<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>4 Bank dan Twitter Ajak Nasabah Jaga Kerahasiaan Data</title><description>Perbankan mengajak masyarakat lebih waspada dalam menjaga kerahasiaan data pribadi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/09/08/320/2468090/4-bank-dan-twitter-ajak-nasabah-jaga-kerahasiaan-data</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/09/08/320/2468090/4-bank-dan-twitter-ajak-nasabah-jaga-kerahasiaan-data"/><item><title>4 Bank dan Twitter Ajak Nasabah Jaga Kerahasiaan Data</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/09/08/320/2468090/4-bank-dan-twitter-ajak-nasabah-jaga-kerahasiaan-data</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/09/08/320/2468090/4-bank-dan-twitter-ajak-nasabah-jaga-kerahasiaan-data</guid><pubDate>Rabu 08 September 2021 14:24 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/09/08/320/2468090/4-bank-dan-twitter-ajak-nasabah-jaga-kerahasiaan-data-22OURRJDSM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Perbankan ajak nasabah jaga data pribadi (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/09/08/320/2468090/4-bank-dan-twitter-ajak-nasabah-jaga-kerahasiaan-data-22OURRJDSM.jpg</image><title>Perbankan ajak nasabah jaga data pribadi (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Perbankan mengajak masyarakat lebih waspada dalam menjaga kerahasiaan data pribadi. Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN), BCA Digital, Bank Central Asia (BCA), dan Bank Negara Indonesia (BNI) bersama Twitter Indonesia berkolaborasi mengampanyekan edukasi keamanan DatamuRahasiamu sebagai pencetus pesan keamanan bagi masyarakat Indonesia agar semakin waspada terhadap  berbagai modus penipuan.
Direktur Pengawasan Sistem Pembayaran dan Pengawas Spesialis Bank Indonesia Anton Daryono mengatakan, melihat akselerasi digital yang semakin cepat tentunya harus diikuti dengan kewaspadaan akan beragam modus kejahatan siber yang terus berkembang.
Baca Juga: OJK Siapkan Panduan Layanan Perbankan Digital
 
&quot;Kami tentunya menyambut baik dan mendukung penuh inisiatif kolaborasi kampanye DatamuRahasiamu yang dilakukan antarinstitusi ini. Semoga melalui kolaborasi ini, edukasi mengenai keamanan perbankan dan pentingnya menjaga data pribadi semakin diterima oleh masyarakat yang lebih luas lagi,&quot; ujar Anton dilansir dari Antara, Rabu (8/9/2021).
Digital Banking Head Bank BTPN Irwan Tisnabudi menyampaikan, edukasi keamanan melalui kegiatan DatamuRahasiamu akan semakin maksimal jika dapat dilakukan bersama demi terwujudnya ekosistem perbankan yang aman.
&quot;Untuk itu, kami mendukung penuh kegiatan DatamuRahasiamu dan terus menambah keamanan di Jenius. Agar pemahaman masyarakat mengenai keamanan semakin optimal,&amp;rdquo; ujar Irwan.
Baca Juga: BI : Rasio Pembiayaan Bank Minimal 20% pada 2022
 
Head of Marketing &amp;amp; Communication BCA Digital Duardi Prihandiko mengatakan,bersama-sama pihaknya akan melakukan pendekatan komunikasi yang variatif dan relevan untuk menjangkau masyarakat seluas-luasnya, karena keamanan selalu merupakan isu dua sisi.
&quot;Dari sisi institusi harus punya sistem dan mekanisme yang teruji keamanannya, sedangkan dari sisi customer juga harus selalu berhati-hati dalam melakukan transaksi finansial. Penting bagi masyarakat modern untuk selalu mengikuti perkembangan berita dan teknologi agar tidak memberi celah untuk oknum yang tidak bertanggung jawab,&quot; kata Duardi.Sementara itu, Senior Vice President Marketing Communication BCA  Norisa Saifuddin mengatakn, telah menjadi komitmen perseroan untuk  senantiasa memprioritaskan keamanan data nasabah. Maka dari itu,  perseroan memberikan dukungan penuh dan nyata terhadap gerakan  kolaborasi DatamuRahasiamu.
