<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menko Airlangga ke Pedagang: Jangan Pinjam di Rentenir</title><description>Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga mengingatkan pedagang agar tidak lagi meminjam uang ke rentenir.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/09/09/320/2468709/menko-airlangga-ke-pedagang-jangan-pinjam-di-rentenir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/09/09/320/2468709/menko-airlangga-ke-pedagang-jangan-pinjam-di-rentenir"/><item><title>Menko Airlangga ke Pedagang: Jangan Pinjam di Rentenir</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/09/09/320/2468709/menko-airlangga-ke-pedagang-jangan-pinjam-di-rentenir</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/09/09/320/2468709/menko-airlangga-ke-pedagang-jangan-pinjam-di-rentenir</guid><pubDate>Kamis 09 September 2021 14:15 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/09/09/320/2468709/menko-airlangga-ke-pedagang-jangan-pinjam-di-rentenir-AB4Rs5lcxi.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengingatkan pedagang tidak pinjam uang ke rentenir (Foto: Kemenko Perekonomian)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/09/09/320/2468709/menko-airlangga-ke-pedagang-jangan-pinjam-di-rentenir-AB4Rs5lcxi.jpg</image><title>Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengingatkan pedagang tidak pinjam uang ke rentenir (Foto: Kemenko Perekonomian)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengingatkan pedagang agar tidak lagi meminjam uang ke rentenir. Airlangga mengajak para pedagang untuk mengajukan pinjaman ke perbankan atau lembaga resmi.
&amp;nbsp;&quot;Tolong berani berutang, tapi jangan ke rentenir,&quot; kata Airlangga di Jakarta, Kamis (9/9/2021).
Baca Juga: Airlangga: Semua Merek Vaksin Covid-19 Berkhasiat, Tak Perlu Pilih-Pilih
 
Dia menyarankan para pelaku usaha untuk melakukan pinjaman langsung kepada pemerintah. Pengajuan pinjaman bisa dilakukan melalui Bank BRI, PNM atau lembaga lain yang langsung berhubungan dengan pemerintah.
Baca Juga: Menko Airlangga Temui Peserta Kartu Prakerja di Papua
Hal ini dikarenakan pemerintah memiliki program pinjaman dengan bunga 3%. Selain itu, selama 6 bulan debitur juga tidak perlu membayar cicilan.
&quot;Pemerintah punya program bunga 3% dan selama 6 bulan tidak perlu  bayar. Jadi jangan ke rentenir hubungi PNM atau BRI,&quot; katanya.
Dia memenawarkan tambahan modal usaha yang bisa didapat dengan pinjaman dari pemerintah.
&quot;Kalau ibu biasanya sehari Rp50 ribu, ini dikalikan bisa dapat Rp1,2  juta. Ibu mau tidak? Nanti uangnya mau dipakai buat apa,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengingatkan pedagang agar tidak lagi meminjam uang ke rentenir. Airlangga mengajak para pedagang untuk mengajukan pinjaman ke perbankan atau lembaga resmi.
&amp;nbsp;&quot;Tolong berani berutang, tapi jangan ke rentenir,&quot; kata Airlangga di Jakarta, Kamis (9/9/2021).
Baca Juga: Airlangga: Semua Merek Vaksin Covid-19 Berkhasiat, Tak Perlu Pilih-Pilih
 
Dia menyarankan para pelaku usaha untuk melakukan pinjaman langsung kepada pemerintah. Pengajuan pinjaman bisa dilakukan melalui Bank BRI, PNM atau lembaga lain yang langsung berhubungan dengan pemerintah.
Baca Juga: Menko Airlangga Temui Peserta Kartu Prakerja di Papua
Hal ini dikarenakan pemerintah memiliki program pinjaman dengan bunga 3%. Selain itu, selama 6 bulan debitur juga tidak perlu membayar cicilan.
&quot;Pemerintah punya program bunga 3% dan selama 6 bulan tidak perlu  bayar. Jadi jangan ke rentenir hubungi PNM atau BRI,&quot; katanya.
Dia memenawarkan tambahan modal usaha yang bisa didapat dengan pinjaman dari pemerintah.
&quot;Kalau ibu biasanya sehari Rp50 ribu, ini dikalikan bisa dapat Rp1,2  juta. Ibu mau tidak? Nanti uangnya mau dipakai buat apa,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
