<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Belajar Istilah Saham, Apa Itu Rights Issue?</title><description>Adapun right issue juga sering dikenal dengan penerbitan saham baru melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/09/10/278/2469231/belajar-istilah-saham-apa-itu-rights-issue</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/09/10/278/2469231/belajar-istilah-saham-apa-itu-rights-issue"/><item><title>Belajar Istilah Saham, Apa Itu Rights Issue?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/09/10/278/2469231/belajar-istilah-saham-apa-itu-rights-issue</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/09/10/278/2469231/belajar-istilah-saham-apa-itu-rights-issue</guid><pubDate>Jum'at 10 September 2021 12:36 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/09/10/278/2469231/belajar-istilah-saham-apa-itu-rights-issue-JULKEoC5nd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Belajar istilah saham (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/09/10/278/2469231/belajar-istilah-saham-apa-itu-rights-issue-JULKEoC5nd.jpg</image><title>Belajar istilah saham (Foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Investor saham mungkin sering mendengar istilah right issue saham. Adapun right issue juga sering dikenal dengan penerbitan saham baru melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD).
Perencana keuangan dan CEO Zap Finance Prita Hapsari Ghozie menjelaskan, right issue adalah hak yang diberikan kepada investor lama untuk membeli saham baru yang diterbitkan sebelum saham baru tersebut ditawarkan ke investor lain. Di mana, mekanismenya adalah dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD).
Baca Juga: Simak! Cara Beli Saham Melalui e-IPO
 
&amp;ldquo;Kalian paham ga dengan beberapa istilah gaul di pasar modal? Atau jangan-jangan masih banyak bingung jadinya maju-mundur juga mau investasi saham? Ya udah tenang aja. Kita belajar pelan-pelan ya,&amp;rdquo; tulis Prita di akun Instagram pribadinya @pritaghozie, Jumat (10/9/2021).
Prita mengatakan, sangat baik apabila seseorang yang berinvestasi di pasar modal memahami istilah-istilah yang ada. Terlebih saat ini ada beberapa emiten saham yang right issue.
Baca Juga: BEI: Optimalisasi Digital Bikin Investor Saham Makin Banyak
 
&amp;ldquo;Aku mau sharing beberapa bahasa gaul yang bagus banget jika kalian paham. Apalagi sekarang lagi berseliweran berita ada emiten saham yang right issue kan? Baiklah, semoga #tipsPrita ini bisa membantu kamu,&amp;rdquo; kata dia.Lanjutnya, right issue juga memiliki manfaat. Di mana, bagi  perusahaan publik akan memperoleh dana segar yang dapat digunakan untuk  mendukung pertumbuhan perusahaan. Sementara untuk investor, right issue  merupakan sarana investasi untuk membeli saham perusahaan.
&amp;ldquo;Lalu, apa sih manfaatnya? Bagi perusahaan publik maka akan  memperoleh dana segar yang dapat digunakan untuk mendukung pertumbuhan.  Sedangkan bagi kita sebagai investor, maka merupakan sarana investasi  untuk membeli saham perusahaan yang harapannya memiliki prospek  fundamental yang lebih baik,&amp;rdquo; ujar Prita.
Akan tetapi, Prita menuturkan, sebagai investor ada tiga hal yang  harus tetap dilakukan. Tiga hal tersebut, yaitu berpegang pada analisa  fundamental, hanya menggunakan dana yang idle, dan mencatat tanggal  penting aksi korporasi.
&amp;ldquo;Dalam jangka pendek, pergerakan harga saham kemungkinan terpengaruh  oleh adanya aksi korporasi. Maka, penting banget investor juga mencatat  tanggal CumRight, distribusi, perdagangan, pembayaran, dan lainnya,&amp;rdquo;  tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Investor saham mungkin sering mendengar istilah right issue saham. Adapun right issue juga sering dikenal dengan penerbitan saham baru melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD).
Perencana keuangan dan CEO Zap Finance Prita Hapsari Ghozie menjelaskan, right issue adalah hak yang diberikan kepada investor lama untuk membeli saham baru yang diterbitkan sebelum saham baru tersebut ditawarkan ke investor lain. Di mana, mekanismenya adalah dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD).
Baca Juga: Simak! Cara Beli Saham Melalui e-IPO
 
&amp;ldquo;Kalian paham ga dengan beberapa istilah gaul di pasar modal? Atau jangan-jangan masih banyak bingung jadinya maju-mundur juga mau investasi saham? Ya udah tenang aja. Kita belajar pelan-pelan ya,&amp;rdquo; tulis Prita di akun Instagram pribadinya @pritaghozie, Jumat (10/9/2021).
Prita mengatakan, sangat baik apabila seseorang yang berinvestasi di pasar modal memahami istilah-istilah yang ada. Terlebih saat ini ada beberapa emiten saham yang right issue.
Baca Juga: BEI: Optimalisasi Digital Bikin Investor Saham Makin Banyak
 
&amp;ldquo;Aku mau sharing beberapa bahasa gaul yang bagus banget jika kalian paham. Apalagi sekarang lagi berseliweran berita ada emiten saham yang right issue kan? Baiklah, semoga #tipsPrita ini bisa membantu kamu,&amp;rdquo; kata dia.Lanjutnya, right issue juga memiliki manfaat. Di mana, bagi  perusahaan publik akan memperoleh dana segar yang dapat digunakan untuk  mendukung pertumbuhan perusahaan. Sementara untuk investor, right issue  merupakan sarana investasi untuk membeli saham perusahaan.
&amp;ldquo;Lalu, apa sih manfaatnya? Bagi perusahaan publik maka akan  memperoleh dana segar yang dapat digunakan untuk mendukung pertumbuhan.  Sedangkan bagi kita sebagai investor, maka merupakan sarana investasi  untuk membeli saham perusahaan yang harapannya memiliki prospek  fundamental yang lebih baik,&amp;rdquo; ujar Prita.
Akan tetapi, Prita menuturkan, sebagai investor ada tiga hal yang  harus tetap dilakukan. Tiga hal tersebut, yaitu berpegang pada analisa  fundamental, hanya menggunakan dana yang idle, dan mencatat tanggal  penting aksi korporasi.
&amp;ldquo;Dalam jangka pendek, pergerakan harga saham kemungkinan terpengaruh  oleh adanya aksi korporasi. Maka, penting banget investor juga mencatat  tanggal CumRight, distribusi, perdagangan, pembayaran, dan lainnya,&amp;rdquo;  tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