&quot;Keamanan bertransaksi digital merupakan tanggung jawab bersama  antara penyedia layanan perbankan maupun penggunanya. Harapannya melalui  kolaborasi ini dapat meningkatkan tingkat edukasi nasabah mengenai  pentingnya menjaga data pribadi,&quot; kata Norisa.
Dalam momen yang sama, Senior Executive Vice President Bisnis Digital  BNI Rian Eriana Kaslan mengatakan, pihaknya memiliki harapan besar  terkait kampanye tersebut. Dengan adanya kampanye itu, pengguna layanan  bisa lebih memahami bahwa menjaga dan melindungi data pribadi adalah  juga merupakan tanggung jawab personal pengguna layanan.
Pengguna layanan bisa lebih berhati-hati terhadap upaya penipuan yang  dilakukan oleh oknum-oknum yang mengaku sebagai petugas bank atau  petugas BNI melalui telepon, chat platform, faks atau e-mail, yang  menanyakan data pribadi, termasuk password, MPIN, PIN, atau OTP.
&quot;Menurut kami, kolaborasi campaign DatamuRahasiamu yang diikuti oleh  partner-partner besar seperti ini sangatlah penting untuk mengedukasi  nasabah kami akan pentingnya menjaga data rahasia pribadi. Kami sebagai  pihak bank juga memiliki tanggung jawab besar terhadap keamanan data  rahasia nasabah, yang salah satu bentuknya dengan terus konsisten  memberikan edukasi kepada nasabah terkait bahaya dari cybercrime.  Harapannya dengan adanya campaign besar terkait rahasia data seperti  ini, nasabah dapat semakin menjaga kerahasiaan datanya,&quot; ujar Rian.
Keamanan digital ini juga menjadi perhatian utama dari Twitter  Indonesia sebagai penyedia layanan digital bagi masyarakat Indonesia.  Country Industry Head, Indonesia Twitter Dwi Adriansah menyampaikan,  menjaga agar semua orang tetap aman dan terlindungi adalah satu satu  prioritas utama perseroan. Dengan perkembangan dan adopsi teknologi yang  semakin pesat, data pribadi menjadi hal yang sangat berharga.
&quot;Dengan berkolaborasi di kampanye DatamuRahasiamu, Twitter  berkomitmen untuk menjadi bagian dari peningkatan kesadaran masyarakat  agar lebih mengerti mengenai betapa pentingnya menjaga keamanan data,  terutama ketika sedang berada di ranah digital,&quot; kata Dwi.</description><content:encoded>JAKARTA - Perbankan mengajak masyarakat lebih waspada dalam menjaga kerahasiaan data pribadi. Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN), BCA Digital, Bank Central Asia (BCA), dan Bank Negara Indonesia (BNI) bersama Twitter Indonesia berkolaborasi mengampanyekan edukasi keamanan DatamuRahasiamu sebagai pencetus pesan keamanan bagi masyarakat Indonesia agar semakin waspada terhadap  berbagai modus penipuan.
Direktur Pengawasan Sistem Pembayaran dan Pengawas Spesialis Bank Indonesia Anton Daryono mengatakan, melihat akselerasi digital yang semakin cepat tentunya harus diikuti dengan kewaspadaan akan beragam modus kejahatan siber yang terus berkembang.
Baca Juga: OJK Siapkan Panduan Layanan Perbankan Digital
 
&quot;Kami tentunya menyambut baik dan mendukung penuh inisiatif kolaborasi kampanye DatamuRahasiamu yang dilakukan antarinstitusi ini. Semoga melalui kolaborasi ini, edukasi mengenai keamanan perbankan dan pentingnya menjaga data pribadi semakin diterima oleh masyarakat yang lebih luas lagi,&quot; ujar Anton dilansir dari Antara, Rabu (8/9/2021).
Digital Banking Head Bank BTPN Irwan Tisnabudi menyampaikan, edukasi keamanan melalui kegiatan DatamuRahasiamu akan semakin maksimal jika dapat dilakukan bersama demi terwujudnya ekosistem perbankan yang aman.
