<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PTPP Kantongi Kontrak Baru Rp9,54 Triliun hingga Juli 2021</title><description>PT PP (Persero) mengantongi kontrak baru sebesar Rp9,54 triliun sampai dengan akhir Juli 2021.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/09/09/278/2468719/ptpp-kantongi-kontrak-baru-rp9-54-triliun-hingga-juli-2021</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/09/09/278/2468719/ptpp-kantongi-kontrak-baru-rp9-54-triliun-hingga-juli-2021"/><item><title>PTPP Kantongi Kontrak Baru Rp9,54 Triliun hingga Juli 2021</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/09/09/278/2468719/ptpp-kantongi-kontrak-baru-rp9-54-triliun-hingga-juli-2021</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/09/09/278/2468719/ptpp-kantongi-kontrak-baru-rp9-54-triliun-hingga-juli-2021</guid><pubDate>Kamis 09 September 2021 14:33 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/09/09/278/2468719/ptpp-kantongi-kontrak-baru-rp9-54-triliun-hingga-juli-2021-ArMchD7rND.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">PTPP kantongi kontrak baru (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/09/09/278/2468719/ptpp-kantongi-kontrak-baru-rp9-54-triliun-hingga-juli-2021-ArMchD7rND.jpeg</image><title>PTPP kantongi kontrak baru (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT PP (Persero) Tbk mengantongi kontrak baru sebesar Rp9,54 triliun sampai dengan akhir Juli 2021. Adapun pencapaian tersebut terdiri dari kontrak baru induk perseroan mencapai 60% dan anak perusahaan sebesar 40%.
Baca Juga: Laba PTPP Melonjak 306% Jadi Rp86 Miliar
 
&amp;ldquo;Sampai dengan akhir Juli 2021, PTPP berhasil membukukan kontrak baru sebesar Rp. 9,54 triliun. Pencapaian kontrak baru tersebut terdiri dari kontrak baru Induk Perusahaan sebesar 60% dan Anak Perusahaan sebesar 40%,&amp;rdquo; kata Direktur Utama PTPP Novel Arsyad dalam rilis Pubex Live 2021, Kamis (9/9/2021).
Baca Juga: Kejar Target, Pembangunan Bendungan Way Sekampung Tidak Dihentikan Selama Pandemi
Nilai tersebut berkontribusi terhadap perolehan kontrak BUMN sebesar 51%, disusul Pemerintah sebesar 36%, dan swasta mencapai 13%.
Berdasarkan jenis kontrak, sebanyak 49,68% adalah pekerjaan jalan dan jembatan, gedung 34,25%, irigasi 8,60%, industri 4,91%, bandara 0,96%, minyak dan gas 0,8%, dan PowerPlant 0,8%.Secara spesifik, sejumlah kontrak yang diraih PTPP hingga Juli 2021  yaitu: Junction Dawuan Tol sebesar Rp. 825 miliar, Pegadaian Tower  mencapai Rp. 594 miliar, Gedung Kejaksaan Agung RI sejumlah Rp. 500  miliar, dan Jalan KIT Batang Fase 1.4 senilai Rp. 350 miliar.
Selanjutnya, Penataan Kasawan Pura Besaki sebesar Rp. 344 miliar,  Mandalika Infrastructure Fase 2 mencapai Rp. 342 miliar, Infrastruktur  Kab. Alor sebesar Rp. 271 miliar, RS Banten senilai Rp. 241 miliar,  Irigasi Bintang Bano sebesar Rp. 212 miliar, dan sebagainya.</description><content:encoded>JAKARTA - PT PP (Persero) Tbk mengantongi kontrak baru sebesar Rp9,54 triliun sampai dengan akhir Juli 2021. Adapun pencapaian tersebut terdiri dari kontrak baru induk perseroan mencapai 60% dan anak perusahaan sebesar 40%.
Baca Juga: Laba PTPP Melonjak 306% Jadi Rp86 Miliar
 
&amp;ldquo;Sampai dengan akhir Juli 2021, PTPP berhasil membukukan kontrak baru sebesar Rp. 9,54 triliun. Pencapaian kontrak baru tersebut terdiri dari kontrak baru Induk Perusahaan sebesar 60% dan Anak Perusahaan sebesar 40%,&amp;rdquo; kata Direktur Utama PTPP Novel Arsyad dalam rilis Pubex Live 2021, Kamis (9/9/2021).
Baca Juga: Kejar Target, Pembangunan Bendungan Way Sekampung Tidak Dihentikan Selama Pandemi
Nilai tersebut berkontribusi terhadap perolehan kontrak BUMN sebesar 51%, disusul Pemerintah sebesar 36%, dan swasta mencapai 13%.
Berdasarkan jenis kontrak, sebanyak 49,68% adalah pekerjaan jalan dan jembatan, gedung 34,25%, irigasi 8,60%, industri 4,91%, bandara 0,96%, minyak dan gas 0,8%, dan PowerPlant 0,8%.Secara spesifik, sejumlah kontrak yang diraih PTPP hingga Juli 2021  yaitu: Junction Dawuan Tol sebesar Rp. 825 miliar, Pegadaian Tower  mencapai Rp. 594 miliar, Gedung Kejaksaan Agung RI sejumlah Rp. 500  miliar, dan Jalan KIT Batang Fase 1.4 senilai Rp. 350 miliar.
Selanjutnya, Penataan Kasawan Pura Besaki sebesar Rp. 344 miliar,  Mandalika Infrastructure Fase 2 mencapai Rp. 342 miliar, Infrastruktur  Kab. Alor sebesar Rp. 271 miliar, RS Banten senilai Rp. 241 miliar,  Irigasi Bintang Bano sebesar Rp. 212 miliar, dan sebagainya.</content:encoded></item></channel></rss>
