<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Belajar Pakai TikTok, Sri Mulyani: 1 Menit Nancep ke Kepala Mahasiswa</title><description>Sri Mulyani menilai generasi muda sekarang mendapat informasi seringkali dari media sosial digital</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/09/03/320/2465538/belajar-pakai-tiktok-sri-mulyani-1-menit-nancep-ke-kepala-mahasiswa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/09/03/320/2465538/belajar-pakai-tiktok-sri-mulyani-1-menit-nancep-ke-kepala-mahasiswa"/><item><title>Belajar Pakai TikTok, Sri Mulyani: 1 Menit Nancep ke Kepala Mahasiswa</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/09/03/320/2465538/belajar-pakai-tiktok-sri-mulyani-1-menit-nancep-ke-kepala-mahasiswa</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/09/03/320/2465538/belajar-pakai-tiktok-sri-mulyani-1-menit-nancep-ke-kepala-mahasiswa</guid><pubDate>Jum'at 03 September 2021 10:38 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/09/03/320/2465538/belajar-pakai-tiktok-sri-mulyani-1-menit-nancep-ke-kepala-mahasiswa-ybebwpBUaG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: Okezone.com/Kemenpan RB)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/09/03/320/2465538/belajar-pakai-tiktok-sri-mulyani-1-menit-nancep-ke-kepala-mahasiswa-ybebwpBUaG.jpg</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: Okezone.com/Kemenpan RB)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Keuangan Sri Mulyani menilai generasi muda sekarang mendapat informasi seringkali dari media sosial digital. Oleh karena itu, para pengajar harus mampu menyampaikan suatu informasi yang menarik dan mudah dipahami dengan teknologi seperti TikTok.
&quot;Semua orang  bisa menjadi pengajar bahkan pake TikTok yang hanya satu menit nancep di kepala mahasiswa,&quot; kata Sri Mulyani dalam video virtual, Jumat (3/9/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Peta Jalan Indonesia Digital, Ini Keuntungannya
Padahal, beberapa informasi yang harus diberitahukan tidak sederhana. Pasalnya, informasi harus diberikan dengan tepat dan benar agar tidak salah dalam pemahaman.
&quot;Padahal, informasi pemahaman yang kompleks itu enggak  bisa disederhanakan oleh TikTok,&quot; katanya.
Menurutnya, generasi muda sangat memanfaatkan dengan tekonologi komunikasi. Untuk itu, para pengajar harus berinovasi dalam menyampaikan informasi yang benar dengan memanfaatkan teknologi.
Baca Juga:&amp;nbsp;Berbicara di Belt and Road Summit 2021, Hary Tanoesoedibjo: Indonesia Agresif dalam Inisiatif Digital
&quot;Generasi  muda haus dengan bertansfromasi dengan mendapatkan informasi berbagai macem feed back kurikulum apa yang perlu dilakukan karena what itu adalah normatif  text book. Kita harus realitas,&quot; tandasnya</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Keuangan Sri Mulyani menilai generasi muda sekarang mendapat informasi seringkali dari media sosial digital. Oleh karena itu, para pengajar harus mampu menyampaikan suatu informasi yang menarik dan mudah dipahami dengan teknologi seperti TikTok.
&quot;Semua orang  bisa menjadi pengajar bahkan pake TikTok yang hanya satu menit nancep di kepala mahasiswa,&quot; kata Sri Mulyani dalam video virtual, Jumat (3/9/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Peta Jalan Indonesia Digital, Ini Keuntungannya
Padahal, beberapa informasi yang harus diberitahukan tidak sederhana. Pasalnya, informasi harus diberikan dengan tepat dan benar agar tidak salah dalam pemahaman.
&quot;Padahal, informasi pemahaman yang kompleks itu enggak  bisa disederhanakan oleh TikTok,&quot; katanya.
Menurutnya, generasi muda sangat memanfaatkan dengan tekonologi komunikasi. Untuk itu, para pengajar harus berinovasi dalam menyampaikan informasi yang benar dengan memanfaatkan teknologi.
Baca Juga:&amp;nbsp;Berbicara di Belt and Road Summit 2021, Hary Tanoesoedibjo: Indonesia Agresif dalam Inisiatif Digital
&quot;Generasi  muda haus dengan bertansfromasi dengan mendapatkan informasi berbagai macem feed back kurikulum apa yang perlu dilakukan karena what itu adalah normatif  text book. Kita harus realitas,&quot; tandasnya</content:encoded></item></channel></rss>
