<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani Pakai Sisa Anggaran Rp57,7 Triliun untuk Beli Vaksin</title><description>Kemenkeu akan menggunakan sisa Lebih Pembiayaan Anggaran atau SiLPA di  2020 sebesar Rp57,75 triliun untuk pembelian vaksin di 2021.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/09/07/320/2467524/sri-mulyani-pakai-sisa-anggaran-rp57-7-triliun-untuk-beli-vaksin</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/09/07/320/2467524/sri-mulyani-pakai-sisa-anggaran-rp57-7-triliun-untuk-beli-vaksin"/><item><title>Sri Mulyani Pakai Sisa Anggaran Rp57,7 Triliun untuk Beli Vaksin</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/09/07/320/2467524/sri-mulyani-pakai-sisa-anggaran-rp57-7-triliun-untuk-beli-vaksin</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/09/07/320/2467524/sri-mulyani-pakai-sisa-anggaran-rp57-7-triliun-untuk-beli-vaksin</guid><pubDate>Selasa 07 September 2021 15:41 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/09/07/320/2467524/sri-mulyani-pakai-sisa-anggaran-rp57-7-triliun-untuk-beli-vaksin-S6VQzwNcPu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani gunakan sisa anggaran 2020 untuk belanja vaksin (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/09/07/320/2467524/sri-mulyani-pakai-sisa-anggaran-rp57-7-triliun-untuk-beli-vaksin-S6VQzwNcPu.jpg</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani gunakan sisa anggaran 2020 untuk belanja vaksin (Foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan menggunakan sisa Lebih Pembiayaan Anggaran atau SiLPA di 2020 sebesar Rp57,75 triliun untuk pembelian vaksin di 2021.
Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan pengunaaan SILPA ini untuk membiayai vaksin dan pelaksanaan vaksinasi pada tahun ini.
Baca Juga: Kemenkes: Transmisi Penularan Covid-19 di Tanah Air Mendekati Standar Aman WHO
 
&quot;Dana SiLPA pun digunakan untuk keperluan penanganan dampak pandemi Covid-19 dalam aspek kesehatan,&quot; kata Sri Mulyani dalam rapat paripurna, Selasa (7/9/2021).
Kata dia, dana SiLPA ini masih ditempatkan pada perbankan dan akan digunakan untuk mendukung perbankan dan bank perkreditan daerah (BPD) dalam memberikan stimulus bagi usaha menengan, kecil, dan mikro (UMKM).
Baca Juga: Perjuangan Petugas Pemulasaran Jenazah Covid-19, Susuri Jalan Ekstrem Setapak untuk ke Pemakaman
 
&quot;Pemerintah mengoptimalkan pemanfaatan SiLPA untuk mendukung pelaksanaan program pemerintah pada 2021 untuk pembiayaan lainnya, mengurangi besar utang 2021 agar lebih efisien,&quot; katanya.Dia menambahkan juga akan mengelola utang secara  hati-hati dengan  menerbitkan surat  berharga negara. Serta dengan  adanya bantuan dari Bank Indonesia dan OJK.
&quot;Kita juga mengelola utang dengan hati-hati dengan bekerjasama Bank Indonesia dan OJK melalui burden sharing,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan menggunakan sisa Lebih Pembiayaan Anggaran atau SiLPA di 2020 sebesar Rp57,75 triliun untuk pembelian vaksin di 2021.
Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan pengunaaan SILPA ini untuk membiayai vaksin dan pelaksanaan vaksinasi pada tahun ini.
Baca Juga: Kemenkes: Transmisi Penularan Covid-19 di Tanah Air Mendekati Standar Aman WHO
 
&quot;Dana SiLPA pun digunakan untuk keperluan penanganan dampak pandemi Covid-19 dalam aspek kesehatan,&quot; kata Sri Mulyani dalam rapat paripurna, Selasa (7/9/2021).
Kata dia, dana SiLPA ini masih ditempatkan pada perbankan dan akan digunakan untuk mendukung perbankan dan bank perkreditan daerah (BPD) dalam memberikan stimulus bagi usaha menengan, kecil, dan mikro (UMKM).
Baca Juga: Perjuangan Petugas Pemulasaran Jenazah Covid-19, Susuri Jalan Ekstrem Setapak untuk ke Pemakaman
 
&quot;Pemerintah mengoptimalkan pemanfaatan SiLPA untuk mendukung pelaksanaan program pemerintah pada 2021 untuk pembiayaan lainnya, mengurangi besar utang 2021 agar lebih efisien,&quot; katanya.Dia menambahkan juga akan mengelola utang secara  hati-hati dengan  menerbitkan surat  berharga negara. Serta dengan  adanya bantuan dari Bank Indonesia dan OJK.
&quot;Kita juga mengelola utang dengan hati-hati dengan bekerjasama Bank Indonesia dan OJK melalui burden sharing,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
