<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani Tak Butuh Lagi Mesin Fotocopy   </title><description>Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan, anggaran belanja untuk membeli mesin fotocopy tidak diperlukan lagi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/09/02/320/2465212/sri-mulyani-tak-butuh-lagi-mesin-fotocopy</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/09/02/320/2465212/sri-mulyani-tak-butuh-lagi-mesin-fotocopy"/><item><title>Sri Mulyani Tak Butuh Lagi Mesin Fotocopy   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/09/02/320/2465212/sri-mulyani-tak-butuh-lagi-mesin-fotocopy</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/09/02/320/2465212/sri-mulyani-tak-butuh-lagi-mesin-fotocopy</guid><pubDate>Kamis 02 September 2021 17:11 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/09/02/320/2465212/sri-mulyani-tak-butuh-lagi-mesin-fotocopy-6fTADBLhTB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sri Mulyani soal Mesin Fotocopy (Foto: Setkab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/09/02/320/2465212/sri-mulyani-tak-butuh-lagi-mesin-fotocopy-6fTADBLhTB.jpg</image><title>Sri Mulyani soal Mesin Fotocopy (Foto: Setkab)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan, anggaran belanja untuk membeli mesin fotocopy tidak diperlukan lagi. Hal ini melihat tren perkembangan digital yang begitu pesat di tengah pandemi Covid-19.

Banyak pekerjaan yang kini beralih ke digital seiring penerapan kerja dari rumah atau Work From Home (WFH).

&quot;Kita sudah memulai office automation. Banyak sekali, hampir semua nota dinas tidak lagi di-print. Belanja kita seperti mesin fotocopy sudah tidak relevan lagi sekarang,&quot; kata Sri Mulyani dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, Kamis (2/9/2021)

Sri Mulyani menambahkan, Kemenkeu akan meningkatkan belanja untuk bidang digital, sehingga transformasi bisa berjalan meskipun di tengah pandemi Covid-19.

&quot;Ini tidak sederhana, terutama bicara mengenai budaya organisasi efisiensi ternyata milenial kalau online itu terbatas. Jadi harus tetap tatap muka,&quot; katanya.

Saat ini, realisasi anggaran Kementerian Keuangan tidak termasuk Badan Layanan Umum (BLU) mencapai Rp19,9 triliun sampai dengan akhir Agustus 2021. Angka ini setara dengan 63,65% dari pagu sebesar Rp31,3 triliun.

&quot;Kinerja Kemenkeu dari sisi capaian anggaran kita semua non BLU dan realisasinya sampai dengan Agustus akhir 19,9 triliun atau 63,6%,&quot; ujarnya.

Selanjutnya untuk belanja modal dari Rp2,8 triliun realisasinya baru Rp705 miliar atau hanya 24,6% saja. &quot;Ini nanti yang ada implikasinya kami kami memohon untuk diluncurkan karenanya menyangkut investasi belanja modal terutama untuk IT sistem kita,&quot; katanya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan, anggaran belanja untuk membeli mesin fotocopy tidak diperlukan lagi. Hal ini melihat tren perkembangan digital yang begitu pesat di tengah pandemi Covid-19.

Banyak pekerjaan yang kini beralih ke digital seiring penerapan kerja dari rumah atau Work From Home (WFH).

&quot;Kita sudah memulai office automation. Banyak sekali, hampir semua nota dinas tidak lagi di-print. Belanja kita seperti mesin fotocopy sudah tidak relevan lagi sekarang,&quot; kata Sri Mulyani dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, Kamis (2/9/2021)

Sri Mulyani menambahkan, Kemenkeu akan meningkatkan belanja untuk bidang digital, sehingga transformasi bisa berjalan meskipun di tengah pandemi Covid-19.

&quot;Ini tidak sederhana, terutama bicara mengenai budaya organisasi efisiensi ternyata milenial kalau online itu terbatas. Jadi harus tetap tatap muka,&quot; katanya.

Saat ini, realisasi anggaran Kementerian Keuangan tidak termasuk Badan Layanan Umum (BLU) mencapai Rp19,9 triliun sampai dengan akhir Agustus 2021. Angka ini setara dengan 63,65% dari pagu sebesar Rp31,3 triliun.

&quot;Kinerja Kemenkeu dari sisi capaian anggaran kita semua non BLU dan realisasinya sampai dengan Agustus akhir 19,9 triliun atau 63,6%,&quot; ujarnya.

Selanjutnya untuk belanja modal dari Rp2,8 triliun realisasinya baru Rp705 miliar atau hanya 24,6% saja. &quot;Ini nanti yang ada implikasinya kami kami memohon untuk diluncurkan karenanya menyangkut investasi belanja modal terutama untuk IT sistem kita,&quot; katanya.
</content:encoded></item></channel></rss>
