<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani: Opini WTP Bisa Bangun Kepercayaan Publik</title><description>Opini WTP dari BPK terhadap LKPP tahun 2020  diharapkan bisa membangun kepercayaan publik.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/09/06/320/2466979/sri-mulyani-opini-wtp-bisa-bangun-kepercayaan-publik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/09/06/320/2466979/sri-mulyani-opini-wtp-bisa-bangun-kepercayaan-publik"/><item><title>Sri Mulyani: Opini WTP Bisa Bangun Kepercayaan Publik</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/09/06/320/2466979/sri-mulyani-opini-wtp-bisa-bangun-kepercayaan-publik</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/09/06/320/2466979/sri-mulyani-opini-wtp-bisa-bangun-kepercayaan-publik</guid><pubDate>Senin 06 September 2021 16:35 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/09/06/320/2466979/sri-mulyani-opini-wtp-bisa-bangun-kepercayaan-publik-odCaSLKQ2H.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani berharap opini WTP bangun kepercayaan publik (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/09/06/320/2466979/sri-mulyani-opini-wtp-bisa-bangun-kepercayaan-publik-odCaSLKQ2H.jpg</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani berharap opini WTP bangun kepercayaan publik (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Opini Wajib Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) tahun 2020 diharapkan bisa membangun kepercayaan publik.
&quot;Publik diharapkan semakin terbangun kepercayaannya bahwa keuangan negara dikelola dengan baik dan dioptimalkan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat Indonesia,&quot; ucap Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani dilansir dari Antara, Senin (6/9/2021).
Baca Juga: Sri Mulyani Perkecil Penyimpangan APBN 
 
Selain itu, Bendahara Negara berharap opini WTP dapat menunjukkan suatu upaya maksimal di dalam menjaga akuntabilitas dan kualitas pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Adapun opini WTP LKPP tahun 2020 merupakan yang kelima kalinya diperoleh pemerintah pusat sejak tahun 2016.
Baca Juga: Sri Mulyani Akui 2020 Jadi Tahun Terberat Ekonomi RI
 
Meski begitu, ia tak memungkiri bahwa masih ada ruang perbaikan yang harus terus diperhatikan, karena BPK masih memberi catatan dan rekomendasi.
&quot;Baik yang disampaikan melalui laporan hasil pemeriksaan LKPP maupun melalui beberapa laporan hasil kajian ulang BPK mengenai pelaksanaan transparansi fiskal, kesinambungan fiskal, dan kemandirian fiskal pemerintah daerah,&quot; ungkap Sri Mulyani.Maka dari itu, pemerintah terus berkomitmen untuk menindaklanjuti  seluruh rekomendasi BPK secara optimal dan sesuai dengan peraturan  perundang-undangan, sehingga pengelolaan APBN dapat terus terjaga  kualitasnya pada masa sekarang dan yang akan datang.
Menurut Sri Mulyani, opini WTP merupakan hasil akhir dari semua upaya  mempertahankan akuntabilitas APBN yang telah bekerja luar biasa keras  di tengah badai pandemi COVID-19, di mana pendapatan negara mengalami  penurunan drastis, namun belanja negara justru meningkat di dalam  memenuhi kewajiban dan kehadiran negara untuk melindungi seluruh rakyat  Indonesia.
&quot;Tidak hanya dari sisi kesehatan namun juga dari sisi perekonomian akibat dampak pandemi COVID-19,&quot; tegasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Opini Wajib Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) tahun 2020 diharapkan bisa membangun kepercayaan publik.
&quot;Publik diharapkan semakin terbangun kepercayaannya bahwa keuangan negara dikelola dengan baik dan dioptimalkan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat Indonesia,&quot; ucap Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani dilansir dari Antara, Senin (6/9/2021).
Baca Juga: Sri Mulyani Perkecil Penyimpangan APBN 
 
Selain itu, Bendahara Negara berharap opini WTP dapat menunjukkan suatu upaya maksimal di dalam menjaga akuntabilitas dan kualitas pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Adapun opini WTP LKPP tahun 2020 merupakan yang kelima kalinya diperoleh pemerintah pusat sejak tahun 2016.
Baca Juga: Sri Mulyani Akui 2020 Jadi Tahun Terberat Ekonomi RI
 
Meski begitu, ia tak memungkiri bahwa masih ada ruang perbaikan yang harus terus diperhatikan, karena BPK masih memberi catatan dan rekomendasi.
&quot;Baik yang disampaikan melalui laporan hasil pemeriksaan LKPP maupun melalui beberapa laporan hasil kajian ulang BPK mengenai pelaksanaan transparansi fiskal, kesinambungan fiskal, dan kemandirian fiskal pemerintah daerah,&quot; ungkap Sri Mulyani.Maka dari itu, pemerintah terus berkomitmen untuk menindaklanjuti  seluruh rekomendasi BPK secara optimal dan sesuai dengan peraturan  perundang-undangan, sehingga pengelolaan APBN dapat terus terjaga  kualitasnya pada masa sekarang dan yang akan datang.
Menurut Sri Mulyani, opini WTP merupakan hasil akhir dari semua upaya  mempertahankan akuntabilitas APBN yang telah bekerja luar biasa keras  di tengah badai pandemi COVID-19, di mana pendapatan negara mengalami  penurunan drastis, namun belanja negara justru meningkat di dalam  memenuhi kewajiban dan kehadiran negara untuk melindungi seluruh rakyat  Indonesia.
&quot;Tidak hanya dari sisi kesehatan namun juga dari sisi perekonomian akibat dampak pandemi COVID-19,&quot; tegasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
