<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bertemu Bankir, Jokowi Ingin Kredit UMKM Naik Jadi 30% pada 2024</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengharapkan industri perbankan dapat meningkatkan alokasi penyaluran kredit UMKM.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/09/08/320/2468217/bertemu-bankir-jokowi-ingin-kredit-umkm-naik-jadi-30-pada-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/09/08/320/2468217/bertemu-bankir-jokowi-ingin-kredit-umkm-naik-jadi-30-pada-2024"/><item><title>Bertemu Bankir, Jokowi Ingin Kredit UMKM Naik Jadi 30% pada 2024</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/09/08/320/2468217/bertemu-bankir-jokowi-ingin-kredit-umkm-naik-jadi-30-pada-2024</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/09/08/320/2468217/bertemu-bankir-jokowi-ingin-kredit-umkm-naik-jadi-30-pada-2024</guid><pubDate>Rabu 08 September 2021 16:50 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/09/08/320/2468217/bertemu-bankir-jokowi-ingin-kredit-umkm-naik-jadi-30-pada-2024-LYBQKcc94F.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi ingin porsi kredit UMKM ditingkatkan (Foto: Youtube Setpres )</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/09/08/320/2468217/bertemu-bankir-jokowi-ingin-kredit-umkm-naik-jadi-30-pada-2024-LYBQKcc94F.jpg</image><title>Presiden Jokowi ingin porsi kredit UMKM ditingkatkan (Foto: Youtube Setpres )</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengharapkan industri perbankan dapat meningkatkan alokasi penyaluran kredit UMKM. Jokowi berharap perbankan menaikkan kredit UMKM hingga 30% dari total kredit nasional pada 2024.
Harapan Presiden Jokowi tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, seusai pertemuan Presiden Jokowi dengan pelaku industri perbankan.
Baca Juga: OJK: 72% Debitur Restrukturisasi Kredit Adalah UMKM
 
&amp;ldquo;Secara year on year sekarang rata-rata adalah 18%. Karena itu Presiden meminta kredit untuk UMKM bisa ditingkatkan menjadi 30% di 2024,&amp;rdquo; kata Airlangga dilansir dari Antara, Rabu (8/9/2021).
Airlangga mengatakan target alokasi kredit UMKM sebesar 30% dari kredit nasional itu adalah angka agregat secara industri, bukan target yang diberikan kepada masing-masing perbankan.
Baca Juga: Kerja Sama dengan Indomaret, Pemkab Bangka Akan Gelar Pelatihan untuk Pelaku UMKM
 
Menurut Airlangga, Presiden memahami bahwa masing-masing perusahaan perbankan memiliki spesialisasi bisnis yang berbeda. Terdapat entitas perbankan yang memang memiliki spesialisasi bisnis menyasar UMKM, namun terdapat juga yang memiliki spesialisasi bisnis lebih ke sektor korporasi, atau ke segmen bisnis lainnya.&amp;ldquo;Saat ini seperti PT. BRI Persero Tbk mendekati 70%, dan ada yg  spesialisasinya corporate. Namun Bapak Presiden meminta keseluruhan  kreditnya itu 30%, bukan berarti setiap bank harus 30%, karena  masing-masing punya spesialisasi sendiri,&amp;rdquo; ujarnya.
Dalam pertemuan itu, pelaku industri perbankan juga menyampaikan  perlunya harmonisasi antara standar akutansi untuk menghitung rasio  pencadangan terhadap kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL).
&amp;ldquo;Selama ini beberapa bank rata-rata sudah secara nasional sekitar  (pencadangan) 150%, namun pencadangan ini perlu diharmonisasi antara  standar accounting-nya yaitu berbasis PSAK, dan perpajakan, karena  perbedaan pencadangan ini berakibat terhadap perhitungan pajak,&amp;rdquo; kata  Airlangga.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengharapkan industri perbankan dapat meningkatkan alokasi penyaluran kredit UMKM. Jokowi berharap perbankan menaikkan kredit UMKM hingga 30% dari total kredit nasional pada 2024.
Harapan Presiden Jokowi tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, seusai pertemuan Presiden Jokowi dengan pelaku industri perbankan.
Baca Juga: OJK: 72% Debitur Restrukturisasi Kredit Adalah UMKM
 
&amp;ldquo;Secara year on year sekarang rata-rata adalah 18%. Karena itu Presiden meminta kredit untuk UMKM bisa ditingkatkan menjadi 30% di 2024,&amp;rdquo; kata Airlangga dilansir dari Antara, Rabu (8/9/2021).
Airlangga mengatakan target alokasi kredit UMKM sebesar 30% dari kredit nasional itu adalah angka agregat secara industri, bukan target yang diberikan kepada masing-masing perbankan.
Baca Juga: Kerja Sama dengan Indomaret, Pemkab Bangka Akan Gelar Pelatihan untuk Pelaku UMKM
 
Menurut Airlangga, Presiden memahami bahwa masing-masing perusahaan perbankan memiliki spesialisasi bisnis yang berbeda. Terdapat entitas perbankan yang memang memiliki spesialisasi bisnis menyasar UMKM, namun terdapat juga yang memiliki spesialisasi bisnis lebih ke sektor korporasi, atau ke segmen bisnis lainnya.&amp;ldquo;Saat ini seperti PT. BRI Persero Tbk mendekati 70%, dan ada yg  spesialisasinya corporate. Namun Bapak Presiden meminta keseluruhan  kreditnya itu 30%, bukan berarti setiap bank harus 30%, karena  masing-masing punya spesialisasi sendiri,&amp;rdquo; ujarnya.
Dalam pertemuan itu, pelaku industri perbankan juga menyampaikan  perlunya harmonisasi antara standar akutansi untuk menghitung rasio  pencadangan terhadap kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL).
&amp;ldquo;Selama ini beberapa bank rata-rata sudah secara nasional sekitar  (pencadangan) 150%, namun pencadangan ini perlu diharmonisasi antara  standar accounting-nya yaitu berbasis PSAK, dan perpajakan, karena  perbedaan pencadangan ini berakibat terhadap perhitungan pajak,&amp;rdquo; kata  Airlangga.</content:encoded></item></channel></rss>