&quot;Untuk itu, kami mendukung penuh kegiatan DatamuRahasiamu dan terus menambah keamanan di Jenius. Agar pemahaman masyarakat mengenai keamanan semakin optimal,&amp;rdquo; ujar Irwan.
Baca Juga: BI : Rasio Pembiayaan Bank Minimal 20% pada 2022
 
Head of Marketing &amp;amp; Communication BCA Digital Duardi Prihandiko mengatakan,bersama-sama pihaknya akan melakukan pendekatan komunikasi yang variatif dan relevan untuk menjangkau masyarakat seluas-luasnya, karena keamanan selalu merupakan isu dua sisi.
&quot;Dari sisi institusi harus punya sistem dan mekanisme yang teruji keamanannya, sedangkan dari sisi customer juga harus selalu berhati-hati dalam melakukan transaksi finansial. Penting bagi masyarakat modern untuk selalu mengikuti perkembangan berita dan teknologi agar tidak memberi celah untuk oknum yang tidak bertanggung jawab,&quot; kata Duardi.Sementara itu, Senior Vice President Marketing Communication BCA  Norisa Saifuddin mengatakn, telah menjadi komitmen perseroan untuk  senantiasa memprioritaskan keamanan data nasabah. Maka dari itu,  perseroan memberikan dukungan penuh dan nyata terhadap gerakan  kolaborasi DatamuRahasiamu.
&quot;Keamanan bertransaksi digital merupakan tanggung jawab bersama  antara penyedia layanan perbankan maupun penggunanya. Harapannya melalui  kolaborasi ini dapat meningkatkan tingkat edukasi nasabah mengenai  pentingnya menjaga data pribadi,&quot; kata Norisa.
Dalam momen yang sama, Senior Executive Vice President Bisnis Digital  BNI Rian Eriana Kaslan mengatakan, pihaknya memiliki harapan besar  terkait kampanye tersebut. Dengan adanya kampanye itu, pengguna layanan  bisa lebih memahami bahwa menjaga dan melindungi data pribadi adalah  juga merupakan tanggung jawab personal pengguna layanan.
Pengguna layanan bisa lebih berhati-hati terhadap upaya penipuan yang  dilakukan oleh oknum-oknum yang mengaku sebagai petugas bank atau  petugas BNI melalui telepon, chat platform, faks atau e-mail, yang  menanyakan data pribadi, termasuk password, MPIN, PIN, atau OTP.
&quot;Menurut kami, kolaborasi campaign DatamuRahasiamu yang diikuti oleh  partner-partner besar seperti ini sangatlah penting untuk mengedukasi  nasabah kami akan pentingnya menjaga data rahasia pribadi. Kami sebagai  pihak bank juga memiliki tanggung jawab besar terhadap keamanan data  rahasia nasabah, yang salah satu bentuknya dengan terus konsisten  memberikan edukasi kepada nasabah terkait bahaya dari cybercrime.  Harapannya dengan adanya campaign besar terkait rahasia data seperti  ini, nasabah dapat semakin menjaga kerahasiaan datanya,&quot; ujar Rian.
Keamanan digital ini juga menjadi perhatian utama dari Twitter  Indonesia sebagai penyedia layanan digital bagi masyarakat Indonesia.  Country Industry Head, Indonesia Twitter Dwi Adriansah menyampaikan,  menjaga agar semua orang tetap aman dan terlindungi adalah satu satu  prioritas utama perseroan. Dengan perkembangan dan adopsi teknologi yang  semakin pesat, data pribadi menjadi hal yang sangat berharga.
&quot;Dengan berkolaborasi di kampanye DatamuRahasiamu, Twitter  berkomitmen untuk menjadi bagian dari peningkatan kesadaran masyarakat  agar lebih mengerti mengenai betapa pentingnya menjaga keamanan data,  terutama ketika sedang berada di ranah digital,&quot; kata Dwi.</content:encoded></item></channel></rss>
