengelola Alfamart (AMRT) Kantongi Laba Rp853 Miliar, Meroket 73%
Tjetje menambahkan, salah satu aksi perseroan yang menjadi penopang pertumbuhan pendapatan yakni penjualan properti AEON Mall yang negosiasinya sudah direncanakan sejak lama. Dengan selesainya aksi penjualan, menjadi tanda bahwa perseroan masih mendapat kepercayaan dari investor Jepang yang sangat selecktif mengambil keputusan bisnisnya.
Untuk diketahui, hingga akhir Juni 2021 total liabilitas Sentul City berjumlah Rp 6,4 triliun, atau menurun 21% menjadi Rp 1,7 triliun (year to date/ytd) dari total liabilitas di akhir tahun 2020 sebanyak Rp 8,1 triliun. Secara terinci, jumlah liabilitas jangka pendek turun sebesar Rp 173 miliar atau 5,3% dari Rp 3,270 triliun per Desember 2020 menjadi Rp 3,097 triliun di semester I 2021.
Baca Juga:&amp;nbsp;Hore! Ada 'Bansos' di Pasar Modal, BEI Potong Biaya Pencatatan Saham 50% hingga 30 Desember
Perseroan, lanjut Tjetje, berkomitmen memenuhi kewajiban kepada pihak ketiga sehingga berdampak pada penurunan kewajiban cukup signifikan.Seperti yang tergambar dalam rasio total aktiva dibanding total kewajiban per semester I 2021 sebesar 187%. Untuk diketahui, Sentul City merupakan pengembang properti yang fokus pada pengembangan wilayah perkotaan hijau yang inovatif dan berkesinambungan dengan memberikan kenyamanan bagi penghuni dan pengunjung untuk live, play, work &amp;amp; visit.
Dirinya juga menambahkan, perseroan terus berkomitmen menerapkan pengembangan wilayah perkotaan hijau yang inovatif dan berkesinambungan dengan memberikan kenyamanan bagi penghuni dan pengunjung untuk live, play, work.
Pada kuartal pertama 2021, perseroan berhasil melakukan restrukturisasi utangnya yang semula jangka pendek dan menengah menjadi utang jangka panjang sesuai putusan PKPU yang disetujui oleh Majelis Hakim PKPU di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat pada tanggal 15 Maret 2021 lalu.</description><content:encoded>JAKARTA - Emiten properti, PT Sentul City Tbk (BKSL) berhasil melanjutkan performance positif di kuartal pertama pada semester pertama tahun ini. Dimana perseroan membukukan laba bersih Rp 286,8 miliar dari sebelumnya merugi Rp 237,9 miliar di semester pertama 2020. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.
Kata Presiden Direktur PT Sentul City Tbk, Tjetje Muljanto, meningkatnya laba bersih berkat ekspansi bisnis serta perbaikan kinerja seperti penghematan biaya dan penjualan aset strategis. Hal itu untuk merespons pelemahan daya beli masyarakat akibat pandemi Covid-19.
&quot;Hasilnya pendapatan bertumbuh signifikan menjadi Rp 2,4 triliun, melampaui total penjualan keseluruhan tahun 2020 sebesar Rp 452 miliar,&amp;rdquo;ujarnya seperti dilansir Harian Neraca, Kamis (2/9/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Emiten Pengelola Alfamart (AMRT) Kantongi Laba Rp853 Miliar, Meroket 73%
Tjetje menambahkan, salah satu aksi perseroan yang menjadi penopang pertumbuhan pendapatan yakni penjualan properti AEON Mall yang negosiasinya sudah direncanakan sejak lama. Dengan selesainya aksi penjualan, menjadi tanda bahwa perseroan masih mendapat kepercayaan dari investor Jepang yang sangat selecktif mengambil keputusan bisnisnya.
Untuk diketahui, hingga akhir Juni 2021 total liabilitas Sentul City berjumlah Rp 6,4 triliun, atau menurun 21% menjadi Rp 1,7 triliun (year to date/ytd) dari total liabilitas di akhir tahun 2020 sebanyak Rp 8,1 triliun. Secara terinci, jumlah liabilitas jangka pendek turun sebesar Rp 173 miliar atau 5,3% dari Rp 3,270 triliun per Desember 2020 menjadi Rp 3,097 triliun di semester I 2021.
Baca Juga:&amp;nbsp;Hore! Ada 'Bansos' di Pasar Modal, BEI Potong Biaya Pencatatan Saham 50% hingga 30 Desember
Perseroan, lanjut Tjetje, berkomitmen memenuhi kewajiban kepada pihak ketiga sehingga berdampak pada penurunan kewajiban cukup signifikan.Seperti yang tergambar dalam rasio total aktiva dibanding total kewajiban per semester I 2021 sebesar 187%. Untuk diketahui, Sentul City merupakan pengembang properti yang fokus pada pengembangan wilayah perkotaan hijau yang inovatif dan berkesinambungan dengan memberikan kenyamanan bagi penghuni dan pengunjung untuk live, play, work &amp;amp; visit.
Dirinya juga menambahkan, perseroan terus berkomitmen menerapkan pengembangan wilayah perkotaan hijau yang inovatif dan berkesinambungan dengan memberikan kenyamanan bagi penghuni dan pengunjung untuk live, play, work.
Pada kuartal pertama 2021, perseroan berhasil melakukan restrukturisasi utangnya yang semula jangka pendek dan menengah menjadi utang jangka panjang sesuai putusan PKPU yang disetujui oleh Majelis Hakim PKPU di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat pada tanggal 15 Maret 2021 lalu.</content:encoded></item></channel></rss>
